Li Ruirui

Li Ruirui
chapter 11


__ADS_3

Kembali kerumah hari telah sore li Ruirui dan anak-anak duduk di bawah pohon memakan buah anggur πŸ‡


" ibu " panggil meng Hu


" iya sayang "


" aku tidak ingin kembali kerumah wanita itu dia jahat " lirihnya


" ibu mengerti " mengelus kepalanya dengan lembut


Menikmati sore yang indah bersama kedua anak itu sangat puas , bahkan jika ayahnya datang memohon untuk mengajaknya pulang dia tidak mau dia ingin tinggal dengan ibu nya ibu li Ruirui..


Melihat matahari tenggelam li Ruirui rasanya ingin memotretnya.


Menghela nafas karena ini merupakan desa jadi dia agak tidak berani membeli barang-barang elektronik .


Bangkit dari duduknya li Ruirui pergi kedapur menyiapkan makan malam. Membuat daging panggang dan kue piee untuk anak-anak itu mereka butuh asupan melihat tubuh yang kurus itu li Ruirui cukup tertekan.


Meletakkan hidangan di meja li Ruirui pergi memanggil kedua anak itu.


" ibu apa yang ibu masak "


" daging panggang dan kue piee "


" ibu kue piee itu apa " Miao Jiang penasaran


" kamu bisa mencicipi nya " li Ruirui meletakkan kue piee didepan mereka


Mencium bau harum mereka cukup serakah


" ibu kau sangat luar biasa " meng hu memberikan jempol


" ya ibu ini sangat enak "


" makan lah yang banyak ibu buat banyak "


Terkekeh geli li Ruirui melanjutkan makan .


Makan dengan lahap mereka bersandar di kursi dengan puas


Li Ruirui membereskan bekas makan mereka dibantu meng Hu dan Miao Jiang


Berjalan sebentar mencerna makanan


Kembali ke kamar anak-anak li Ruirui mengajak main papan Blok


Miao Jiang berkali-kali menjatuhkan blok membuat meng Hu terus mengolok-oloknya.


" ibu liat kakak " rengek Miao Jiang


" meng Hu "


" hehehe maaf ibu " tertawa keras


Miao Jiang mengembangkan pipi dengan kesal.


Li Ruirui terkekeh geli.


" ayo tidur ibu akan ceritakan dogeng "


Mereka mengangguk patuh memasukan blok ke lemari mereka langsung naik ke ranjang .


Li Ruirui menyelimuti mereka duduk di sisi ranjang menceritakan kisah coco.


Dalam sekejap li Ruirui mendengar suara napas teratur..

__ADS_1


" selamat malam sayang " mencium kening mereka.


Berjalan keluar li Ruirui mendengar suara wanita saling berbisik


Li Ruirui berjalan ke belakang rumah mendekati sumber suara dia melihat ziyu sedang bersama seseorang pria.


Li Ruirui sontak bersembunyi di dinding yang gelap mendengarkan dengan seksama


" ziyu aku mencintai mu bukan sera "


" aku tau tapi dia adalah teman ku "


" ziyu aku tidak peduli aku hanya mencintai mu "


" hou "


" ziyu "


Mereka Berciuman dengan mesra


Li Ruirui menyeringai dibalik kegelapan dengan waspada li Ruirui pergi dari sana


' ternyata wanita itu mempunyai pijakan pantes saja di buku dia tetap putih itu karena dia berteman dengan sera ' pikirnya


* sera adalah seorang pemuda pelajar wanita yang juga datang dari kota ke desa itu karena terpaksa karena hanya dia anak di keluarga itu, orangtua merasa kasihan dan selalu mengirimkan dia makanan dan uang untuknya bisa dibilang hidupnya cukup beruntung mendapatkan subsidi dari orangtuanya


" wanita itu sungguh lotus putih " gimana li Ruirui merasa kasihan dengan sera karena dimanfaatkan ziyu


Li Ruirui bertekad akan berbicara dengan sera besok, menurutnya sera adalah orang yang maksud akal dia pasti akan mencari kebenarannya.


Kembali kekamar li Ruirui tidur di ranjang


' aku berharap protagonis cepat Datang ' batin li Ruirui tidak sabar


Dalam hitungan detik li Ruirui segera tertidur dengan nyenyak.


" ayo bangun sayang "


meng Hu bangun dengan patuh membangunkan Miao Jiang


" ibu " panggilnya mengucek mata


" tidur lah sedikit lebih lama jika masih ngantuk "


Miao Jiang langsung bangun sepenuhnya


" tidak aku bangun ibu " menguap bangun mandi


Li Ruirui tersenyum mengambil baju dilemari melirik baju-baju itu li Ruirui merasa itu kurang banyak dia bertekad akan mengajak anak-anak ke store nanti.


