
Li Ruirui diam di rumah sakit selama 2 hari awalnya cuma 1 hari aja tapi apalah dayanya saat semua orang memaksanya untuk di periksa bahkan dokter yang menangani li Ruirui merasa frustasi.
' coba kalau bukan atasan sudah ku cekik juga ' batin dokter itu kesal tapi cepat tenang saat melihat li Ruirui menatapnya minta maaf
Menghela nafas
Dokter itu tersenyum memberikan vitamin langsung pergi dari sana
Jika lebih lama dia merasa sesak seperti dipenjara
Semua orang merawatnya seperti orang sakit
" ayah / kakek / kakak / yu jie / miao / meng aku tidak sakit " rengek li Ruirui kesal
"Tidak kamu sakit istirahat " tingal Chang
Li Ruirui mengembungkan pipi " hm " membuang muka
Pelayan wanita yang dibawa kakek Chang tertawa di belakang melihat tingkah mereka.
Hingga malam hari li Ruirui di buat jengkel karena tidak boleh bangun dari ranjang, dia bosen.
Keesokan harinya li Ruirui bangun lebih pagi dari yang melihat semua masih tidur li Ruirui bersorak bangkit keluar dari ranjang dengan diam-diam
Dia berjalan sampai ke taman dia melihat beberapa bibi sedang mengobrol dengan riang
" pagi " sapa li Ruirui
Kelima bibi itu menoleh melihat li Ruirui dengan tersenyum
" apa kau gadis yang pingsan dibawa keluarga kemarin " tanyanya tiba-tiba
Li Ruirui terkejut bingung bagaimana wanita itu tau
Wanita tua itu yang melihat raut wajah bingung li Ruirui
Terkekeh " jangan terkejut siapa yang tidak tau ayah mu langsung memerintah semua dokter untuk memeriksa mu "
" benar sekali aku sempat kaget "
" heheh ayah mu sungguh menyanyangimu "
Kelima wanita itu berkata membuat wajah malu li Ruirui semakin malu
" li Ruirui " teriak seseorang dari belakang li Ruirui
Membuat semua orang menoleh terkejut
Mereka langsung bergegas ke arah li Ruirui
" li Ruirui kenapa kau keluar " ayah Chang
" apakah kau tidak pusing " yu jie
" ayo ke kamar " kakak Chang
" mau aku belikan makanan " Chang
" ibu apakah masih sakit " mereka serempak
Li Ruirui yang mendapat pertanyaan bertubi-tubi merasakan malu dilihat oleh semua orang
Melihat li Ruirui tidak menjawab ayah Chang langsung menggendong li Ruirui
" panggil dokter sepertinya li Ruirui masih sakit " perintah ayah Chang
Li Ruirui kaget sontak merangkul ayah Chang
" ayah " ucap li Ruirui di bawa lari ke kamar
Li Ruirui semakin memerah malu melihat tatapan para pasien dan keluarga pasien yang terkekeh
Sampai di kamar Li Ruirui memerah malu dan merengek pada kakek Chang
Kakek Chang tertawa Bahagia melihat cucu perempuan satu-satunya
" nanti kakek akan memarahi mereka "
Li Ruirui mengangguk bahagia seperti anak kecil
Sudut Bibir ayah chang melengkung seperti bulan sabit merasa senang sama sekali tidak marah.
Suasana hangat menyinar hati semua orang.
Tidak tau akan ada masalah yang terjadi membuat mereka jengkel dan geran.
Hari menjelang malam
Saat li ruirui tidur Yu jie pergi mencari bukti pelanggaran hou dan ziyu,dia butuh bukti untuk memperkuat argumennya
" komandan " panggil laki-laki seperjuangan yu jie
" apa kau menemukan sesuatu "
" ya komandan " menyerahkan berkas
Memeriksa berkas itu yu jie menyeringai menyeramkan
Tentara muda itu menelan ludah dengan gemeteran
' seperti akan ada yang membuat komandan marah '
Didesa ziyu sudah memulai rencananya dengan menyebarkan desas-desus tentang li ruirui yang bermain dengan pria di kota.
Desas-desus itu dalam sekejap menyebar seperti virus yang mematikan
Walapun ada yang tidak mempercayainya ada juga yang percaya
Bahkan ibu tiri li ruirui sudah mulai bergerak mencari tau asal li ruirui bagaimana latar belakangnya dan apa yang di lakukan belakang ini.
Dibandingkan ziyu, ibu tiri li ruirui lebih berpengalaman dalam melakukan trik .
" ibu apa yang harus kita lakukan sekarang " melirik berkas li ruirui
" dia pernah tinggal di desa jadi pasti tidak tau tentang fashion atau apapun tentang kalangan atas " cibir nya
__ADS_1
Hexi melihat ibunya
" sayang liatlah kau akan mendapatkan semuanya " tersenyum
Hexi mengangguk gembira
Mereka berbicara tidak melihat seseorang telah memperhatikan mereka dengan senyuman mengerikan di wajahnya.
