
...jika sangkar sudah lumayan bisa berjalan, sebaiknya segeralah mencari ki marpa depal. Sebab dewi maharani saat ini telah meningkat kekuatan ilmunya, dan sekarang ia sementara masih menjalani tapa, untuk menguasai ilmu menghilang bebas. Takutnya dia akan cepat menyelesaikan prosesnya, lalu akan datang mengambil sangkar, sementara sangkar masih dalam keadaan lemah....
...Sebagai juga untuk menjadi perhatian, saat ini raja mayitsura telah memiliki gabungan kekuatan alami peri putih dan peri hitam. sementara ini ia sedang mempelajari jurus murni dasarnya, hingga ketingkat sempurnanya. jika sangkar terlambat menemui ki marpa depal, maka dia akan kehilangan ilmu alaminya, raja mayitsura akan menghabisinya sebelum ilmunya berpotensi...
...dari dewi arini...
Setelah praji datra membaca isi surat dari dewi arini, ia langsung mencek kondisi sangkar
" Kelihatannya tuan sedang bimbang " ujar sangkar
" Apakah kamu sudah kuat melangkah, untuk melanjutkan perjalanan ? " tanya praji datra
" Sebaiknya kita lanjutkan perjalanan saja, bagaimanapun tubuhku tetap akan begini-begini terus " jawab sangkar.
Akhirnya, praji datra dan sangkar melanjutkan perjalanan mencari ki marpa depal. mereka keluar dari hutan menuju perkampungan untuk mencari kuda. akan tetapi di perkampungan tersebut tidak ada yang menjual kuda, sehingga mereka menyewa kusir untuk mengantar mereka.
Di perjalanan, tiba-tiba panas api dan racun segel menyerang sangkar, sontak praji datra melepaskan pakaian sangkar, lalu mentransferkan kekuatan tenaga dalam kepadanya . Setelah itu, praji datra meminumkan pil penahan panas dan racun kepada sangkar, kemudian ia merebahkannya.
Praji datra yang telah mentransfer tenaga dalamnya kepada sangkar akhirnya merasa lemas, sehingga ia mencoba tidur beberapa menit untuk memulihkan kekuatannya. Sementara itu, sangkar telah duluan ketiduran akibat efek dari pil yang ia minum.
Di perjalanan, kusir tersebut berhenti di pinggir sungai, ia mengambil air untuk meminumkan kudanya. Sebelum ia meminumkan kudanya, ia berniat menawarkan dahulu minum kepada praji datra dan sangkar. Sehingga, ia membuka kain keretanya untuk menawarkan mereka, namun mereka sedang tidur.
Akan tetapi, kusir itu dengan tidak sengaja melihat tanda tubuh sangkar, lalu sontak memperhatikan wajahnya.
" Ternyata laki-laki ini adalah sangkar, ini kesempatan emas buat saya untuk mendapatkan harta banyak " gumam kusir itu
Kemudian kusir itu mencabut pisaunya, lalu akan menikam sangkar, namun beruntung tiba-tiba praji datra terbangunkan. akhirnya sang kusir mengurungkan niatnya.
" kok berhenti pak " tegur praji datra
" eee ini tuan, saya berhenti memberi minum kuda saya, biar entar jalannya kencan " jawab kusir itu terbata-bata.
Kemudian mereka melanjutkan perjalanan. Selama perjalanan kusir itu sibuk memikirkan cara bagaimana agar bisa mengirim surat ke kerajaan, hingga lama kelamaan ia menemukan sebuah ide.
__ADS_1
tiba di desa berikutnya, kusir itu memberhentikan keretanya di depan kediaman kepala desa. kemudian, ia meminta izin kepada praji datra untuk singga buang air kecil sebentar saja.
Dari jauh, praji datra menyaksikan kusir itu berbicara serius dengan seseorang, terus ia masuk kedalam. setelah itu, beberapa saat kemudian kusir itu kembali, lalu mereka melanjutkan perjalanan.
•°•
Raja surya agung sangat bahagia sekali saat ini, sebab ia kedatangan seorang tamu yang begitu spesial baginya yaitu adik seperguruan mendiang gurunnya, yakni panca sakta. ia menjamu paman gurunya itu dengan begitu mewah dan meriah.
ketika sang raja surya agung sedang asik bercerita dengan paman gurunya, tiba-tiba seorang pengawal datang membawa surat. setelah itu, raja membacanya
...yang terhormat baginda raja suryra agung,...
...saya adalah rakyatmu dari dataran sari. Tujuan hamba mengirim surat ini adalah untuk menyampaikan berita yang penting....
...saat ini saya sedang membawa sangkar menuju gunung sitobing kawasan timur,...
...ia di temani satu orang sekitaran...
...berumur paruh baya....
