Legenda Pendekar Sangkar

Legenda Pendekar Sangkar
Episode 17 ( Usaha Dewi Arini Menyelamatkan Sangkar )


__ADS_3

" Cari Ki Marpa Depal, dan tawarkan perjanjian dengan aku " Suruh Raja Mayitsura kepada Jendral Yuanki


" Jika ia menolak, lakukan kekerasan atau segera beritahu aku " lanjut Raja Mayitsura berucap.


Raja mayitsura mencari Ki Marpa Depal untuk membuka pengaruh segel racun dan api di tubuh Sangkar, Karena hanya dia yang bisa melepas hal itu. Sebab, selama tubuh sangkar masih di pengaruhi racun dan api segel, ia tidak bisa menyerap darah Sangkar.


Seudah itu, Raja Mayitsura menyuruh pengawalnya untuk memanggil Dewi Maharani. Lalu setelah beberapa menit kemudian Dewi Maharani pun datang menemui Ayahnya


" Ada apa Ayah memanggil aku " tanya Dewi Maharani


" Aku sarankan kepada kamu agar segera mengikat sangkar dengan ilmu perasaanmu, begitu pun Ayah akan mempengaruhi akalnya dengan ilmu pikiran " ujar Raja Mayitsura


" Tetapi Ayah, Sangkar benar-benar mencintaiku, ia tidak mungkin meninggalkan aku. Lagi pula, aku rasa efek dari kekuatan ilmu alami ku telah menguasai hatinya " Jawab Dewi Maharani


" Jika karena bukan efek kekuatan ilmu alami mu, Sangkar telah membencimu sejak ia tahu kau adalah bibinya. Akan tetapi, efek dari kekuatan ilmu alami mu itu bisa di musnahkan rasa cinta keluarga ataupun rasa persahabatan serta lainnya . " ungkap Raja Mayitsura


Raja Mayitsura mewanti-wanti Dewi maharani melakukan hal itu, Karena ia tidak mau Sangkar jatuh ke tangan orang lain. Sebab sat ini Raja Lembah Damai dan Raja Pesona Alam juga memburunya.


Sementara itu Dewi Maharani saat itu tidak mau mengikat Sangkar dengan kekuatan ilmu alaminya, sebab dia ingin mencintai dan di cintai Sangkar berdasarkan perasaan bukan karena ikatan sebuah kekuatan ilmu.


" Ingat !, Sangkar masih polos dan masih muda. Ia masih sangat gampang di pengaruhi oleh orang lain dengan berbagai cara. " ujar lagi Raja Mayitsura


Nasehat demi Nasehat dari Raja Mayitsura, akhirnya Dewi Maharani mau melakukannya. sebab, ia juga tidak mau Sangkar dimiliki oleh orang lain. Lalu kemudian, Dewi Maharani bergegas memanggil Sangkar untuk di ikat dengan ilmu pikiran dan perasaan.


Jika seseorang di ikat dengan ilmu pikiran. dimanapun ia berada akan bisa di kontrol. Apabila sang pemilik ilmu pikiran memanggilnya, maka dia akan kepikiran pulang. Dan bila ia memaksa tidak mau pulang, maka akan menderita sakit kepala yang parah.


Begitupun jika seseorang di ikat dengan ilmu perasaan. Di manapun ia berada, bila sang pemilik ilmu perasaan memanggilnya, maka ia akan merasa ingin pulang. Dan bila ia memaksa tidak mau pulang, maka ia akan mengalami sakit hati yang parah.


•°•


" Lapor Tuan Putri !, Sangkar akan segera di ikat dengan ilmu pikiran dan ilmu perasaan " ungkap Inani kepada Dewi Arini setelah mematai-matai Raja Mayitsura dan Dewi Maharani


Dewi Arini pun menjadi makin panik, Sebab ia tahu semua rencana ayahnya. Bahwa Raja Mayitsura nantinya akan menyerap darah di tubuh Sangkar, setelah tahu cara melenyapkan pengaruh racun dan api segel di tubuhnya. Namun sebelum itu, Raja Mayitsura akan menjadikan Sangkar penjahat keji untuk menebus kelalaian ibu nya di masa lalu.


Sehingga kemudian Dewi Arini menyuruh salah satu pengawalnya, agar menemui Dewi


" Yen-yen " panggil Dewi Arini


" Iya Tuan Putri " Jawab Yen-yen


" Temui Dewi Maharani, lalu katakan segera ia menemui aku, Sebab Ada hal yang penting yang ingin aku sampaikan " Suruh Dewi Arini

__ADS_1


" Baik Tuan Putri " jawab Yen-yen


" Dan kamu Inani, alihkan perhatian Sangkar agar bisa datang kesini " suruh lagi Dewi Arini


" Baik Tuan Putri " jawab Inani


Beberapa saat kemudian Dewi Maharani pun datang menemui dewi Arini. Setiba nya Dewi Maharani tersebut, Dewi Arini langsung menatap mata Dewi Maharani dengan mata iblis nya. Dewi Arini memperlihatkan rencana ayahnya terhadap Sangkar, Akan tetapi Dewi maharani tidak merespon hal itu.


