
"elsa?, udah lama nunggu? maaf ya jalan macet el" sapa lily menghampiri elsa yang sedang duduk di cafe itu,
namun elsa masih melamun, ia tak menjawab sapaan lily, lily pun bertanya lagi kepada elsa
"hey elsa? kok diem aja sih?" tanya lily
"lelaki itu" jawab elsa, lily semakin bingung dengan sahabatnya itu
"elsa? siapa sih? huh kamu sepertinya mengantuk " tanya lily
elsa mengarahkan pandangan matanya ke mata lily dengan ekspresi marahnya.
"huh lelaki menyebalkan, kenapa dia selalu menambah masalah dihidupku, entah pagi entah siang entah malam, AAAAAHHHHH aku bisa gila" rengek elsa
"em letnan darren?" tanya lily
"kamu mengenalnya ly? aaa pasti kamu tau kenapa dia menjadi orang yang sangat menyebalkan, katakan , aku akan mendengarnya" tanya elsa dan merapatkan kursinya
lily menatap bingung kepada elsa yang begitu penasaran tentang darren
"em ya aku tau" jawab lily santai
"haa benarkah ly? apa orang tuanya seperti dia? apa orang tuanya menyebalkan? em kurasa dia anak pungut? yaa benar kan ly?" oceh elsa
__ADS_1
"hmm apa kamu mempunyai perasaan lebih el?" tanya lily
"haa? apa katamu? perasaan lebih? haha kamu ini bicara apa?" tanya elsa balik sembari menggaruk lehernya yang tak gatal itu.
"aaaa fiks dia cinta pertama mu elsa?" jawab lily
"hahaha kamu ini bicara apa sih ly, haha ngarang aja" ucap elsa
"hmm, aku mencium cium bau yang aneh" jawab elsa sembari menajamkan hidung nya ketubuh elsa
"eeee hentikan ly, apa yang kamu lakukan? kamu mulai terlihat aneh huh " ucap elsa mendorong pelan tubuh lily
" hm kamu sebelumnya tak pernah penasaran kepada seorang lelaki el" ucap lily
"haha sudahlah aku tak akan memberi tau tentang letnan darren " acuh lily dengan niat meledek elsa
"ha? apa? kamu tak mau memberi tau tentangnya?" tanya elsa dengan wajah terkejutnya.
"hm" angguk lily
"huh" ucap elsa
mereka berdua terdiam sejenak, lily membuka obrolannya kembali
__ADS_1
"darren adalah sahabat frey," ucap lily
"haaa? frey cinta pertama mu? frey yang kamu tinggal kan dulu ly ? frey yang..."
"**aaa elsa bukan aku yang meninggalkannya, freyy yang.."
"bukan ly, aaaahhh dunia terlalu sempit**" ucap elsa sembari meletakkan kepalanya dimeja cafe,
"ya benar el" jawab lily
"darren adalah sahabat terbaik frey, frey blg darren adalah pahlawan bagi hidupnya, dia blg tanpa darren dia bukan siapa siapa " sambung lily.
"benarkah?" tanya elsa lirih
"ya benar, orang tua darren sama sama dari kalangan orang tak biasa, darren bisa saja menghasilkan uang hanya dengan bersantai atau rebahan dirumahnya" jawab lily
"maksudnya **ly?"
"orangtua nya tak pernah setuju darren menjadi salah satu prajurit KOPPASUS, mereka selalu meminta darren mengundurkan diri dari pasukannya bhkan orang tua darren bersedia mengabulkan semua yang darren inginkan, namun darren tak pernah menuruti orang tua nya , ia kekeh dengan niatnya, ia selalu berkata tak akan ada yang bisa membuatnya berhenti dari pasukan tersebut keculi saat ajal menjemputnya** " jelas lily
"**hmm? apa semua itu ucapan frey ly?
"ya, frey selalu menceritakan tentang orang disekitarnya kepadaku, ia berfikir aku separuh darinya, jadi ia beranggapan apa pun yang frey ketahui aku juga wajib mengetahuinya** " lanjut lily
__ADS_1