Letnan KOPPASUS TNI AD Tampan Dan Guru Cantik

Letnan KOPPASUS TNI AD Tampan Dan Guru Cantik
bab 3


__ADS_3

"hmm, kenapa letnan tertawa?" tanya theo khawatir.


frey pun bergegas berdiri memberi hormat kepada darren,


"kapten frey baylor brandon, dengan ini menyatakan, bah.."


paakkk, belum selesai frey bicara, darren menendang kaki frey,


"Jangan terlalu baku, kau sungguh keterlaluan benar benar tak menganggap aku sahabatmu!" ketus darren


frey dan theo pun tertawa melihat ekspresi darren yang memanyunkan bibirnya, elsa dan muridnya hanya menatap mereka bertiga dengan wajah bingungnya.


suara ambulans pun mulai terdengar, tampak mobil ambulans yg menuju ke arah mereka.


frey dan theo lansung mengangkat darren.


"**maaf tuan, apa saya boleh ikut?"


"untuk apa? lebih baik kamu antar pulang anak itu, dia butuh suasana yang tenang, emm dan 1 lagi berpikir sebelum bertindak**!" tegas darren


elsa menatapnya dengan wajah yang ditekuk, mobil pun melaju kearah RS ternama djakarta, elsa segera mengantar anak didiknya tersebut.


rumah sakit


"dok ada pasien luka tembak dibagian perut"


"ya, siapkan ruang operasi" ucap lily

__ADS_1


"baik dok"


setelah semua sudah disiapkan, darren dioperasi dalam waktu kurang lebih 1 jam,


operasi selesai, darren dipindahkan di ruang inap VIP.


"tuan anda jangan beraktivitas terlali berat sebelum luka pasca operasi benar benar sembuh," ucap lily


darren hanya menganggukan kepalanya,


disaat keadaanya seperti ini, darren hanya berpikir tentang kehadiran kedua orang tuanya yang berada diluar negeri.


lily pun meninggalkan darren, saat sampai dipintu ia dikejutkan dengan pemandangan yang tak biasa


"frey?"


flasback


"apa kau membawaku kesini untuk membicarakan pernikahan kita frey?" tanya lily dengan senyum manis diwajahnya


"*aku sangat mencintaimu ly"


"yaa, aku tau frey hemm* " senyum manis lagilagi yang diperlihatkan lily, namun lily dibuat bingung dengan wajah frey yang tak menunjukan sedikit pun kebahagiaan.


"frey jangan bilang kau akan berangkat bersama pasukan KOPPASUS ke perbatasan?" tanya lily menatap frey dengan mata berkaca kaca, frey tetap saja tak mau melihat lily


"aku mencintaimu" jawab frey

__ADS_1


"frey jawab aku!" ucap lily dengan memukul dada frey, lily mulai menangis melihat frey yang tak mau menatap wajah lily


"aku mencintaimu ly, sampai kapanpun" jawab frey


"benarkan frey? kau akan tetap berangkat" tangis lily semakin pecah, frey memeluk lily dengan ekstra tenaga menahan air matanya,


lily melepaskan pelukan fray, ia terus memukul dada frey, frey tak kuasa menahan air matanya,


"*frey kau tau, ini ke 10 kalinya kau mengatakan ini, aku setia menunggumu frey, aku tau ini semua demi keamanan negara, tapi kamu juga harus pikirin aku frey, pikirinorang tua aku yang berharap sama kamu frey"


"maksudmu ly*?" tanya frey


"aturan aku *menunggu udah gak berlaku lagi"


"ly*?"


"kita udahin aja frey, aku gak akan temui kamu lagi, aku harap kamu juga begitu, hargai keputusan wanita yang terus kau tinggal ini!" lily meninggalkan frey, ia berlari dengan tangisan yang tak ada hentinya,


frey menatap kepergian lily, hatinya sangat hancur hatinya teriris melihat wanita yang teramat ia cintai sudah meninggalkannya, frey terus mematung kan diri.


sedangkan lily ia tak ada hentinya menangis ,


lily merasa bersalah atas ucapannya.


rumah sakit


frey sama sekali tak menatap wajah lily, darren dan theo menatap heran ke arah lily dan frey,

__ADS_1


__ADS_2