Letnan KOPPASUS TNI AD Tampan Dan Guru Cantik

Letnan KOPPASUS TNI AD Tampan Dan Guru Cantik
bab 71


__ADS_3

"kamu menangis?" tanya Darren


"jahat" ucap Elsa dan mulai meneteskan air matanya


"kamu menangis? aku berbuat jahat padamu?" tanya Darren yang kebingungan


"hiks hiks,, " tangis Elsa


"em, ja jangan menangis, maafkan aku" ucap Darren lagi yang ikut sedih melihat Elsa menangis


"aku,, hiks hiks, aku bahkan seperti orang gila, aku ingin tau keadaanmu, tapi aku juga takut jika harus me.. hiks hiks mengtahuinya" jawab Elsa


"maafkan aku" ucap Darren dan langsung memeluk Elsa


"maafkan aku, jangan menangis,,, " sambung Darren dan mengecup pelan kening Elsa yang sedang menangis


"jangan seperti itu lagi Darren,, hiks hiks, berjanji lah,, jangan lakukan itu, jangan biarkan peluru itu masuk ke tubuhmu,, hiks hiks " ucap Elsa tersedu sedu


Darren terus menatap Elsa, ia tak tega melihat Elsa yang begitu khawatir dengan keadaannya


Elsa pun menyudahi tangis nya, ia teringat mama Darren yang tak kunjung kembali

__ADS_1


"kemana mama?? kenapa ia tak kembali ke ruangan ini?" tanya Elsa


Darren yang menyadari nya langsung mengambil ponsel milik nya dan menghubungi mama nya


"halo ma" ucap Darren setelah panggilannya tersambung dengan mama nya


"sayang maafkan mama, mama ada urusan mendadak di kantor,, mama gak sempet pamit sama kalian semua,, nanti seperti nya papa mu akan menjenguk, mama matikan ya telvon nya, lekas sehat anak mama, titip salam untuk Elsa ,, daa sayang " jawab mama Darren dan langsung mengakhiri panggilannya


"mama dimana??" tanya Elsa


"rapat, ia menitipkan salam untuk menantu tersayang nya" ucap Darren dengan senyum manisnya


Elsa hanya membalas senyuman Darren dengan tersipu malu


"haha aku sampai lupa, pasti letnan sangat lapar " jawab Elsa dengan tawa nya dan langsung menyuap Darren


Elsa dan Darren pun bercanda gurau di ruangan itu


RUANGAN LILY


Lily yang sedang duduk diruangan itu terus memikirkan cinta pertama nya,,

__ADS_1


"hmm ,,, apa Frey masih mencintai ku? apa dia akan menikahi ku? apa dia akan mengungkap perasaanya lagi untuk ku? apa dia akan mengatakan kalau cinta pertamanya hanya untukku? aghhhhh kenapa aku ini, hmm halu ku sudah berada di puncaknya " oceh Lily sendiri dengan mengacak acak rambutnya


ting ting


chat via WA pun masuk di ponsel lily


"aku ingin minum kopi malam ini jam 7 ditempat biasa kita, pakai dres merah muda, rambut diikat rapi, jangan pakai high heels, dan 1 lagi jangan dandan menor , aku tunggu


@frey"


Lily langsung membelalak kan mata nya,,, ia menampar wajah nya kanan kiri,,


"aghh apa ini mimpi? tapi pipi ku terasa sakit , jadi ini bukan mimpi, jadi ini.... Aaaaaaaaaaaa Freyyyy kau mengajak ku minum kopi, saat itu kita bertemu,, kau yang mendekatiku,, walau pun tak ada kesan romantis sama sekali malam itu, but I love youuuu, aku akan berdandan sangat cantik malam ini"


teriak Lily dan terus tersenyum senyum dengan menepuk nepuk meja kerja nya


Ternyata sadari tadi Frey sudah memperhatikan Lily lewat jendela ruangan nya seperti biasa


Frey terus tersenyum melihat tingkah lily kembali ceria seperti anak kecil


"cantik" gumam Frey dan meninggalkan jendela itu untuk kembali ke markas, Frey masuk ke mobil dimana ada Theo di dalam nya

__ADS_1


Frey terus tersenyum di dalam mobil, Frey tak perduli dengan wajah kecut Theo yang sudah menunggu Frey sangat lama


__ADS_2