
"sejak kapan kalian disini? ha?" tanya Darren yang langsung menatap frey dan Theo dengan tajam,
Kedua sahabatnya masih tersenyum melihat Darren yang nampak gugup itu,
"Ehemm, Theo kenapa tenggorokanku mendadak gatal ? hemm ehemm" ejek Frey
"heh maksudmu apa? " tanya Darren
"aku pun tak tau Frey, mungkin ada sesuatu yang nyangkut hahaa " lanjut Theo
"kalian 2 menyebalkan huh!" ucap Darren
"frey ternyata sahabat kita lelaki normal, ia bisa mempunyai rasa pada wanita, benarkan?" lanjut Theo diikuti tawa di bibir nya
"haha kau benar Theo" jawab Frey
"si nona cantik, Elsa First Azkia, aaaa aku tergila gila padamu " lanjut Frey dengan tubuh yang dilenggak lenggok kan nya.
"cih kalian semua" Darren pergi meninggalkan sahabatnya, sahabatnya masih tertawa ter bahak bahak karena tingkah laku Darren,ia bergegas keluar untuk menjemput Elsa.
rumah Elsa
__ADS_1
ding dong
suara bell rumah Elsa berbunyi, bi ela pun langsung membukakan pintunya. Darren melihat bi Ela dan langsung tersenyum padanya.
"hmm letnan Darren ya? tadi Nyonya yang beri tau namanya,hehehe ya ampun bibi baru lihat ada anak lelaki tampan seperti kamu " ucap bibik yang terkagum dengan Darren
"hahaha bik panggil saya Darren, jangan berlebihan bi, saya malu" jawab Darren yang semakin tampan dengan senyum tipisnya
"hmm iya iya nak Darren, oh iya pasti mau jemput non Elsa ya?" tanya bi Ela
"Iya bi, Elsa nya ada kan?" tanya Darren
"ada, mari masuk bibi panggilan non Elsa, oh iya non Elsa itu paling males kalau soal mandi, dia mandi karena harus mengajar hehehe " ucap bi Ela dengan pelan sembari berjalan keruang tamu diikuti Darren di belakang nya.
"iya nak Darren, diam diam saja ya ini rahasia kita oke?" jawab bi Ela
"oke siap bi, bi saya boleh minta kertas dan pen gak bi?" tanya Darren
"hm iya sebentar bibi ambilkan ya" ucap bibi meninggalkan Darren, Darren menjawab nya dengan anggukan kepala
Tak lama bibi membawa kertas dan pen yang diminta oleh Darren, bibi memeberikan nya pada Darren,
__ADS_1
Darren pun langsung menulis dikertas itu, bibi juga mengambil air untuk Darren, setelah selesai ia memberikan kertas itu kepada bi Ela yang mengantarkan minuman untuknya
"Bi, ini tolong berikan ke Elsa ya, bi Ela tak perlu bicara ada saya, bibi langsung pergi setelah memeberikan surat ini oke " ucap Darren
"hahaha, wah non Elsa sangat beruntung bisa mengenal lelaki seperti nak Darren, yaudah bibi tinggal ke atas dulu ya" ucap bi Ela
"em iya bi, makasih ya bantuannya " ucap Darren
"**siap nak Darren"
(*kamar Elsa***)
"huh hari libur selalu berlalu dengan membosankan, mama kerja, lily kerja, ahhh aku harus kemana?" oceh Elsa yang masih baring dikasurnya itu.
"non Elsa?" panggil bi Ela diluar kamarnya
"masuk aja bi, gak Elsa kunci kok" jawab Elsa
Bi Ela pun langsung masuk kekamar Elsa, dan memberikan surat dari Darren.
"hmm ini apa bi? dari mama ya?" tanya Elsa penasaran
__ADS_1
"hm non buka aja, bibi mau masak dulu, permisi non" ucap bi Ela dan berjalan keluar dari kamar Elsa
Elsa masih bingung dengan surat yang diberikan oleh bi Ela, dengan malas malasan Elsa membuka surat itu, Elsa sangat terkejut melihat isinya, Elsa bingung ia harus berbuat apa, hatinya campur aduk, tak bisa dibayangkan wajah Elsa yang menahan senyum manisnya.