Letnan KOPPASUS TNI AD Tampan Dan Guru Cantik

Letnan KOPPASUS TNI AD Tampan Dan Guru Cantik
bab 44


__ADS_3

"bik, bik Elaa " panggil Elsa di dapur


"Ee iya non? maaf bibi habis matiin air, ada yang bisa bibi bantu non?" tanya bi Ela


"mama belum pulang bi?" tanya Elsa


"oh iya non, hampir bibi lupa, nyonya ada lembur meeting penting non" jelas bi Ela


"hm ya udah bi, masakin masakan kesukaan lily ya bi, masih inget kan?" tanya Elsa


"lily? yang 5 th lalu nginep sini, terus sampe di cariin orang tua nya itu ya non hehehe?" tanya bi Ela


"huh bibi kalau masalah kek gituan aja gak lupa " ketus Elsa


"hehehe maaf non, ya udah bibi masak dulu " ucap bi Ela


"iya bi" jawab Elsa


Elsa kembali ke kamar nya, ia teringat kardus yang diberi oleh Darren


"ya ampun, bodoh sekali aku ini, bukanya membuka kardus yang diberi oleh Darren malah kardus nya disimpan dilemari" oceh Elsa dan langsung mengambil kardus nya


"Wahh gambar guru yang cantik" ucap nya sembari membuka kardus tsb

__ADS_1


Saat Elsa membuka nya, betapa terkejut nya ia mendapati foto dirinya sedang memasang wajah manyun


"Hiks hiks, Darrenn, ini semua? hiks hiks, bonee ka pasukan KOPPASUS, hiks hiks, kalung, dress , higheels, jepit rambut, apa ini Darren?" ucap Elsa yang masih menangis melihat pemberian Darren,


ia mendapati surat yang terselip di kardus itu, ia langsung membuka surat nya,


"hai gadis cantik


selamat tahun baru ya ,


maaf mungkin aku tak bisa menemani mu,


tapi aku senang bisa menemui mu walau hanya sekejap saja, semua barang ini anggap saja menebus maaf ku, mungkin ini tak seberapa, tapi kamu harus percaya kalau kamu mengenakannya kamu pasti akan terlihat lebih cantik, dan jas nya, tak perlu kamu kembalikan simpan saja, sebagai teman mu


Elsa semakin pecah tangis nya, ia sudah salah kaprah bersikap seolah tak mencintai Darren,


"Darren, hiks hiks aku rindu kamu, hiks hiks" tangis Elsa dengan terus memeluk jas Darren yang sebenar nya tak pernah ia cuci, Elsa suka mencium bau parfum Darren


"Elsa????" teriak lily yang langsung membuka pintu kamar Elsa dengan semangat nya


"Elsa? kamu kenapa nangis? aku telat ya? maafin aku Elsa, jangan nangis gitu dong , nanti aku ikutan nangis " ucap lily yang langsung memeluk Elsa


Lily memperhatikan semua barang yang ada didepan Elsa, Elsa masih menangis menciumi jas Darren,

__ADS_1


"Kardus ini dari siapa El?" tanya lily


"Hiks hiks Darren ly" jawab Elsa lirih


"Darren? kardusnya hampir sama dengan apa yang ku dapat di malam tahun baru, bedanya ini lumayan besar, hemm apa jangan jangan yang mengirim ituuuu" ucap Lily


"Frey " jawab Elsa


"haaa? ya ampun semoga itu benar El, aghh seharus nya aku tak memakan roti itu" oceh lily


Elsa masih tak menggubris lily, ia masih memeluk jas Darren dengan sangat erat


"em El, maafin aku ya, emm kamu kenapa El? apa Darren melukaimu?" tanya lily


"Hiks hiks, aku menyakiti Darren ly, aku menyakitinya hiks hiks " jawab Elsa


"apa yang kamu lakukan El? kamu ? kamu gak papa kan El??" tanya lily khawatir melihat sahabat tersayang nya itu mata nya sangat sembab


"ini salah ku ly, harusnya aku menerima nya, pasti ia gak pergi ke busan, hiks hiks" jawab Elsa


"Hemm, tenang lah, aku semakin tak fokus jika melihat mu menangis, sebaiknya kita makan aku lapar hehehe" ucap lily berniat membuat Elsa berhenti menangis


"hiks hiks lily, lily ihh hahaha " tangis Elsa berlanjut ke tawa nya yang terbahak bahak

__ADS_1


mereka berdua langsung menuju meja makan, dan makan bersama sama dengan tawa yang terpapar diwajah kedua sahabat tsb


__ADS_2