
Yadri patra bersama tiga pendekar bayangan serta pendekar pilihan dan pengawal Bupati kota indah sari berangkat pagi dalam menuju istana. Namun, di pertengahan jalan mereka di hadang oleh jenderal yuanki.
" Serahkan sangkar kepada kami " pungkas jendral yuanki
" Berani sekali kalian menjajah di tanah lembah damai, mau cari mampus ya kalian? " balas Yadri patra
" Serang " suruh jendral yuanki
Para pengawal jenderal Yuanki pun melempar pisau terbang kearah Yadri patra dan para pengikutnya. Yadri patra cergas menghindar, namun beberapa pengikutnya tewas terkena pisau terbang itu.
6 orang pendekar pilihan kota indah sari, meloncat menyerang para pengawal jenderal yuanki, hingga terjadi pertempuran sengit. para pengawal jendral yuanki adalah pegawal pilihan, sehingga mereka tidak gampang di tumbangkan. 6 pendekar pilihan kota indah sari tewas di tumbangkan oleh pengawal jendral yuanki.
tiga pendekar bayangan mengeluarkan bayangannya masing-masing, terus menyerang 7 pengawal jendral yuanki itu, pertempuran pun kembali sengit. kemudian tiga pendekar bayangan itu mengeluarkan Jurus cepat terbang bayangan, lalu memutar-mutari 7 pengawal jendral yuanki , Sehingga mereka kewalahan
Ketika para pengawal jendral yuanki kewalahan, para bayangan pun menyerang dengan ganas. Secara spontan satu bayangan menonjok hidung seorang pengawal jendral yuanki, hingga ia mampus di tempat. kemudian dengan kilat dua bayangan memukul dada 4 orang pengawal jendral yuanki, mereka pun terhempas tewas.
Sementara bayangan lain menyerang dua pengawal jenderal yuanki secara bersamaan dengan hantaman tangan, hingga akhirnya mereka tewas di tempat pula.
Sementara itu, Yadri patra bertarung dengan jendral yuanki, ia menggunakan jurus tendangan bayangan dalam melawan jenderal yuanki, sedangkan jenderal yuanki menggunakan jurus tangan iblis. yadri Patra menendang berulang-ulang oleh jenderal yuanki, namun jendral yuanki tangkas menangkis serangan Yadri patra itu.
Kemudian, jenderal yuanki menangkap kaki yadri patra lalu mencakar kakinya. Dalam keadaan mendesak, yadri patra melempar jendral yuanki dengan jarum beracunnya kewajah jendral yuanki, sontak jendral yuanki mengayangkan tubuhnya. Setelah itu, yadri patri cepat melemparkan jarum beracun kekaki jendral yuanki, tangkas jendral yuanki salto melewati tubuh Yadri Patra. lalu ia balik badan cepat terus menghantam tubuh yadri patra dengan kedua tangannya, akan tetapi Yadri patra cergas menahan hantaman dengan kedua tangannya pula. Hingga akhirnya mereka termundurkan masing-masing, namun yadri patra termundurkan dengan luka.
Lalu, Tiga pendekar bayangan datang menyerang jenderal yuanki dengan menggunakan jurus bayangan cepat, terus mereka berputar-putar mengelilingi jendral yuanki. Melihat hal itu, Jendral yuanki mengubah jurusnya dengan jurus cakaran singa iblis, kemudian ia terbang memutar badannya sambil melayangkan cakar ke arah para bayangan itu.
Para bayangan pun akhirnya terkena luka ganas akibat cakaran jenderal yuanki, sehingga mereka kembali di raga masing-masing.
__ADS_1
Yadri Patra hendak kembali menyerang jenderal yuanki, akan tetapi sebelum melakukannya, tiba-tiba cahaya mata iblis Dewi Arini menyerang mereka semua. Sehingga mereka terhipnotis diam di tempat. lau kemudian, 7 pengawal Dewi Arini segera mengambil sangkar, Namun saat akan mengambilnya taba-tiba serangan mata biru dewi Amora datang menghantam mereka, sehingga mereka gelap melihat dan sakit mata
Dewi Arini melihat itu, langsung menyerang Dewi Amora dengan selendang beracunnya, namun Dewi Amora sigap meloncat menghindari serangan itu. kemudian, dewi amora loncat menyerang dewi arini, ia mengarahkan pukulan tangan kearah wajah dewi arini secara cepat dengan jurus tapak beracunnya. akan tetapi dewi Arini sigap menghindar serangan itu dengan menyampingkan tubuhnya kekiri juga kekanan sesuai arah pukulan dewi amora.
