
Rapat Darurat
"Selamat sore semuanya, disini kita akan membahas tentang penyembuhan pasien kita dari virus corona atas nama Elsa first azkia, sebelumnya saya, dokter lily rose flora sangat bersyukur dan mengucapkan banyak terima kasih atas kedatangan kalian para dokter yang saya hormati " ucap lily
Setelah mereka tanya jawab dalam rapat tersebut, mereka sudah mendapatkan solusi penyembuhan Elsa
mereka semua bergegas keruangan isolasi Elsa dengan pakaian khusus, ada 10 dokter yang masuk ke ruangannya
Darren yang mengetahui itu, dengan sigap menunggu Elsa di depan pintu isolasinya
7 jam sudah Darren menunggu, lily beserta team nya pun keluar dari ruangan itu
"gimana ly? apa Elsa udah sadar? Elsa udah sembuh kan ly?" tanya Darren
__ADS_1
"kita harus menunggu nya antara 1 minggu sampai 2 minggu " jawab lily
"hmm, yakin kan Elsa akan sembuh ly? bisa kan ly?" tanya Darren masih dengan ke khawatiran yang menggebu gebu
"dari 10 orang biasa yang akan sembuh hanya 1 orang, itu semua tergantung kekebalan tubuh dari masing masing pasien Darren, aku sudah sangat berusaha untuk kesembuhan Elsa, sisanya kita serah kan pada sang pencipta " jelas lily
"ya, Elsa pasti sembuh, kau tau itu ly? aku yang menjamin Elsa pasti sembuh, Elsa pasti sembuh ly, hiks hiks, elsa pasti sembuh" ucap Darren yang hanya bisa menatap Elsa dari kaca ruangan isolasi itu
"hiks hiks, yaa, aku percaya itu, Elsa gadis yang kuat Darren, dia pasti sembuh" ucap lily yang ikut menangis melihat nya
Mendengar kabar itu pemerintah langsung mengambil tindakan agar masyakarat yang lain bisa lebih menjaga kesehatan nya,
Darren yang berada diruangan nya hanya bisa menatap wajah manyun Elsa di ponselnya
__ADS_1
"hahaha gadis cengeng, kamu harus sembuh, kamu harus menemui ku sekarang, aku tau kamu pasti masih sangat merindukan ku bukan?" ucap Darren dengan terus menatap wajah Elsa
"Kamu harus sembuh, kamu harus mencubit ku, kamu harus memarahiku, aku yakin kamu pasti sudah sangat rindu mencubit pinggang ku, benar kan Elsa, ya benar gadis cantik "
"Asal kamu tau, hiks hiks aku tak pernah menangis sebelumnya, aku,,, hiks hiks, aku yakin jika kamu tau kamu akan memanggilku lelaki cengeng, hiks hiks tapi tak apa, aku sangat menyukai segala yang tercipta dari mu" tangis Darren
Darren memang sebelumnya lelaki yang tak pandai menangis, ia cenderung cuek ke segala hal, namun tidak jika itu tentang Elsa
Darren merasa tubuhnya hilang separuh jika melihat Elsa terbaring lemah sepertii itu
Darren pun tertidur dengan memeluk ponsel nya, seharian ini bahkan ia belum makan, hasrat makan nya ikut hilang terbawa semangat Darren yang terbang menjauhinya
**ruangan Lily
__ADS_1
"hari ini sedih serta kebahagiaan ku bercampur menjadi satu, aku bingung ini perasaan apa, aku sangat sedih melihat keadaan Elsa, tapi aku juga bahagia dengan perlakuan Darren kepada ku, wahh hari yang melelahkan** " oceh Lily yang sedang bersandar dikursi ruangannya
"Aku berjanji kapten, aku tidak akan terkena virus corona ini, aku akan mengunakan vaksin yang kamu berikan pada ku tadi, sungguh itu vaksin yang langka, terimakasih kapten aku akan sangat merindukan mu" sambung lily, ia pun tertidur dikursinya, ia benar benar merasa lelah karena tak ada sedikitpun waktu untuk beristirahat