Letnan KOPPASUS TNI AD Tampan Dan Guru Cantik

Letnan KOPPASUS TNI AD Tampan Dan Guru Cantik
bab 27


__ADS_3

"dari mana saja kau?" tanya Darren


"Ada urusan " jawab Frey


"kenapa kau menggunakan pakaian seperti itu?" tanya Darren


"apa ada yang salah dengan pakaian ku Darren? aku suka menggunakan pakaian serba hitam, ini membuatku terlihat semakin tampan bukan?" tanya Frey dengan tawa kecilnya


Darren menatap sahabatnya itu masih dengan tatapan yang sangat tajam, ia melihat tawa Frey itu sangat palsu


"jujur lah kau dari mana?" tanya Darren


"haha kau ini kenapa Darren? apa kau sangat merindukan ku ha? ya ya wajar saja kita sudah berapa jam tidak bertemu bukan?" jawab Darren


"JAWAB AKU FREY! AKU INI BUKAN ORANG BODOH!! AKU SAHABATMU DARI DULU, AKU PAHAM KAU INI SEDANG SEDIH ATAU BAHAGIA!!!! KAU ANGGAP AKU SAHABAT MU ATAU BUKAN? KENAPA KAU TAK MAU JUJUR! HAA!!!!" bentak Darren


Frey terkejut akan suara Darren yang teramat keras itu, Frey memandang ke arah langit, Darren menatap Frey yang mata nya mulai membentuk butiran kristal yang sangat jernih.


"aku masih menginginkannya, bohong jika aku melupakannya " ucap Frey dengan sangat lirih


"Cih dasar bodoh! kenapa saat itu kau bilang kau tak mengenalnya! " jawab Darren

__ADS_1


"saat aku melihatnya jujur aku ingin memeluknya, aku ingin mengatakan yang sejujurnya, aku ingin dia kembali bersamaku lagi, tapi aku rasa tak mungkin, bahkan saat itu yang meninggal kan ku adalah lily sendiri " jelas Frey


"Apa dia mengucapkan kata putus Frey?" tanya Darren


"huuuh, aku juga bingung , dia tak mengucapkan kata putus, cuman dia bilang aku tak boleh menemui nya lagi, haaahh bahkan sekarang kami dipertemukan secara kebetulan lagi" ucap Frey


"Aku rasa ini bukan kebetulan Frey" ucap Darren


"Maksudmu ?" tanya Frey


"Sebaiknya kau kejar saja cinta pertama mu itu, bahkan kalian sudah bertahun tahun tidak bertemu, dipisah kan oleh jarak, dan sekarang kalian ditakdirkan untuk bertemu kembali Frey" jawab Darren


"Hmm" ucap Frey


"Sebenarnya aku selalu mengamati lily, disaat dia menangis karena ucapan ku aku ada di dekat nya, aku melihatnya menangis, ingin ku hampiri dan menghapus air matanya, haha tapi mana mungkin, aku saja meneteskan air mata saat melihat nya" jelas Frey


"Hemm lumayan rumit, hey Frey tangan mu kenapa?" tanya Darren khawatir melihat tangan sahabat nya itu ada luka gores


"Haha Darren ini tak sebanding dengan luka gigitan semut ke tubuhmu" jawab Frey


***flasback**

__ADS_1


("hey siapa kau*?" tanya security penjaga RS itu, Frey langsung berlari tangannya tergores sebuah batang kayu yang sangat lancip)


"Jadi kau mengintip Lily lewat jendela ruangan nya?" tanya Darren


"apa yang kau katakan ? aku tak mengintip nya, aku hanya melihat nya!" ketus Frey


"Ah kau ini mengintip Lily Frey" ucap Darren dengan santai


"Kau bilang aku mengintip nya? akan ku habisi kau Darren " jawab Frey dan mulai memukul tubuh Darren, Darren menanggapi Frey dengan tawanya


"Hey hey kalian yang sudah melupakan ku! kenapa kalian berkelahi ha?" ucap Theo yang menghampiri Darren dan Frey dengan membawa 3 cangkir susu coklat serta pisang goreng,


Darren dan Frey memghenti kan kelakuan nya, mereka memandang ekspresi Theo yang memanyunkan bibir nya itu langsung tertawa ter bahak bahak.


"Huh minum lah, jangan terus menertawakan ku, walaupun kalian melupakan ku, aku tak akan membiarkan perut kalian kosong " ketus Theo


Darren merangkul Theo, Frey pun juga merangkul nya,


"Kau memang sahabat ku yang sangat pengertian " ucap Darren dan langsung menyantap pisang goreng yang dibawa oleh Theo


"Benar terimakasih Theo" sambung Frey yang langsung mengacak acak rambut Theo

__ADS_1


Theo memandang sinis kedua sahabat nya itu, mereka pun langsung tertawa bersama.


__ADS_2