
Isi dari surat darren adalah,
"pagi gadis ceroboh,
mandi lah, letnan akan mengajak mu keluar
ingat tidak ada penolakkan ini perintah seorang pasukan KOPPASUS, segeralah aku menunggumu"
"huh aku akan keluar dengan lelaki aneh itu? haha mana mungkin " ketus Elsa, padahal dari dalam hatinya ia sangat senang Darren datang kerumah nya
tak lama hp Elsa berbunyi notifikasi pesan via Wa, ternyata mamanya lah yang chat Elsa,
Elsa langsung membuka chat dari mama tersayang nya itu
"nak, calon menantu mama akan menjemput mu, dandanlah dengan cantik, semoga kencan weekend mu menyenangkan ya, terimakasih sayang"
"hahaha ada apa dengan mama? calon menantu? sungguh aneh huh" ucap Elsa dengan tatapan tak percaya nya
__ADS_1
Elsa membuka pintunya perlahan, dan keluar untuk memastikan siapa yang menulis surat ini, saat ia melihat ke arah ruang tamu ia mendapati Darren yang sedang asik mengobrol dengan bi Ela,
Wajah Elsa seketika merah Merona melihat siapa yang datang menjemputnya, ia meloncat loncat masuk kekamarnya seperti anak TK yang baru pulang sekolah,
wajahnya tersenyum amat manis, saat ia asik melompat ia menabrak pintu kamar mandinya
"aw, ih hey pintu kenapa kau menabrakku ha? hm sekarang kau masih ku ampuni, tapi ingat besok besok aku tak kan mengampuni mu lagi oke, aku tau kalau aku melapor ke letnan ku kau pasti akan habis ditembak olehnya " ucap Elsa kepada pintu kamar mandinya
"Hmm kenapa aku bisa seperti ini? haha sepertinya aku sudah gila" ucap Elsa yang masih kegirangan itu, ia mandi sangat cepat, dan langsung masuk kekamarnya
Elsa memilih menggunakan dress selutut berwarna marron, rambut pendeknya terurai rapi dan ditambah aksesoris jepit berbentuk bunga kecil diponinya,
Simple , namun jika Elsa yang menggunakannya sesimple apapun itu semua akan terlihat istimewa,
"huh lelaki aneh itu pasti sudah menunggu ku, hm tanganku kenapa bergetar begini, aaa aku akan sangat malu jika dia mengetahui ku seperti ini" oceh Elsa
"aku harus ke bawah, aku akan tunjukan bahwa seorang Elsa adalah perempuan yang sangat sulit untuk didekati " sambung Elsa dan langsung bergegas menuju ruang tamu
__ADS_1
Saat ia sampai diruang tamu Darren dan bi Ela sangat terpana akan kecantikan Elsa, Darren terus memandang Elsa tanpa mengedipkan matanya,
Bi ela memperhatikan Darren dan Elsa dengan tawa kecilnya, Elsa saat itu juga sangat terpana dengan Darren yang terlihat tampan menggunakan jas berwarna hitam,
"loh kok nak Darren dan Non Elsa malah saling pandang begini? hayo kalian pasti sudah saling merindukan ya?" goda bi Ela , mereka berdua pun tertunduk malu
Darren langsung menghampiri Elsa, dan membisikan pujian kepada Elsa
"kamu sangat cantik " bisik Darren,
Elsa membelalakan matanya, Elsa yang salting itu langsung mengajak Darren keluar.
"huh kamu ini bicara apa? ayo cepat keluar sebelum aku berubah pikiran " ketus Elsa
"haha ternyata Elsa sudah tak sabar ingin berjalan dengan seorang letnan, benarkan bi Ela?" tanya Darren
Bi ela terus tersenyum melihat tingkah mereka berdua,
__ADS_1
"kamu ini!" bentak Elsa, Elsa langsung berjalan meninggalkan Darren, ia sangat malu jika terus digoda oleh Darren.
Darren masih tersenyum geram melihat Elsa, Darren berpamitan dengan bi Ela dan mengikuti Elsa yang masuk ke mobil terlebih dahulu