Setelah membaca surat itu, raja langsung mengumpulkan para pendekar sakti kerajaan, kemudian mereka menyusun sebuah rencana penangkapan. Saat itu, panca sakta menawarkan diri untuk membantu, sebab dia mempunyai dendam pribadi dengan keturunan peri putih, kepada khusus eyang sangkar.
•°•
Putri aurora kini akhirnya pulih dari lukanya, ia di obati oleh dewi amora dan drama wadi.
" Terima kasih kalian telah menolong aku " ujar putri aurora
" aku heran kenapa tiba-tiba tuan putri berada sendirian di hutan tersebut ? " ucap dewi amora bertanya.
" akhir-akhir ini aku mengalami beberapa kali serangan mendadak dari beberapa pendekar hebat, sehingga para prajurit pribadiku tewas di berbagai pertarungan, tersisa tinggal aku sendiri " pungkas putri aurora bertanya.
" Lalu bagaimana ceritanya sehingga tuan putri terkena racun ular ganas " ? tanya drama wadi
__ADS_1
" Aku di racuni dua orang prajurit umum dari kerajaan " jawab putri aurora
" itu berarti, ada dalang di balik semua kejadian yang kau alami. aku yakin semua itu telah di susun dengan rapi " ujar dewi amora.
" entahlah, tapi semua yang kualami di kerajaan selama ini, selalu banyak yang tidak masuk akal dan diskriminatif. namun ibuku selalu menyarankan untuk lebih kuat. " pungkas putri aurora
" lalu, kenapa kalian tiba-tiba berada di hutan itu, kala itu? ucap putri aurora bertanya balik
" awalnya kami mengejar seseorang membawa sangkar, namun akhirnya kami kesasar di hutan tersebut " jawab dewi amora
" aapa " ucap putri aurora kaget
" iya ! kala itu beberapa pendekar banyak memperebutkannya termaksud raja surya agung, di saat kami tidak berdaya dari serangan ilmu api raja surya agung, tiba-tiba ada seorang sontak mengambilnya ketika rada patawa hendak mengambilnya " ujar drama wadi menceritakan
Setelah lama mengobrol merekapun akhirnya pergi menuju perkampungan, sebab saat itu mereka berada di hutan. selama perjalanan meraka bercerita tentang pengalaman pribadi, sehingga rasa kekeluargaan muncul dari pribadi masing-masing.
ketika dalam perjalanan drama wadi melihat pamflet yang di tempel pada sebuah pohon, sehingga ia tertarik membacanya. Namun ketika membacanya ia kaget, ternyata itu adalah selebaran pengumuman untuk membunuh mereka.
" apa-apan ini " ujar drama wadi setelah membaca pengumuman itu
mendengar ocehan drama wadi tersebut, dewi amora dan putri aurora sontak menghampiri drama wadi, lalu membaca pengumuman tersebut.
" kerajaan lembah damai saat ini bukanlah kerajaan yang manusiawi lagi, sekarang di selimuti orang-orang yang berhati jahat " pungkas dewi aurora setelah juga membaca pengumuman itu
tidak lama kemudian mereka mendengar suara hentakan kaki kuda berlari, sehingga mereka masing-masi berlari bersembunyi di balik pohon yang besar. Setelah itu, rombongan berkuda cepat tersebut lewat dari area posisi mereka.
lewatnya para rombongan berkuda cepat itu membuat Putri aurora heran, sebab mereka adalah para pendekar hebat serta prajurit pilihan kerajaan lembah damai. selain itu ia juga penasaran, entah urusan sepenting apa hingga pengawal utama kerajaan di berangkatkan, di tambah lagi tangan kanan dan tangan kiri raja surya agung pergi bertugas bersamaan.
Setelah itu, ada dua pengawal lagi yang datang menyusul dari belakang, lalu kemudian mereka berhenti beristrahat di sekitaran putri aurora, dan dewi amora serta drama wadi tersebut.
" Aku heran kenapa raja tiba-tiba tidak ikut dalam gerakan ini, padahal sebelumnya ia kekeh sekali untuk menagkap sangkar dengan tangannya sendiri " ujar prajurit 1
" entahlah ! tapi raja memang selalu begitu, selalu berubah-rubah pikiran dan keputusan. Yang aku tahu, saat ini raja mempercayakan penangkapan sangkar kepada paman gurunya, panca sakta " jawab prajurit 2
__ADS_1
Mendengar hal itu putri aurora sangat tercengang, lalu kemudian tanpa basa-basi langsung menyerang dua orang pengawal itu hingga tewas.
Setelah itu, putri aurora, dewi amora dan drama wadi menyusul pasukan kerajaan tadi dari belakang. saat itu putri aurora membawa kuda sendiri, sementara drama wadi dan dewi amora satu kuda berdua.