
tak lama lily datang menemui elsa diresto itu, frey yang melihat kedatangan lily seketika membuang pandangannya, darren yang mengamati tingkah frey langsung angkat bicara,
"apa kau masih mencintainya frey?" tanya darren
"ha, hm siapa?" kik kuk frey
"**ciihh, jangan pura pura frey!"
"siapa darren"
"dokter lily** " bisik darren
"**kau, dari mana kau..?"
"aku sudah tau semuanya frey, kau masih mencintainya**??" lanjut darren
"**tidak"
"jangan berbohong frey "
"apa apaan darren**?"
darren tak menjawab lagi, ia kembali memandang keberadaan elsa dan lily yang sedang mengobrol.
__ADS_1
tiba tiba mata darren terfokus pada 2 lelaki yang berpakaian serba hitam sedang memandang tajam ke arah elsa
tak lama 2 lelaki asing mengeluarkan pistol dari kocek jaketnya, dan mengarahkan pistol ke arah elsa, darren segera memberi kode kepada frey dan theo yang asik berbicara.
kedua sahabatnya langsung paham oleh kode yang diberikan darren, theo dan frey berjalan pelan mendekat posisi 2 pria asing itu, sedangkan darren ia menghampiri elsa dan lily,
darren menarik elsa untuk berdiri dibelakangnya, dan darren memberi kode pada lily untuk berdiri dibelakang elsa,
elsa dan lily seketika terkejut atas apa yang dilakukan darren, seingatnya darren masih terbaring lemas di ruang VIP
"berdiri tenang dibelakang ku, jangan menoleh sedikit pun dan jngan banyak bicara, kamu tak mau meninggalkan mama mu kan?" ucap darren
darren langsung mengambil pistol mengarahkan nya ke 2 lelaki asing itu begitu juga dengan frey dan theo, elsa yang mengerti keadaanya ini berdiri dengan kaki gemetarnya, tampak takut di wajah elsa
"heuh apa apaan ini, bahkan perutku masih lapar, kamu selalu saja mengganggu ketenangan ku" lirih elsa kepada darren
darren tak menjawab ocehan elsa, begitu juga dengan lily ia terus memakukan pandangannya ke arah frey
"apa yang kalian lakukan disini?" tanya frey yang mengagetkan kedua lelaki asing itu
"hey jawab!" bentak theo
kedua lelaki asing ini tak menjawab frey, mereka mengarahkan pistol kearah frey dan theo, yang satu lagi mengarah ke darren,elsa dan lily, darren masih memandang mereka ber 4 dengan tenang,
__ADS_1
"hey apa kamu tak melhat mereka mengarah kan pistol ke arah kita!" oceh elsa lagi
"huh setelah ini aku akan bertanya pada mamamu, ngidam apa waktu hamil kamu" jawab darren santai tanpa menoleh ke arah elsa
elsa yang dibuat jengkel dengan ucapan darren, menarik tubuh darren menghadapnya, saat elsa ingin memarahi darren, 1 dari 2 lelaki asing itu melepaskan tembakan ke arah darren,
darren yang menyadari itu menjatuhkan elsa dan lily kelantai, lily tersungkur sendiri, sedangkan elsa ia terjatuh dipelukan darren, frey yang melihatnya langsung mengamankan kedua lelaki asing itu,
elsa masih dengan mata terpejam, ia takut melihat darren, yang elsa pikirkan adalah darren tertembak lagi karena menolongnya,
lily langsung berdiri membersihkan bajunya, lily memandang frey yang sibuk mengamankan 2 pria itu bersama theo dengan mata berkaca kaca,
"hmm bahkan disaat keadaan yang sangat membahayakan ku, frey tak melihat kondisi ku sedikit pun " gumam lily dalam hati
"ceroboh!, bangunlah!" ucap darren
elsa langsung membuka matanya, ia melirik kearah lily juga darren, elsa berdiri ditarik darren
"apa kamu tertembak?" tanya elsa penuh kekhawatiran
"ya, dan rasanya teramat sakit" jawab darren dengan wajah kesakitan yang dibuat nya
"benarkah? huuh maafkan aku, aku akan menelvon ambulans" lanjut elsa
__ADS_1