
Darren dan kedua sahabatnya mendekat kearah Jendral dan Elsa,
Elsa masih memandang Darren, sebenar nya ia sangat merindukannya, namun gengsi nya kuat untuk mengakui hal tsb
"Jendral apa kah keadaan mu sudah membaik?" tanya Darren
"Yaa beginilah lah Darren, uhuk2 maklum aku ini sudah tua, ini penyakit biasa" jawab Jendral john
"Hm semoga lekas membaik" ucap Darren
Frey dan Theo menatap bingung kearah Darren dan Elsa, padahal kemarin mereka telah kencan, kenapa sekarang tak bertegur sapa
Darren sengaja mengabaikan Elsa, ia hanya menguji kesabaran Elsa, Darren ingin oom nya Elsa tau tentang mereka berdua dari mulut keponakan nya sendiri
Elsa semakin memelotot kan matanya kepada Darren, ia sangat kesal dengan Darren
Darren mengajak Frey dan Theo keluar dari ruangan jendral nya itu.
"hey lelaki aneh! mau mu apa? kenapa kamu tak menegurku? sekedar bertanya aku sedang apa disini? dasar lelaki tak bertanggung jawab" ketus Elsa
Darren tersenyum bangga, niatnya sudah berhasil, jendral john pun menatap Elsa dengan serius
__ADS_1
"apa kau mengenal nya nak?" tanya jendral john
"hm tanya saja pada anak buah oom yang sangat aneh itu" ketus Elsa
Darren masih menahan tawanya, ia memandang Elsa dengan tatapan geramnya , Elsa semakin terlihat cantik dengan wajah seperti itu
"Letnan Darren apa kau mengenal keponakan ku?" tanya jendral john
Frey dan Theo meninggalkan Darren, mereka berdua tidak mau ikut urusan pribadi seperti ini
Darren kembali mendekat ke arah Elsa dan jendral john , ia berdiri disamping ranjang jendral john , dan langsung memberi hormat
"letnan Darren alexi bastian dengan ini melapor bahwa telah memiliki perasaaan yang sangat besar kepada ponakan semata wayang jendral yang sangat manis dengan wajah manyunnya, laporan selesai" ucap Darren
Jendral john juga sangat terkejut, ternyata wanita yang diceritakan Darren adalah keponakannya,
"Hmm dunia ternyata begitu sempit, andai kau tau Darren sebenarnya waktu aku bertanya tentang wanitamu, aku ingin mengenalkan mu kepada keponakan semata wayangku ini, wahh takdir tak disangka ternyata sebelum aku mengenalkan kalian berdua, kalian sudah lebih dulu saling mengenal" ucap Jendral John dengan senyum terpapar diwajahnya
"Apa oom tak akan memarahi Darren?" tanya Elsa
"Gadis manis, mana mungkin oom mu akan memarahiku, aku ini letnan kesayangannya dan sebentar lagi aku juga akan menjadi kesayangan mu" bisik Darren
__ADS_1
"Huh kamu ini" ketus Elsa
"Darren benar sayang, kalian berdua adalah kesayanganku, aku sangat ingin kalian terus bersama seperti ini," ucap Jendral John pada Elsa
Darren terus tersenyum melihat wajah Elsa yang sangat tersipu malu itu
"Hentikan tatapan mu Darren, atau aku akan meminta oom ku menembak mu" ucap Elsa yang sudah sangat kik kuk dipandang Darren
"huhh sepertinya tidak bisa, mana mungkin aku mengalihkan pandangan dari seorang gadis cantik didepanku" jawab Darren
"kamu ya! hmhh!!" ucap Elsa
"Hahaha kalian berdua ini sangat lah cocok Elsa, oom sangat senang kau dipertemukan dengan lelaki seperti Darren, oom rasa dia memang lelaki yang bisa menjaga mu" sambung jendral john
"Jendral john, aku bahkan sudah berjanji pada mama nya aku akan menjaga Elsa, saat ini aku juga berjanji padamu, aku akan selalu menjaga Elsa" ucap Darren
"Yaa aku sangat mempercayai mu, kau adalah Letnan kepercayaanku, jadi aku mohon jaga keponakan ku, jangan biarkan ia terluka " ucap Jendral John
"Siap Jendral" ucap Darren
"hmm ya, entah kenapa aku sekarang merasa posisi ku sebagai keponakan dan anak tersayang telah di ambil oleh Darren, huh" ketus Elsa
__ADS_1
"Hahaha kamu ini? masih seperti anak kecil saja" ucap Darren megacak pelan rambut Elsa
Jendral john yang melihat ekspresi Elsa pun ikut tertawa bersama Darren,