Li Ruirui

Li Ruirui
chapter 25


__ADS_3

Membuka mata li Ruirui melihat ke kesegala arah


" Ruirui sayanga apa kau baik-baik saja " ayah Chang menatap dengan khawatir yang tidak pernah li Ruirui rasakan dari ayahnya yang diera modern


Mata li Ruirui berkaca-kaca


" apa kau ayah ku " suara serak li Ruirui bertanya


Ayah Chang menatap lembut mengangguk


Hiks hiks hiks


Entah kenapa mata li Ruirui mengeluarkan air mata


Ayah Chang mengusap air mata li Ruirui


" maaf kan ayah karena tidak menemukan mu lebih awal " nada penuh dengan permintaan maaf


Menggelengkan kepala


" aku sama sekali tidak marah " li Ruirui jujur dari dalam hati yang paling datang .


Ayah Chang melepaskan hati lega


Memeluk li Ruirui


Pria dingin tiba-tiba menagis memeluk li Ruirui


Hiss


Ayah Chang langsung melepaskan pelukan


" apakah ada yang sakit " tanyanya khawatir


Li Ruirui mengeleng melihat expresi lucu ayahnya yang menempatkan dirinya seperti keramik yang mudah pecah.


Entah harus menagis atau senang


Li Ruirui terkekeh lucu


Ayah Chang terpana melihat senyuman putrinya


" apakah ada yang lucu "


Li Ruirui mengangguk


" wajah ayah lucu " li Ruirui tersenyum memperlihatkan gigi yang rapi


Detak detak detak


Jantung ayah Chang berdetak


" ayah ? "


Li Ruirui memiringkan kepala kesamping


" apakah tidak boleh " tanya li Ruirui


Ayah Chang langsung berkata " tentu saja boleh "


Li Ruirui tersenyum lebar


Disaat li Ruirui sedang senang di tempat lain di gubuk seorang wanita dan pria sedang marah satu sama lain


" sial kenapa di beruntung sekali " wanita itu yang tidak lain ziyu.


Pria itu mengeretakan gigi " kita harus mencari cara lain "


Kedua orang itu tidak tau rencananya sudah diselidiki yu jie


Hou maju kedepan ziyu mencengkram wajahnya


"Lepas "


Hou menatap tajam


" bukan kah aku sudah menyuruh mu untuk melakukan tanpa harus menampakan diri "


Ziyu kesakitan


" aku salah lepaskan "


Membuang muka ziyu dengan kasar membuat ziyu terjatuh ke tanah

__ADS_1


Hou menghela nafas dengan kasar melirik wanita ****** di depannya dengan kesal


Tapi mata terpaku dengan tubuh ziyu yang lumayan menarik


Ziyu yang terjatuh kesakitan menatap jengkel ke arah pemuda di depannya.


"Sial kau pria menjijikan yang pernah aku liat " ziyu mengumpat


Hou kesal menampar wajah ziyu


Meninggalkan bekas tangan di wajah cantiknya


Plak


Ziyu tertegun setelah menerima tamparan itu


Tangisnya pecah seketika


Menatap benci ke arah pria itu tapi tidak melebihi terhadap li Ruirui.


Jengkel, kesal, marah, benci, semua menjadi satu membuat niat ziyu untuk menghancurkan li Ruirui semakin kuat.


Sedangkan orang yang mereka coba jebak saat ini sedang dirawat oleh semua orang bahkan kedua anaknya tidak mau meninggalkan li Ruirui walaupun sebentar saja .


Li Ruirui terkekeh lucu


" kalian berdua turun lah biarkan li Ruirui istirahat "


Kedua itu saling memandang menjawab dengan serempak " tidak "


" kalian " yu jie merasakan sakit kepala


Memeletkan lidah


Kedua anak itu mengejek yu jie


" apakah aku ayah mereka " nada yu jie prustasi memijat pelipis


" tentu saja bukan , kami anak ibu " kedua anak itu serempak mengabaikan yu jie


Chang tertawa terbahak-bahak


" liat lah mereka lebih suka dengan adik ku dari pada bersama orang dingin seperti mu " Chang merasakan kesempatan emas mengejek yu jie


Melihat itu Chang sembunyi di belakang kakaknya memeletkan lidah seperti anak-anak itu


" bocah bau diam lah " kakek Chang baru saja datang di ekori pelayan yang membawa makanana.


