Letnan KOPPASUS TNI AD Tampan Dan Guru Cantik

Letnan KOPPASUS TNI AD Tampan Dan Guru Cantik
bab 11


__ADS_3

darren pun bersalaman dengan mama elsa dan masuk kedalam mobil khusus militer yang dikendarai frey dan theo, mereka melajukan mobilnya meneju markas.


"ma manusia aneh itu udah pulang?" tanya elsa menghampiri mamanya dipintu


"**sayang kok gitu sih ngomongnya?"


"dia aneh ma, elsa selalu bingung dengan sikap lelaki yang aneh itu"


"hayo hati hati, bisa bisa anak tersayang mama jatuh cinta sama TNI tampan tadi hahaha**" goda mama elsa


"iiii mama gak akan tau" jawab elsa


mamanya tertawa mendengar rengekan elsa, mereka pun masuk kedalam rumahnya.


didalam mobil militer


"darren?' panggil frey yang melihat darren terus memandang kearah pemandangan pinggir jalan.


"**ya"


"bagaimana keadaan orang tuamu di busan?"


"baik baik saja "


"hmm kapan pulang**?" tanya theo


"aku pun tak tau" jawab darren


"apa orang tuamu masih ingin kau untuk mengundurkan diri dari TNI?" lanjut frey

__ADS_1


"ya begitulah, mereka hanya ingin aku mengurus perusahaan" jawab darren


"apa kau suatu hari akan mengundurkan diri?" tanya theo penasaran dengan memasang wajah melasnya


"sampai kapanpun tidak akan, aku hanya mengundurkan diri dari TNI jika sudah dipanggil oleh sang pencipta"


"darren kami bersyukur atas keputusanmu, kami tidak tau apa jadinya kami jika tak ada kau di pasukan KOPPASUS " jawab frey


darren hanya tersenyum tipis, mereka pun sampai di markas militer. mereka disambut oleh pasukan KOPPASUS yang lain.


salah satu anggota mengatakan besok pagi akan di adakan acara pemberian penghargaan kepada darren, frey, & theo


mereka bertiga bergegas membersihkan diri dan langsung istirahat.


rumah lily


"heuh apa frey benar benar sudah hilang rasa, bahkan sama sekali ia tak menghubungiku sekedar bertanya keadaan ku" ucap lily


lily mengambil ponselnya dan langsung chat elsa lewat via WA


"p"


"iya ly?"


"lagi apa el,?"


"em mau tidur ly, badanku lelah"


"ya good night"

__ADS_1


"too"


chat lily dan elsa berakhir singkat, ia membuka nomor frey yang ia blokir karena tak mau mendengar kabar frey,


lily memandang no frey, ia yakin frey tak akan menjawab chat ataupun telvon dari lily,


ntah angin apa yang merasuki lily ia memberanikan diri menelvon frey,


tertulis berdering, perasaan lily campur aduk jantungnya berdetak kencang, namun telvon dari lily tak diangkat oleh frey, karena frey sudah tertidur dengan lelap dimarkasnya.


lily pun kecewa, ia putus asa, lily yakin frey sudah tak mau menghubungi lily lagi, lily melempar kan hp nya ke dinding ia menangis lagi mengingat frey


"frey apa yang kamu lakukan? apa kamu pikir ini salahku? bukan, ini salah kamu frey, aku selalu setia nunggu kamu, keluarga aku setia nunggu kamu, bahkan disaat dekat hari pertunangan kita kamu lebih memilih untuk berangkat bersama pasukan KOPPASUS mu ke perbatasan , dimana hati kamu frey hiks hiks " oceh lily dikamar dengan tangisan tak ada hentinya.


pagi hari


suara teriakan seorang perempuan paruh baya sudah tak asing terdengar, seperti biasa elsa tak akan bangun jika tak dibangunkan oleh mamanya,


"**elsa bangun sayang "


"iii iya iya maa"


"kalau sudah siap langsung turun sayang, bi ela udah masakin sarapan buat kita"


"bi ela kapan sampai ma?"


"tadi shubuh, ya udah mama kebawah dulu kamu siap siap sayang"


"okey ma**"

__ADS_1


__ADS_2