
Darren pun memegang tangan Elsa dan langsung membawa nya kearah pintu rumah tsb
"Darren!!!! lepasin!!!! " bentak Elsa, Elsa terus memukul Darren, namun tenaga Darren lebih kuat dari Elsa
Elsa pun menggigit tangan Darren dengan kuat, hingga mengeluarkan darah
"Elsa? lihat tangan aku berdarah" ucap Darren , namun Darren tak menunjukan wajah marah sedikit pun dengan Elsa, Elsa tak memperdulikan tangan Darren, ia menatap Darren dengan tajam dan langsung melayangkan tangannya ke wajah Darren
plakkkk
suara tamparan yang begitu keras, wajah Darren membekas terkena tamparan Elsa, Darren tetap tak menunjukan wajah marah sedikit pun dengan Elsa, ia terus memegang tangan Elsa dan melanjutkan jalan nya
"Hiks hiks Darren!!! kamu keterlaluan!!! mama ku salah percaya sama kamu!!!" ucap Elsa dengan tangisnya
"jangan menangis " ucap Darren dengan menghapus air mata nya Elsa
"sialan!!!, kamu berbuat jahat dengan ku!! hiks hiks dan kamu masih sok perduli ha?? muka tembok!!!" bentak Elsa dengan menepis kuat tangan Darren
"ayo kita masuk" ucap Darren saat sudah sampai dipintu rumah itu
__ADS_1
"Darren aku tak akan mengampuni mu!!!" bentak Elsa memandang Darren dengan tatapan membunuh nya
"iya kalau kamu bisa keluar dari sini" jawab Darren santai dengan senyum tipisnya, Elsa masih tak habis pikir dengan Darren
"hari ini aku menyesal telah pergi dengan lelaki sialan seperti kamu!!!," bentak Elsa lagi
"saat wajah mu seperti itu, entah kenapa dimata ku kamu terlihat lebih cantik" jawab Darren menatap wajah Elsa
"CIHH!!!" ketus Elsa
Darren menghapus air mata Elsa yang masih tersisa di pipinya, Elsa masih bingung apa yang direncanakan Darren padanya
"huhh anggap saja ini terakhir kali nya aku bersikap romantis padamu" jawab Darren santai
"maksud mu? Agh aku semakin yakin, sepertinya mereka yang ada didalam rumah ini akan hiks hiks menghabisi ku, dan itu semua hanya karena kamu ingin 3 MOBIL mewah dari mereka!!! aku pasrah hiks hiks , aku juga tak mungkin mampu melawan, dengar pesan terakhir ku! aku sangat menyesal hari ini mau pergi dengan lelaki sialan seperti kamu!!!" bentak Elsa lagi
"ya ya, ayo kita masuk" ucap Darren dan langsung membuka pintu rumah itu, saat pintu rumah terbuka, ada yang langsung menyambut mereka berdua
"Selamat datang tuan Darren, selamat datang juga nona Elsa" sambut 2 orang lelaki bertubuh tegap dengan 6 perempuan yang berbaris dibelakang mereka semua
__ADS_1
"Ya" jawab Darren
Elsa langsung menatap Darren yang masih berdiri disamping nya dengan santai, Elsa masih bingung dengan semua kejadian yang ada didepannya
"Darren?" panggil Elsa lirih, Darren menoleh ke Elsa dengan senyum manisnya
"pelayan, kalian masih ingat perintahku?" tanya Darren ke 6 pelayan perempuan dirumah itu
"masih tuan" jawab mereka dengan kompak
"Darren?" panggil Elsa lagi
"hmm aku pergi sebentar, jangan nakal disini , mereka 6 orang kamu akan kalah jika berkelahi dengan mereka" jawab Darren dan mencubit pelan kedua pipi Elsa
Elsa masih terdiam, ia tak tau apa yang harus dilakukan nya selain memanggil nama Darren
"dengar baik baik!! jangan sampai kalian melukai nya sedikit pun!! kalian tau sendiri kan akibatnya jika sampai gadis cantik ku ini kenapa kenapa !!!!" perintah Darren kepada pelayan nya
"baik tuan, kami berjanji akan menjalankan sesuai perintah tuan" jawab pelayan itu
__ADS_1
Darren tersenyum kepada Elsa, dan langsung meninggalkan nya dirumah itu, Elsa memandang ke arah pelayan sekejap dan langsung menoleh ke arah Darren yang sudah memasuki mobilnya itu, Darren memberi kissbye kepada Elsa dan langsung melajukan mobilnya keluar dari pekarangan rumah tsb