Meletakkan baju yang dia siapkan di ranjang li Ruirui keluar menyiram tanaman dikebun. Melihat kedua anak itu keluar li Ruirui selesai menyiram tanaman


Makan dengan cuaca bagus mereka tampak sangat nikmat mencicip makanan li Ruirui


" ibu makanan ibu semuanya enak " menepuk perutnya


Li Ruirui tersenyum


" saat pulang kita akan pergi ke kota ya " li Ruirui membereskan piring


Mata mereka langsung berbinar-binar


" benarkah ibu "


Li Ruirui mengangguk membenarkan

__ADS_1


Dia memiliki uang dan tidak takut menghabiskan hanya untuk membeli keperluan mereka..


Mereka semakin ceri setiap harinya li Ruirui tampak rileks .


Berangkat bersama ke sekolah li Ruirui banyak di kerumunin oleh bibi serta anak-anak yang pergi ke ladang dan ke sekolah


Untung nya li Ruirui selalu membawa beberapa permen dan toffel di tasnya


Memberikan kepada anak-anak itu mereka tersenyum menunjukkan giginya.


Sampai disekolah li Ruirui mengantarkan kedua anak itu ke kelas setelah mencium li Ruirui mereka langsung masuk ke kelas..


Melihat mereka berbicara dengan temen-temen li Ruirui langsung pergi ke kelasnya


Mengajar seperti biasa anak-anak cukup antusias bahkan saat sesi tanya jawab mereka akan langsung berebutan menjawab .


Bahkan anak kelas lain sangat ingin diajar oleh li Ruirui


Tentu saja murid-murid li Ruirui sangat suka rasanya saat mereka dipandang iri oleh yang lain


Mereka cukup bangga akan hal itu.


Menceritakan dogeng saat pelajaran berakhir li Ruirui langsung keluar saat bell pertama berbunyi


Li Ruirui berjalan ke pertenakan kalau tidak salah sera di tempatkan disana karena hubungan ayahnya mengatur akan anaknya tidak melakukan pekerjaan berat..


Melihat sera sedang duduk di bawah pohon li Ruirui menatap lama sebelum menghampirinya menurutnya sera sangat cantik dia memiliki aura anggun dan damai di sekitarnya. Sayang sekali dia memiliki benda yang menjijikan


" kamerand sera " panggil li Ruirui


" iya kamerand Ruirui "


" bisa kita bicara sebentar "


" boleh saja " ramahnya


Li Ruirui mengangguk mengajaknya ketempat yang lebih sendikit orang.


Li Ruirui tidak terburu-buru menceritakan semuanya


" kamerand sera pertama saya tidak bermaksud menghancurkan teman kalian dan saya hanya mengatakan ini karena ada berhak tau " jelas li Ruirui tidak mau ada salah paham


Sera menatap dengan wajah rumit tapi dia tetap mengangguk


Li Ruirui menghelas nafas dan menceritakan apa yang dia liat dan dengar.


" apa tidak mungkin " sera tidak percaya dengan yang dia dengar


" aku tau kau tidak akan percaya tapi kau bisa mencari tau sendiri kebenarannya " li Ruirui menepuk bahu sera dan bergegas pergi dia tidak mau ziyu mendapat apa yang di inginkan membuat orang menjadi boneka ditangannya


Setelah li Ruirui pergi sera terdia cukup lama menyerap semua informasi itu dia awalnya tidak percaya tapi melihat tingkah kedua orang itu akhir-akhir ini dia cukup ragu. Jika benar mereka menghianatinya mereka akan mendapatkan akibat dari dia lah mereka dapat makan enak dan tidak takut membeli apapun .


Sera bertekad akan menyelidiki hal ini .


Disisi lain li Ruirui tidak ada beban lagi saat mengatakan itu..


Kembali kesekolah li Ruirui masuk ke ruang guru melihat hanya 2 guru li Ruirui menyapa , berbagi makanan yang dibuat dan mengobrol bersama guru-guru semakin senang memandang li Ruirui.


Siapa yang tidak tau li Ruirui pemuda pelajar yang datang ke desa, mengangkat anak keluarga yu menjaga, merawat dan membesarkannya semua dapat melihatnya, bahkan wanita didesa dapat menghasilkan 6 sen dari menjual katak jika orang lain dia tidak akan memberitahu orang tentang menghasilkan uang.


Mereka memberikan masuk kepada li Ruirui tentang bagaimana cara merawat anak serta membagikan pengalaman mereka


Li Ruirui menyimak dengan hati-hati dan poin-poin penting dia ingat di hatinya. Bell berbunyi waktu pulang li Ruirui bangkit berterimakasih membereskan barang-barang dan pergi menjemput anak-anak


" liat guru Ruirui masih muda tidak takut membesarkan anak orang " kesan guru terhadap li Ruirui semakin bagus

__ADS_1


Cantik, pinter, baik, pekerja keras ,masakan enak + ibu yang baik ' pikir mereka tentang li Ruirui


Coba mereka punya anak laki-laki pasti dia langsung menikahkannya dengan li Ruirui.


__ADS_2