Kemudian dewi arini mengayankan dirinya, terus menangkap tangan kiri dewi amora yang meluncurkan pukulan ke arah tubuhnya. Saat merasakan tangan kirinya di tangkap, dewi amora cepat melontarkan pukulan ketubuh dewi arini melalui tangan kanannya. Dewi Arini melepas genggamannya, lalu spontan memutar tubuhnya menghindari serangan itu.
setelah itu, dewi arini meloncat menendang dewi amora, dengan spontan dewi amora mengayankan tubuhnya, kemudian dewi arini menendang kaki dewi amora, dewi amora pun sigap salto belakang untuk menghindari serangan itu.
kemudian itu, dewi arini melempar pisau beracun ke dewi amora, spontan dewi amora meloncat memutarkan badan sehingga hinggap di atas pohon.
Karena tenaga dalam jendral yuanki juga tinggi, Beberapa saat kemudian, ia sadar dari hipnotis dewi arini. Setelah sadar dari hipnotis tersebut, ia sontak terbang mengambil sangkar. Namun saat hendak mengambil tubuh sangkar, drama wadi datang menyeranganya. Drama wadi sigap menendangnya hingga ia terlempar luka.
kemudian, Drama wadi hendak akan mengambil sangkar, akan tetapi dewi arini cergas meraih tubuh sangkar dengan selendangnya. melihat itu, dewi amora tangkas mengambil pedang, lalu memangkas selendang dewi arini itu, kemudian menangkap tubuh sangkar.
Setelah itu, Dewi amora akan membawa lari sangkar, akan tetapi tiba-tiba serangan gumpalan api raja surya agung menghantam tubuhnya. Sehingga dewi amora terlempar terpisah dengan sangkar. kemudian, raja surya agung melepaskan serangan ilmu apinya kesemua pendekar lawannya, selain sangkar. Sehingga mereka terkurung oleh bara api dari ilmu alami surya agung.
Kemudian dari pada itu, Rada patawa tangan kiri raja surya agung segera mengambil sangkar, akan tetapi tidak sempat melakukannya. sebab seorang bertopeng datang memukulnya dengan pukulan tangan bara api, hingga ia terlempar luka. kemudian orang tersebut membawa pergi sangkar dengan cepat, Raja surya agung dan para pengawalnya mengejar namun tidak bisa menggapainya.
Sementara itu, dewi arini bersama pengawalnya, dewi amora dan drama wadi serta jendral yuanki masih bertahan dengan panas api dari serangan raja surya agung. tidak lama kemudian api tersebut membakar dua tubuh pengawal dewi arini, hingga mereka meninggal.
Dewi arini sangat sedih menyaksikan hal itu, sebab ia tidak bisa menolong mereka. ia juga sementara berusaha menahan panasnya api raja surya agung tersebut. namun ketika Dalam keadaan mencekam, tiba-tiba semburan air muncul hingga memadamkan api raja Surya agung.
Dewi arini, dewi amora dan drama wadi serta jendral yuanki heran siapa yang menolong mereka itu. mereka melihat dan mencari sekeliling namun tidak melihat siapapun.
karena tidak melihat siapa-siapa, dewi arini kembali fokus ke tujuan awalnya
__ADS_1
" kalian kembalilah kehutan berair dahulu, sembuhkan luka kalian. jangan lupa bawa jasad sahabat kalian untuk di kubur " pungkas dewi maharani menyuruh
" baik tuan putri " jawab para pengawal dewi arini
" lalu tuan putri mau kemana " tanya inani
" aku akan mencoba mengejar orang yang membawa sangkar tadi " jawab dewi arini.
Sementara dewi amora dan drama wadi telah pergi mencari laki-laki bertopeng yang membawa sangkar tadi, Begitupun dengan jendral yuanki.
•°•
laki-laki misterius yang mengambil sangkar itu, membawa sangkar di dalam gua hutan terlarang. Dan ketika tiba di sana, ia langsung bergegas mengobati luka dalam sangkar. Sebelum mengobati ia membuka topengnya terlebih dahulu, dan ternyata dia adalah praji datra, ayah kandung putri aurora.
sementara dalam keadaan serius mengobati sangkar, tiba-tiba dewi arini datang sehingga membuat praji datra menghentikan pengobatannya.
" Praji datra ! ternyata kau masih hidup ? " ucap dewi arini ketika melihatnya
praji datra hanya diam dengan ucapan dewi arini itu
" sebaiknya kamu serahkan sangkar kepada aku, biar aku yang membawanya " lanjut dewi arini
" Tidak bisa ! sangkar harus cepat menemui ki marpa depal, racun dan api dalam tubuhnya semakin bergejolak " ungkap praji datra
Dewi arini terdiamkan mendengar ucapan praji datra itu.
__ADS_1
" Lalu bagaimana agar aku bisa percaya dengan kamu " tutur dewi arini yang masih meragu dengan praji datra
Kemudian praji datra memperlihakan lembaran surat kepada dewi arini. ternyata praji datra di suruh oleh selir puspa untuk segera menolong sangkar.