
kamar Elsa
bruk Elsa menutup pintu kamarnya dengan sangat keras
ia berdiri di balik pintunya dengan memijat pelan dahinya
"Darrennn!!!, kenapa dia tak bilang padaku bahwa mereka itu orang tuanya, aghh harusnya aku membalas pelukan mamanya, harusnya aku mencium tangan papa dan kakeknya, harusnya aku tampil anggun didepan mereka semua, Darren benar benar keterlaluan " ketus Elsa yang masih kesal terhadap Darren
Elsa pun langsung mandi selesi mandi ia menggunakan baju lengan panjang bewarna merah muda dengan rok selutut berwarna hitam, kaki Elsa yang sangat mulus itu tampak dengan indahnya
Ia memoles tipis wajah cantiknya, rambutnya ia jepit dengan jepit kecil bermotif bunga, sungguh anggun Elsa hari itu, ia pun keluar menemui mama dan anggota keluarga Darren
Saat Darren melihat Elsa menuruni tangga ia dibuat meleleh akan kecantikan Elsa, begitupun dengan orang tua Darren
"cantik " ucap Darren lirih
Elsa berjalan menghampiri mereka dengan tersipu malu karena mereka semua memandang Elsa dengan tatapan yang sangat memuji nya
"Wahh yang tadi memang cantik, tapi kali ini dia lebih terlihat cantik" ucap mama Darren
"Mah lihat deh anak kita dari tadi matanya tak berkedip memandang wanita pujaannya " ledek ayah Darren yang sadari tadi memperhatikan anak nya itu
Darren pun langsung salah tingkah dibuat ayah nya, ia langsung tersipu malu dan menundukkan pandangannya
__ADS_1
Elsa langsung duduk disamping mamanya dengan wajah yang merah merona
"anak mama semakin cantik aja" ucap mama Elsa dengan mencium pipinya Elsa
"mamaaa" rengek Elsa
Darren terus mencuri pandang ke arah Elsa, entah kenapa Darren yang semula nya sangat suka menggoda Elsa, kini ia seperti patung yang sangat gugup melihat Elsa
"daeleon, dangsin-eun geuwa gat-eun yeojaleul eodneun de jeongmal daedanhabnida"
(Darren, kau memang pandai mendapatkan seorang wanita sepertinya) puji kakek Darren
"hal-abeoji"
"hahaha neon jeongmal aleumdaun ai ya, daeleon-i dangsin-eul dachigehandamyeon hal-abeojiege malhae"
(hahaha kau sangat cantik nak, beri tau kakek jika Darren berani menyakitimu) ucap kakek Elsa dengan mengusap lembut rambut Elsa
"e e, ye, gamsahabnida"
(e e iya kek, makasih ) gugup Elsa dengan senyum manis nya, kakek Darren pun ikut tersenyum
"wah ternyata Elsa bisa bahasa korea sayang?" tanya mama Darren yang terkagum kepada Elsa
__ADS_1
"selain cantik tenyata calon menantu kita ini pintar berbahasa korea ma" puji papa Darren
"hehehe" jawab Elsa yang semakin gugup dipuji oleh orang tua Darren
"Elsa ini dari umur 4 tahun sudah pandai 3 bahasa ma Ren, jepang, korea dan inggris" jelas mama Elsa
"wahh sungguh gadis yang sempurna " ucap mama Elsa.
"hehhe makasih tante" jawab Elsa
Darren sadari tadi hanya tersenyum memperhatikan kedua orang tua serta kakeknya yang terlihat sangat menyukai Elsa
Sesekali mata Darren dan Elsa saling bertemu, mereka berdua terlihat seperti seseorang yang baru jatuh cinta lagi
Saat mereka sedang asik mengobrol, jendral john beserta 7 pasukan KOPPASUS nya datang kerumah Elsa
"permisi" ucap Jendral john
"oom" ucap Elsa ia berlari menghampiri jendral john dan langsung memeluknya
"oom sangat bangga padamu nak, kau berhasil melewati masa kritis mu,":ucap jendral john
"maafkan Elsa om, selama ini Elsa sudah terlalu memojokan oom perihal almh papa, Elsa janji gak akan gitu lagi" jawab Elsa, Elsa merasa bersalah kepada oom semata wayang nya itu
__ADS_1