
"ma ini ruangan apa? wahh sangat penuh dengan foto anak kecil, wahh anak kecil ini sangat imut, Elsa yakin jika dia sudah besar nanti pasti sangat tampan dann hmm ini siapa ma?" tanya Elsa dengan memegang foto yang mempelihatkan seorang lelaki berumur 10 th dan anak kecil berumur 3 th
"tentu sayang,, dan ee i itu willy stefan bastian, kakak lelaki Darren " jawab mama Darren sangat lirih
"Darren? jadi dia bukan anak tunggal ma?" tanya Elsa penasaran
"bukan sayang" jawab mama Darren
*flasback
("pergi kau sialan!!!" bentak papa Darren dengan menampar wajah willy
"ya willy akan pergi!!! willy juga gak sudi tinggal sama lelaki tukang ngatur!!!!" bentak willy balik dan langsung meninggalkan papa Darren* )
"hmm sangat mirip dengan Darren, apa anak kecil disebelah nya ini Darren ma?" tanya Elsa penasaran
"tentu sayang" ucap mama Darren
"Hmm Elsa jadi pengen kenal dengan kakak Darren, Elsa yakin dia sangat tau tentang Darren , benar kan ma?" tanya Elsa dengan tawa kecilnya
"e apa kamu sangat ingin mengenal nya?" tanya mama Darren
"ya, sangat dan sangat ma" jawab Elsa
"hmm tapi willy sudah pergi dari rumah sejak umur 17 th sayang" jawab mama Darren dengan mata yang mulai berkaca kaca
__ADS_1
"pergi?" tanya Elsa
"ya willy sebenarnya lelaki yang sangat penurut kepada orang tua, willy juga sangat menyayangi Darren, namun semuanya seketika berubah, saat itu ulang tahunnya, dia membawa seorang wanita dari ****** , berulang kali papa nya meminta willy untuk menjuhi wanita itu, namun willy memilih untuk pergi dengan wanita itu, dia hilang contact, papa Darren sudah meluncurkan seluruh pasukan terbaik untuk mencarinya, namun ia pergi tanpa jejak sedikit pun, Darren juga berjanji akan menemukan kakak tersayang nya itu " jawab mama Darren dengan mata yang mulai meneteskan air matanya
Elsa pun langsung menghampiri mama Darren dan langsung memeluknya
" Ma maafin Elsa ya, mama jangan nangis, Elsa yakin Darren akan menemukan kak willy " ucap Elsa lirih
"hiks hiks iya sayang" ucap mama Darren
Tiba tiba angin kencang masuk ke ruangan itu, dan menghamburkan seluruh foto yang terpajang di dinding
"ma , angin apa ini?" tanya Elsa ketakutan
"ma foto foto nya, semua berjatuhan ma" rengek Elsa
Mama Darren hanya memandang foto tersebut, ia langsung memikirkan Darren yang sedang bertugas
"ya tuhan lindungi Darren dan willy diluar sana" ucap mama Darren pelan
kota *******
Darren dan pasukan nya yang lain sangat berjuang keras untuk menyelesaikan misi itu
"jendral misi selesai, kami berhasil menyelamatkan sandera dengan aman dan telah memusnahkan target " ucap Darren yang langsung tersambung dengan jendral john
__ADS_1
"misi selesai, kalian sudah sangat banyak mengeluarkan tenaga , terimakasih " ucap Darren kepada pasukannya
"Siap Letnan!!!!" jawab mereka dengan kompak
Tiba tiba ada yang mengarahkan pistol ke arah Frey, Darren langsung berdiri dibelakang Frey
doorrrrrrrrrrr
dorrrr
dorrr
dorr
"LETNANNNNNNN!!!!!" Teriak seluruh pasukan nya dan langsung menembak target yang berhasil meloloskan diri
"Darren!!! Darrenn!!!!" teriak Frey danTheo dengan mata berkaca kaca melihat Darren tertembak, Darren hanya tersenyum melihat sahabatnya , dan langsung memejamkan matanya
"Darrennnnnnnnnnnnnnmnnn!!!!!" teriak Theo
"bangun kau bangunnnnn!!!!!!!" teriak Frey yang mulai meneteskan air matanya
"apa yang kau lakukan bodoh!!! harusnya hiks hiks harusnya aku yang tertembak, kau ini bodoh Darren, aku benci kau Darrenn!! bangun bangun!!!" bentak Frey lagi
"kapten mobil sudah datang " ucap salah satu pasukannya, Darren langsung dilarikan dirumah sakit dimana lily berada
__ADS_1