
Kantin MARKAS KOPPASUS
"Theo?" panggil Darren
"Ya kenapa Darren?" jawab Theo yang sedang memainkan ponselnya
"Beri tau pacarmu, sekali lagi dia menyentuh Elsaku akan kuhabisi dia, aku tak menghabisi nya kemarin berkat Elsa, ia melarangku" tegas Darren
"Pacar ku?" tanya Theo kebingungan
"Yaa, jangan berlagak tak tau, huh sungguh aku tak akan mengampuni nya, untung saja aku memasang GPS di mobil dan hpnya, aku juga memasang alat perekam jarak jauh di mobilnya yang terhubung langsung dengan ponselku" jelas Darren
"wahh, Apa yang kau maksud cristiany Darren?" tanya Theo memastikan
"Ya namanya cristiany " jawab Darren
"Darren aku beri tau kau ya, dia dulu sempat menjalin hubungan denganku tapi hanya berlangsung 1 bulan, setelah itu aku memutuskannya, selama aku pacaran dengannya siapapun wanita yang tak kukenal tersenyum padaku dia akan menghabisi orang itu langsung, bagaimana mungkin aku akan berpacaran dengan wanita seperti itu , ini sudah 4 th yang lalu aku tak ada hubungan lagi dengannya" jelas Theo
"benarkah? apa ini hanya tak tik mengelak mu?" tanya Darren
__ADS_1
"Aku sudah jujur Darren, dari dulu aku tak pernah berbohong pada kau dan Frey" ucap Theo
"Hey hey ada apa dengan kalian? kenapa menyebut nama ku ha?" tanya Frey yang langsung bergabung dengan mereka berdua
"Huh, aku khawatir akan kondisi Elsa ke depannya, bagaimana mungkin mereka memperlakukan Elsa seperti itu, melihatmu dekat dengan Elsa saja tak pernah, aku rasa ada yang tidak beres Theo" ucap Darren
"Ya benar Darren, kita harus selidiki ini" jawab Theo
"Huh kalian berdua sangat keterlaluan, kalian tak menjawab ku, kalian tak memperdulikan ku, apa ini seorang sahabat yang sebenarnya hah?" ketus Frey
"ini tentang lily, dia tadi pergi bersama laki laki " goda Darren
*flasback
("hm ternyata lily sangat sibuk mengurus pasiennya, dia perempuan yang sangat pekerja keras, dan ini semakin membuat ku jatuh cinta padamu dokter lily " ucap Frey dengan pelan,
seperti biasa Frey menggunakan pakaian serba hitam untuk melihat keadaan dan kegiatan lily dirumah sakit*,)
"Yaa, benar tanya saja pada Theo, benarkan Theo?" tanya Darren memberi kode kepada Theo
__ADS_1
"Eee ya benar yang dikatakan Darren Frey, aku rasa setelah ini kau akan menangis " ucap Theo
"Ya aku akan menangis karena terharu dengan kebohongan kalian, sial, aku baru pulang dari rumah sakit , aku sudah memastikan kegiatannya, dasar kalian!!!" ketus Frey
"hahaha jadi kau habis mengintip lily?" tanya Darren dengan tawanya
"Kau Darren!! aku tak pernah mengintip nya, aku hanya melihat nya" jawab Frey
"Aghh tidak tidak, sepertinya aku harus melapor ke pihak rumah sakit kau telah mengintip Lily, salah satu dokter mereka" goda Darren
"hey Darren, kau adalah pemilik RS itu kenapa kau perlu melaporkan nya lagi" ucap Theo
"Haha kau ini bicara apa? itu milik ayahku bukan aku oke" jawab Darren
"ya Darren memang sangat aneh Theo, dia selalu bertingkah seolah dia orang yang miskin didepan semua orang, termasuk Elsa" sambung Frey
"huh kalian berdua ini sangat aneh, itu emang milik orang tua ku, kenapa harus mengakuinya " ketus Darren
"Ya ya ya, Darren bukan kah besok pagi akan diadakan rapat pembagian tim untuk mengamankan tempat rawan tahun baru?" tanya Theo
__ADS_1
"ya benar " jawab Darren