
"kamu pulang aja, mama ku gak ada, misal pun mamaku ada dia gak akan menerima tamu aneh seperti kamu" jawab elsa
"kata siapa?" jawab wanita paruh baya yang membuka pintu rumahnya dengan senyum manis diwajahnya, darren pun tersenyum manis menatap mama elsa, sedangkan elsa ia langsung memanyunkan bibirnya
"anak mama kok gitu sih, ada lelaki tampan ingin bertamu malah diusir , mama senang sayang jika dia mampir kerumah " lanjut mama elsa
"maaa" rengek elsa
"masuk nak, dan elsa buatkan secangkir kopi untuk lelaki tampan ini" jawab mama elsa
"terimakasih tante " mereka bertiga masuk kerumah elsa, darren terus tersenyum, sedangkan elsa ia sangat jengkel mamanya lebih berpihak ke darren
mama elsa mempersilahkan darren duduk disofa ruang tamu, elsa kedapur membuat kan minuman untuk darren,
"apa kalian pulang kencan?" tanya mama elsa
"aa? e tidak tante" jawab darren
"udah gak papa kok, tante yakin kamu bisa menjaga elsa" jawab mama elsa
darren hanya tersenyum ke mama elsa,
tak lama elsa membawakan secangkir kopi untuk darren, elsa langsung meninggalkan mamanya dan darren
"sayang kok malah pergi, duduk disini aja" ucap mama elsa
__ADS_1
"ma elsa mau mandi, gerah banget" jawab elsa, mamanya hanya menggelengkan kepala
"maaf ya nak elsa memang seperti itu" ucap mama elsa
"hehe iya tante gak papa kok" jawab darren
"**em kalau tante boleh tau namamu siapa nak?"
"nama saya darren alexi bastian tante "
"wau nama yang bagus**" puji mama elsa
"**terimakasih tante "
"em kamu tinggal dijakarta sama siapa nak?"
"ooo ya ya, terus orang tua kamu dimana nak darren?"
"em mereka ada diluar negeri tante, sudah 2 tahun ini karena kakek saya sedang sakit "
"ooo maafin tante nak"
"hhee gak papa tante"
"tante sangat senang jika kamu bisa menjaga anak semata wayang tante, elsa sebenar nya gak secuek itu, dia adalah gadis yang sangat manja, apa lagi semenjak papanya pergi karena tetembak oleh geng waktu itu"
__ADS_1
"jadi papa elsa udah gak ada tante?"
"ya begitu nak, elsa sampai saat ini hanya berfikir bahwa lelaki yang teramat mencintai dan menyayanginya hanyalah papanya, tak ada lelaki yang bisa mengisi hatinya, tante harap kamu bisa menjaga elsa nak**" jawab mama elsa dengan mata yang mulai meneteskan air matanya
darren yang melihat itu pun ikut terpukul hatinya, ternyata dibalik sikap elsa yang teramat dingin ke semua lelaki karena ia menyimpan beribu kenangan indah bersama papanya.
darren memegang tangan mama elsa,
"tante jangan menangis, jangan bersedih, saya akan berjanji, saya akan menjaga elsa dalam keadaan apapun" ucap darren
mama elsa mengelus lembut kepala darren, darren juga tak mengerti kenapa ia mengucapkan perkataan itu, padahal bertemu elsa saja baru 1 hari, namun perasaan darren ia seperti sudah mengenal mereka sangat lama
"terimakasih ya nak" ucap mama elsa
"iya tante"
hp darren berdering, ia izin ke mama elsa untuk mengangkat telvon dari frey sahabatnya, ternyata mereka sudah menjemput dan menunggu darren didepan gerbang rumah elsa
"e tante darren pamit pulang ya, sahabat darren sudah menunggu didepan "
"elsa elsaa?" panggil mama elsa
"udah tante, gapapa, elsa mungkin sedang istirahat "
"oo iya nak, habisi dulu minumnya "
__ADS_1
"iya tante, ya udah permisi dulu tante "
"iya nak hati hati ya"