Li Ruirui menatap ke arah kakek Chang tersenyum lembut


Kakek Chang langsung merubah wajah menjadi lembut saat menatap li Ruirui


" sayang apakah ada yang sakit "


Li Ruirui mengeleng tersenyum


Kakek Chang mengelus ke li Ruirui dengan penuh kasih sayang


"Kakek membawakan makanan makanan " ucapnya melirik pelayan itu


Pelayan itu mengangguk meletakkan makanan di meja


" kakek tidak " rengek li Ruirui seperti anak kecil saat melihat makanan yang sangat banyak ditata di meja


Kakek Chang terkikik " Rui harus makan biar cepat sembuh " bujuknya seperti membujuk anak kecil


" kakek aku bukan anak kecil lagi "


Li Ruirui menggembungkan pipi tidak suka di anggap anak kecil Mentang-mentang dia pendek


Semua orang terkekeh melihat li Ruirui ngambek


Bahkan Chang dan kakaknya tertawa melihat adik perempuan satu-satunya sangat lucu .


Kedua anak itu Mencolek-colek pipi li Ruirui


"Ibu kau sangat lucu " kedua anak itu tertawa


Ketiga pria yang terdiri kakak Chang, Chang, dan yu jie merasa iri di saat yang bersamaan dengan kedua anak itu ingin mengantikan kedua anak itu.


Ayah Chang terkekeh tapi melihat bahwa kedua anak itu memanggil anaknya dengan sebutan ibu dia tidak masalah jika li Ruirui berjodoh dengan yu jie dia akan setuju karena akan mudah untuk mengancamnya jika dia mencoba menyakiti anak perempuannya.


Li Ruirui tidak tau dengan pikiran keluarganya yang terlalu jauh berfikir .

__ADS_1


Keadaan li Ruirui semakin bahagia berbeda dengan keadaan mantan istri yu jie


Yang telah menikah kembali dengan direktur pabrik kecil dan menjadi ibu tiri dari anak-anak direktur itu.


" ah sakit ah " teriak wanita itu kesakitan


Pria tua yang memukul wanita itu adalah suami barunya dia akan memukul menantunya saat istri tidak mau melayaninya


Mengeram marah pria itu membawa wanita itu ke kamar


Tak beberapa jam wanita itu keluar dengan wajah lembam, penuh memar di sekujur tubuhnya berjalan dengan sepoyong


Pergi kamar kecil wanita itu menagis menatap ke langit


Hiks hiks hiks hiks


" kenapa ini terjadi pada ku " tersedu-sedu


Memikirkan kembali saat dia menikah dengan yu jie walaupun tidak ada kata cinta setidaknya dia tidak pernah dipukul dan tetap memiliki pemasukan setidaknya 10 yuan tapi sekarang hanya 3 yuan


Menghela nafas gundah


Dia merasa telah salah mendengarkan ibunya


Ibunya selalu bilang bahwa dia harus menyanjung ibu mertuanya dan mengambil haknya sebagai istri serta harus mengambil semua milik suaminya


Tapi sekarang lihat lah dia tidak memiliki rasa hormat dari anak-anak nya atau anak tirinya bahkan suami hanya membuatnya menjadi boneka


Tak sekedar itu dia menjadi bahan hinaan dari semua orang


Merasakan kehidupan yang tidak adil dia menagis terisak isak tanpa suara tidak ingin suaminya bangun dan memukulnya lagi .


Di rumah besar gadis muda melemparkan semua barangnya ke lantai


" ah sial "


Dadanya naik turun marah


" hexi sayang tenang lah "


Gadis itu menoleh ke ibunya menagis


" ibu bagaimana wanita itu bisa menjadi anak dari ayah " menagis tidak Terima


Wanita yang merupakan ibu hexi juga tidak suka dengan rencananya yang hancur dan takut akan ketauan bahwa dia lah yang telah membuang anak itu ke rumah orang lain dan membayarnya setiap tahun untuk merawat anak itu


" sayang ayah mu pasti akan tetap mencintai diri mu " mengelus kepala anaknya


Gadis itu menghempas tangan ibunya


" ibu ayah tidak akan mencintai ku bahkan tempat ku akan dengan mudah di geser wanita ****** itu "


Ibu hexi langsung menutup mulut anaknya


" sutt jangan keras-keras kalau di dengar orang gimana "


" tapi ibu "


" diam lah ibu akan memikirkan ide tapi untuk saat ini berusahalah merebut hati ayah mu " jelas wanita itu


Hexi mengangguk


" anak pintar "


Melihat hexi sudah tenang wanita itu keluar kembali ke kamarnya


" bagaimana cara untuk menghancurkannya " wanita itu bolak-balik memikirkan ide


Sampai akhirnya sebuah ide muncul


" apakah ada seorang pria yang ingin menerima wanita jelek " gumannya tertawa jahat


Di ranjang rumah sakit


Hacim hacim


Li Ruirui berisin " apakah ada yang membicarakan diri ku "


Li Ruirui tidur sambil memeluk kedua anaknya membiarkan yu jie menatap matanya dengan sedih


Sebenarnya bukan mengabaikan tapi lebih ke malu untuk menatapnya.


Tentu saja kakek Chang melihat keanehan keduanya tapi hanya tersenyum aja biarkan berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan.

__ADS_1


__ADS_2