" Itu Rencana ayah sebelumnya, saat ini Ayah sudah berubah pikiran untuk Sangkar " Pungkas Dewi Maharani


" Dann adapun jika ayah masih berencana seperti itu, aku akan mengubah pemikiran ayah perlahan-lahan " lanjut Dewi Maharani berpungkas


" Apa kamu yakin bisa merubah pikiran ayah " tanya Dewi Arini


" Ayah sangat menyayangi aku dari dulu, jadi aku pasti bisa merubah pikirannya " Jawab Dewi Maharani


" Apa kamu lupa bahwa ayah tega membunuh ibu demi mencapai ke inginan nya!. Sebaiknya kamu pikirkan hal itu " ujar Dewi Arini


" Dan sebaiknya pula sifat percaya dirimu itu di buang, sebelum menyakiti dirimu kembali " lanjut Dewi Arini berucap


" Apa maksudmu Dewi Arini " Tanya Dewi Maharani emosi


" Bukankah dulu kau pernah percaya diri untuk merubah dan mengikat perasaan Bima darma agar mencintaimu, akan tetapi gagal " jawab Dewi Arini


" Lebih baik kamu pikirkan bagaimana cara bisa lepas dari kurungan Ayah, Jangan sibuk mengurus kehidupan ku " ujar Dewi Maharani emosi, lalu pergi meninggalkan Dewi Arini


•°•


Inani mengelabuhi Sangkar dengan berpakaian seperti Dewi Arini, sehingga ketika Sangkar melihatnya ia mengira itu adalah Dewi Arini.


" Bibi Dewi Arini " panggil Sangkar kepada Inani


Inani pun berlari setelah mendengar Sangkar memanggilnya, sehingga Sangkar mengejarnya. Ia berlari menuju pengurungan Dewi Arini, dan setelah tiba di sana ia langsung melepas pakaiannya.


Ketika Sangkar tiba di pengurungan Dewi Arini, ia sontak kaget . Ia melihat Dewi Arini di sekap dengan di ikat tangan dan kakinya, Sehingga ia bergegas menyerang Inani. Sangkar mengira bahwa Inani lah yang membuat Dewi Arini seperti itu. Akan tetapi Dewi Arini mencegah Sangkar


" Hentikan Sangkar, dia suruhan bibi " ungkap Dewi Arini memberi tahu.


Sangkar pun menghentikan gerakannya, lalu menghampiri Dewi Arini


" Bibi kenapa kamu seperti ini " tanya Sangkar

__ADS_1


" Bukan saatnya bertanya, selamatkan dirimu, kamu dalam bahaya. " ujar Dewi Arini memberi tahu.


" Sangkar tidak mengerti bibi " tutur Sangkar.


Dewi Arini pun memberitahu rencana Raja Mayitsura kepada Sangkar melalui mata iblisnya dengan menatap mata Sangkar. Lalu Setelah tahu Sangkar, ia menjadi jadi takut dan panik.


" Saya harus memberitahu Dewi Maharani agar segera pergi dari sini " ujar Sangkar


" Kenapa kamu tidak meninggalkan Dewi Maharani setelah tahu dia bibi kamu " tanya Dewi Arini


" Aku terlanjur mencintainya " jawab Sangkar


" Jangan bodoh kamu, dia sangat berbahaya buat kamu. Apa kamu ingin menjadi seorang iblis " ujar Dewi Arini marah


Sangkar menjadi diam mendengar ucapan Dewi Arini itu, ia jadi teringat dengan mimpi yang di alaminya bahwa kedua orangtuanya menjustifikasi dirinya sebagai iblis.


" Mungkin saatnya kamu harus tau rahasia yang ku pendam selama ini. Hal ini membuatku selalu marah dan emosi kepada Dewi Maharani. " lanjut Dewi Arini


Kemudian Dewi Arini mengunakan kembali mata iblis nya dengan menatap mata Sangkar. Ia memperlihatkan peristiwa yang di tangkap mata iblisnya saat menerobos kegiatan masa lalu Dewi Maharani.


Terlihat saat itu, Dewi maharani datang menghampiri kubur Dewi seruni dan Bima darma. Lalu kemudian menyuruh para pengawalnya untuk menggali nya. Setelah menggali jasad Dewi seruni dan Bima darma, dewi maharani meludahi muka mereka .


Ketika dewi maharani meludahi jasad kedua orang sangkar itu, ia sambil berkata


" *Dua orang penghianat, aku sangat puas melihat kematian kalian, hahhh " ucap Dewi Maharani gembira.


Lalu kemudian Dewi Maharani membawa jasad Dewi seruni dan Bima darma ke sebuah gua, dan setiap hari ia melempar pisau di muka mereka untuk melampiaskan amarah nya. Ia juga setiap hari menyerap darah mereka, untuk mengambil kekuatan ilmu alami mereka, akan tetapi selalu tidak berhasil*.


Setelah mengetahui semua kejadian itu sangat benci Dewi Maharani, akan tetapi rasa terkadang muncul rasa sukanya..m


Dalam keadaan menegangkan pengawal Dewi Arini tiba-tiba datang memberitahu, bahwa Dewi Maharani sedang menuju ke arah pengurungan Dewi Arini


" Sekarang terserah kamu, jika kau mencintai Dewi Maharani di banding dirimu sendiri dan kedua orang tuamu silahkan ikuti dia. Tetapi ingat hidupmu sudah bukan manusia lagi " ungkap Dewi Arini memperingatkan


Sangkar saat itu sekilas lagi-lagi ia teringat mimpinya, dimana kedua orangtua nya tidak mengenal nya dan menjauhinya serta mengatakan diri nya adalah seorang iblis.


Lalu kemudian, sangkar juga mengingat ucapan Lelaki bertopeng yang mencegahnya di saat akan menghampiri Raja Mayitsura dan Dewi Maharani kala itu


" Jika kamu ingin selamat atau ingin jadi manusia baik-baik, tinggalkan Dewi Maharani "


Sehingga kemudian Sangkar sontak bertanya kepada Dewi Arini

__ADS_1


" Lalu aku harus kemana dan bagaimana " tanya Sangkar.


" Ikuti Inani, dia akan menuntun mu keluar " Suruh Dewi Arini


__ADS_2