
7 jam berlalu, operasi pun selesai,, lily dan 2 dokter lainnya keluar dari UGD, 3 pasien telah dipindahkan ke ruang inap,,
"bagaimana dokter Lily?? apa operasinya berjalan dengan lancar??" tanya dokter vina
"syukur lah lancar, dokter vina dan dokter reyhan gimana??" tanya Liyi
"saya juga lancar kok" jawab dokter vina dengan senyum manisnya
Dokter vina dan dokter lily dibuat heran dengan ekspresi dokter reyhan yang tampak seperti penuh beban
"apa dokter reyhan baik baik saja?" tanya Lily
"hmm sebenarnya saya tak heran hal seperti ini terjadi saat operasi, tapi tadi kami sudah berupaya sekuat tenaga agar operasi nya bisa lancar, namun tak sesuai harapan,, pasien yang kami operasi memang ada luka luar dikepala,, hanya saja tak separah dua lainnya, " jelas dokter reyhan
"lalu apa masalah nya dok?" tanya dokter vina
"emm,, pasien ini ada luka parah di kepala bagian dalam, pendarahan yang sangat kuat, serta cedera serius di lengan tangannya hingga tulang dalam nya patah, untuk tangan kami pastikan akan sembuh,, untuk bagian kepala kami serahkan kepada yang maha kuasa," jelas dokter reyhan
__ADS_1
"apa itu artinya pasien akan koma dok??" tanya Lily
"ya benar,, biasa hal seperti itu terjadi dalam jangka setengah tahun" sambung dokter reyhan
"wah semoga pasien itu lekas sehat ya dok" ucap Lily
"aamiin" kompak dokter reyhan dan dokter vina
mereka pun berpencar untuk masuk keruangan nya masing masing,, lily menyenderkan tubuh nya dikursi kesayangannya,, ia melihat ke arah jam matanya pun seketika terbelalak
"Frey pasti sudah menunggu ku,, kenapa bisa telat sih,, mana udah jam 9 malam gini, cihhh siaallll" oceh lily dan keluar dari ruangan nya dengan buru buru,,
"dok ini ada data berkas pasien tadi,, semua nama sudah ada di berkas ini,, mereka belum memba..." ucap suster terpotong
"ya taruh di meja kerja saya!" ucap lily dan berlari menuju mobil nya, semua orang yang melihat lily pun dibuat teheran heran
Lily masuk ke mobil nya,, ia menuju rumahnya yang tak jauh dari rumah sakit itu,
__ADS_1
"kenapa Frey tak menghubungi ku, emmm pasti dia ketiduran di cafe,, dasar dari dulu tak pernah hilang kebiasaan seperti itu hahaa" tawa Lily di dalam mobil nya
Tak lama mobil Lily masuk ke pekarangan rumah milik nya,, ia langsung bergegas masuk ke rumah nya, seperti biasa dirumah Lily hanya terdapat para pelayan nya, orang tua Lily sibuk bekerja dikantor
"punya orang tua tapi kayak gak punya orang tua" ketus Lily dan memasuki kamarnya untuk bersiap siap, 30 menit kemudian Lily sudah siap dengan pakaian yang diminta oleh Frey, ia langsung keluar karena tak sabar ingin bertemu Frey
"non? apa tak mau makan terlebih dahulu?" tanya pembantu Lily
"ntar aja bi" jawab Lily dengan sumringah nya dan pergi meninggalkan pmbantunya
Lily melajukan mobil milik nya ke arah cafe dimana Frey dan Lily akan bertemu
"haha dari dulu aku selalu telat ya Frey,, maafkan aku " oceh Lily didalam mobil nya
"tapi aku yakin kau tetap menungguku" sambung Lily dengan senyum manisnya
Tak lama Lily sampai di cafe itu,, ia langsung masuk dan mencari meja yang sudah di pesan Frey dan Lily, saat menemukan meja itu lily sangat terkejut tak ada Frey di meja itu
__ADS_1