
"tapi,, biarpun Darren membentakku semalam, itu semua bukan kesalahannya, aku begitu egois, hmm"
"**apa aku harus meminta maaf dengannya"
"hahaa jangan jangan,, Darren pasti akan merendahkan ku jika aku meminta maaf padanya "
"apa aku terima saja permohonan maaf nya"
"Aghhhhh,, tapi bagai mana caraku mengatakan nya, huhhhh**" kesal Elsa karena bingung apa yang harus ia katakan jika bertemu Darren
"hmm lebih baik aku WA saja, ini ide bagus" ucap Elsa dengan mengambil ponselnya dan langsung membuka wa
saat membuka wa , yang Elsa lihat pertama kali adalah wa dari letnan nya, dengan cepat Elsa membuka chat tersebut, dan betapa terkejut nya Elsa saat membaca pesan dari Darren
("pagi gadis cantik, jangan lupa mandi dan juga sarapan, letnan mu tak bisa menemani mu untuk beberapa hari kedepan, jangan marah lagi ya sayang, , missyou♡" )
"apa ini? Darren pergi kemana? kenapa baru memberi tau seperti ini, kenapa tidak semalam saja dia mengatakan nya" ucap Elsa dengan suara putus asa nya
"apa dia bosan dengan ku? apa dia ingin mencari wanita yang lebih cantik dariku " ucap Elsa lagi
"tapi kata mamanya,, Darren bukan lelaki seperti itu," sambung Elsa
__ADS_1
"lalu dia pergi kemana?" ucap Elsa, tiba tiba elsa teringat oom nya
"apa Darren pergi karna om jhon? om john memberi tugas untuk Darren, kalau ini benar lihat saja huh!" ketus Elsa dan langsung bersiap untuk pergike markas KOPPASUS,
markas KOPPASUS
mobil Elsa sampai di markas koppasus, ia langsung berjalan menuju ruangan oom nya, tak sedikit prajurit di markas itu yang tak berkedip saat memandang Elsa
dengan pakaian dress bawah lutut warna maaroon, rambut pendek terurai rapi, dan higheel yang membuat Elsa semakin tampak berkharisma pagi itu
Elsa berjalan dengan sangat anggun, tak lama ia sampai diruangan oom nya,
"eh keponakan oom" jawab jendral John dan langsung memeluk keponakan tersayang nya itu
"duduk sayang" ucap om john
Elsa pun duduk di kursi yang telah disediakan di ruangan itu
"om, oom pasti...." ucap Elsa terpotong
"iya, Darren pergi karena tugas dari oom" jawab jendral john
__ADS_1
"tapi om, Darren kan masih.." ucap Elsa terpotong lagi
"eghm,, jadi Darren yang mengatakan kepada oom bahwa dia sudah sembuh total " jawab jendral John
"om Darren ber.." ucap Elsa terpotong lagi oleh om nya
"hmm ini kalung dari Darren, maafkan oom , karena oom memberikan tugas ini bukan tanpa sebab, oom hanya menjalankan perintah, jagalah kesehatan mu, jangan dekat dekat dengan prajurit disini, Darren akan sangat marah jika mengetahuinya " ucap Jendral John dengan memberikan kalung yang Darren berikan kepadanya
Saat memegang kalung nya mata Elsa kembali berkaca kaca, Elsa memang lah gadis yang sangat mudah mudah menangis,, tak heran jika dia sangat membutuhkan orang seperti Darren untuk tempat nya bersandar
"Darren pasti akan baik baik saja, oom akan membunuh nya jika ia sampai kenapa napa" ucap Jendral John diikuti senyum tipis di bibirnya,
"apa oom bisa menjaminnya?" tanya Elsa dengan tatapan sendunya
"apa oom peramal? apa oom indigo? atau apapun itu yang bisa menjamin keselamatan Darren?" ucap Elsa dan mulai meneteskan air matanya
"hiks hiks, jika Darren kenapa napa apa oom masih bisa membunuh nya? bahkan untuk bertemu mungkin hiks hiks tak bisa om" tangis Elsa yang merasa bersalah kepada Darren
"**bahkan Darren dan Elsa masih tak baik, dan oom memerintahkan Darren untuk pergi ke tempat yang oom tak tau bagaimana Darren disana, dia bisa ditembak, dia bisa.. hiks hiks"
"Elsa benci om**!!" ucap Elsa dan keluar dari ruangan oom nya
__ADS_1