
markas KOPPASUS
Darren yang sudah membersihkan tubuhnya tak menemukan 2 sahabatnya,
"hm dimana Frey dan Thoe" ucap Darren
Darren berjalan ke arah dapur, ia hanya menemukan Theo yang sedang makan.
"eh hey Darren? apa kencannya menyenangkan hahaha" ejek Theo
"Kau ini" ketus Darren dengan memanyunkan bibirnya
"hahaa, duduklah Darren dan makan bersamaku " pinta Theo
"Dimana Frey? aku sudah mencarinya tapi tak menemukan anak itu?" tanya Darren
"ooo Frey, dia belakangan ini sering keluar, ntah kemana perginya, huh kalian berdua selalu meninggalkanku sendiri disini, kalian apa sudah melupakanku? oke kalau kalian melupakan ku, tapi ingat aku tak akan melupakan kalian" oceh Theo, Theo sadar ternyata Darren sadari tadi sudah meninggal kan Theo
"anak itu! bahkan aku belum selesai bicara dia tanpa rasa bersalah meninggalkan ku" oceh Theo
__ADS_1
Darren duduk ditempat biasa ia menenangkan diri, ia mengambil ponselnya dan langsung menghubungi Frey
panggilannya masuk, namun tak diangkat oleh Frey
"Hm kemana perginya Frey" ucap Darren
Darren teringat mama Elsa ada mengirim No Elsa, ia pun langsung menelvonnya lewat panggilan biasa (bukan via WA)
"halo?" tanya seorang gadis pujaan Darren, Darren tak menjawab Elsa , ia ingin mendengarkan suara Elsa yang mungkin akan marah karena ada no baru tak jelas menelvonnya
"halo? ini siapa? apa orang tua dari murid? katakanlah! aku akan membantunya" ucap Elsa yang mulai memanas, Darren senyum senyum sendiri mendengarkan suara Elsa yang semakin terdengar imut itu
"hey! apa kamu masih tidak bisa bicara?"
" apa ini *******? apa ini salah satu dari geng jahat waktu itu? Aaaa tidak mungkin " ucap Elsa dengan sangat Pelan, namun Darren bisa mendengarnya
Darren semakin geram akan kelucuan Elsa, ia masih menahan suara tawanya dengan menutup mulut nya menggunakan telapak tangannya
"Hm dengar ya! walaupun kamu dari geng itu aku tak akan takut padamu, suamiku seorang Letnan Koppasus dia akan menyelamatkan istri nya, kamu dengar kan?" ucap Elsa
__ADS_1
"bahkan kamu sudah mengakui bahwa aku adalah suamimu Elsa, aku berjanji suatu hari aku akan menjadikanmu istri dari seorang letnan pasukan KOPPASUS yang sesungguhnya " gumam Darren dalam hati
"sepertinya kamu sudah ketakutan dengan ancamanku, kamu tau suamiku akan menembak mu jika kamu berani menyentuhku" lanjut Elsa
"ya aku akan menembak siapa pun yang menyentuh calon istriku " gumam Darren dalam hatinya
"ya kamu sangat ketakutan, ya sudah lah ini peringatan terakhir jika kamu terus menelvonku! jangan salahkan aku jika saat kamu menelvon no ku lagi suami ku yang akan mengangkat nya, oke!" bantak Elsa dan mengakhiri panggilan Darren
Darren masih tersenyum memandang layar ponselnya, ia semakin jatuh cinta kepada Elsa
"Gadis yang sangat lucu, kemarin dia marah karena aku telah mengaku ngaku dia istriku, dan malam ini secara terang terangan dia mengakui aku sebagai suaminya, haha benar benar menggemaskan " ucap Darren
Saat dia masih memandang layar ponsel nya, Darren mendengar suara langkah kaki mendekati keberadaannya,
Darren mengeluarkan pistol nya dan langsung mengarahkan ke arah langkah kaki itu
"Heh Darren apa yang akan kau lakukan? apa kau akan menembakku? dasar payah sahabat sendiri ingin kau habisi" ucap Frey
Darren memasukan kembali pistol nya, ia melihat Frey dengan sangat tajam
__ADS_1
"kenapa kau menatapku seperti itu ? " tanya Frey dan duduk disamping Darren