
Mereka pun sampai dirumah Elsa, Elsa langsung membangunkan Darren
"Darren? hey bangun kita sudah sampai " ucap Elsa
Bukannya bangun Darren malah semakin menempelkan wajah nya dipipi Elsa
"iiii Darren banguuuuunnnnn" teriak Elsa dengan mengeluarkan jurus cubitan maut nya
"iiiiiyaaa iyaaaaa iyaaaaa" teriak Darren dengan ketus nya, Elsa hanya tertawa melihat ekspresi Darren
Saat melihat lihat, Elsa merasa ada yang aneh dengan rumahnya, ia melihat ada 3 mobil asing yang terparkir dirumah nya
"Darren itu mobil siapa? kenapa banyak sekali?" tanya Elsa penasaran dan langsung keluar dari mobil tsb
"hmm entah lah, lebih baik kita masuk, sepertinya kamu sudah sangat penasaran " ucap Darren
Elsa dan Darren pun masuk, saat itu Rambut Elsa benar benar berantakan karena selama 2 minggu tak keramas,Bajunya juga terlihat kumal, apa lagi wajahnya yang terlihat pucat,namun dimata Darren Elsa selalu terlihat cantik, tak pernah ada kurangnya
Saat Elsa sampai diruang tamu , ada wanita seumuran mama Elsa yang langsung memeluknya
"Apa kamu sudah benar benar sehat sayang " tanya wanita itu
__ADS_1
"e e i iyaa" jawab Elsa gugup karena sangat terkejut ada wanita asing yang memeluknya
"syukurlah, kami sangat mengkhawatirkan mu sayang " ucapnya dengan melepas pelukannya
Darren hanya tersenyum melihat itu, termasuk mama Elsa dan 2 lelaki asing yang terus tersenyum melihat Elsa pulang dengan keadaan sehat total
"Emm ma? ee mereka siapa? apa adik mama? tapi mama bilang mama anak tunggal, terus kaa lauu papa, kan cuman punya om john, hmm mereka siapaa?" tanya Elsa yang terlihat sangat manja seperti anak kecil
Mama Elsa hanya tersenyum melihat anak semata wayangnya itu, Mama Elsa pun memeluk Elsa mata nya sudah berkaca kaca karena menahan rindu pada anak tersayang nya itu
"maafin mama sayang, mama gak bisa jaga kamu" ucap mama Elsa
"ma, Elsa gak papa kok, ma jawab Elsa mereka siapa?" tanya Elsa
"Wahh, gadis yang sangat lucu, benarkan ma?" tanya nya kepada istrinya
"hahaha benar pa, dia terlihat sangat lucu " jawab wanita itu
"haaa? " ucap Elsa yang masih kebingungan
"Dia calon mertuamu Elsa " bisik Darren
__ADS_1
"Hahaha calon mertua katamu? hahaha gak salah de... ha? berarti dia" ucap Elsa yang terkejut dengan bisikan Darren, Darren hanya tertawa kecil melihat Elsa
"Darren, apa hari ini aku terlihat jelek? aghh aku sudah bersikap sangat manja tadi, aku yakin orang tua mu akan membenci gadis manja seperti ku Darren, kenapa kamu tak memberi tau ku, huhh menyebalkan" bisik Elsa dengan memukul lengan Darren
"hahaha anakmu sangat lucu ya" ucap mama Darren kepada mama Elsa
"iya itulah Elsa, dia selalu terlihat seperti anak kecil" jawab mama Elsa
"Pantas saja anak kita tergila gila dengan nya ma, bahkan tanpa polesan di wajah nya ia tetap terlihat cantik bukan" ucap Papa Darren
"papaa" rengek Darren
"hahaha, kalian berdua sangat menggemaskan " ucap mama Darren
Kakek Darren hanya ikut tersenyum tanpa mengeluarkan satu kata pun, Darren pun berbisik lagi kepada Elsa yang masih memasang wajah malu nya
"**lelaki yang duduk di kursi roda itu kakekku, yang berkaca mata putih itu papaku, dan yang rambut disanggul itu mama ku, bersikap lah sebaik mungkin, hati hatii ya salah sedikit saja sikap mu kepada mereka, merekaa biiii....."
"DARREENNNNNNNNNNN**" teriak Elsa yang merasa kesal karena Darren menakut nakutinya, Darren hanya tertawa terbahak bahak melihat ekspresi Elsa
Elsa langsung berlari ke kamarnya, ia ingin terlihat cantik dan rapi di depan orang tua Darren
__ADS_1
"ya udah ma ren, pa ren, kek ren, dan calon menantu ku, kita duduk saja sembari menunggu bi Ela selesai masak" ucap mama Elsa
"iyaa mam sa" jawab mama Darren , mereka memiliki panggilan khusus dengan mengambil nama dari ujung masing masing anaknya