Waktu menunjukkan pukul 12 malam li ruirui bangkit melihat sekeliling
Berjalan ke arah jendela li ruirui melihat ke arah bulan
" ibu aku kangen " gumam li ruirui menyentuh bayangan bulan dijendela
Flashback
" rui sayang kalau rui kangen dengan ibu liaat lah bulan dan anggap itu adalah ibu " suara wanita dengan lembut membelai rambut li ruirui
Li ruirui yang masih kecil menatap tersenyum ke arah wanita yang tak lain adalah ibu dari li ruirui zaman modern
" ibu akan selalu menjaga rui "
...
Hanya ingatan itu lah yang li ruirui ingat
Menintikan air mata li ruirui tersenyum kecut.
Tangan seseorang memegang pundak li ruirui
Sontak li ruirui membalikkan wajah menampakan wajah tampan yu jie yang disinari rembulan
" yu jie "
Menatap gadis di depannya yu jie mengusap air mata li ruirui
Memeluk li ruirui berbisik di telinga li ruirui
" jangan menangis aku tidak suka melihat kamu menangis "
Melepaskan pelukan mengecup li ruirui
Li ruirui terpana
' kenapa, kenapa, kenapa kau menyukai ku ' benak li ruirui
" apa yang kau suka dari ku " mulut li ruirui berbicara blak-blakan
Yu jie tersenyum
" aku menyukai semuanya tanpa terkecuali " mengigit telinga li ruirui
Tersipu malu mendorong yu jie langsung bergegas naik ke ranjang
Menutup wajah dengan selimut li ruirui tertidur
Yu jie terkekeh melihat sikap pemalu dan imut li ruirui
Paginya lin yu jie membawa petugas keamanan dari Departemen polisi ke desa .
Penduduk desa yang hendak pergi ke sawah tidak sengaja melihat mobil yang melaju ke arah gubuk pemuda pelajar.
" siapa yang datang ke desa kita " tanya ibu anak itu
Seorang pemuda yang pernah ke kota beberapa kali langsung berkata
" bukankah itu mobil petugas keamanan " ucapnya membuat penduduk desa langsung ribut
Mereka takut tapi mereka pergi mengikuti kendaraan petugas dengan rasa penasaran.
Para pelajar baru saja keluar dari gubuk mereka dan di hadang oleh mobil.
Mereka khawatir
" ada apa ini " ketua kelompok berbicara
Petugas turun di mobil
" kamerad siapa yang bernama ziyu dan hou " tanyanya dengan wajah tegas.
Pemuda lain sangat takut mereka tidak berbicara kecuali keempat orang biasa aja
Bing langsung menjawab
" itu kamerad ziyu dan hou " tunjuk nya ke arah belakang dimana seorang wanita dan pria berjalan berdampingan di belakang
Petugas itu mengangguk berterimakasih
Maju ke hadapan kedua orang
Dengan wajah menakutkan petugas itu berkata " kalian di tangkap atas tuduhan Holigami "
Wajah ziyu dan hou pucat
" tidak itu semua bohong " ziyu membantah
Petugas itu menatap Datar
" sihlakan ikut dengan kami "
Ziyu memberontak tidak mau bahkan hou juga memberontak tapi tidak teriak-teriak seperti ziyu.
Tiba-tiba seorang wanita keluar dari mobil petugas menghampiri ziyu dan menampar nya.
Plak
Semua orang terkejut
Memegang pipi kanannya ziyu memandang orang yang menukulnya
Kata-kata langsung tersangkut di tenggorokan
" kenapa kau disini " ziyu gelagapan
Wanita yang menapar ziyu menatap jijik
__ADS_1
" cih " meludah ke arah ziyu
" kau wanita tidak tau diri berani sekali merayu pria ku "
Ziyu menatap sekeliling dengan cemas
" apa yang kau katakan " ziyu pura-pura
Wanita itu jijik ke arah ziyu
" bah wanita tidak tau malu " cibir nya
Melempar foto-foto ziyu yang sedang tidur dengan suaminya
Ziyu pucat terjatuh ke tanah
" tidak itu tidak benar " memandang foto-foto dirinya
Wanita itu menatap ziyu dengan tatapan jijik langsung merobek baju ziyu
" ah " teriak ziyu
" kau tidak cocok mengunakan pakaian "
Wanita tidak meninggal satu pun baju
Penduduk desa tercengang.
Ziyu sepontan menutup daerah wanitanya
" baju tolong "
" baju tolong "
" sera tolong aku "
Teriaknya menangis
Tidak ada yang maju membantu ziyu bahkan hou juga diam tidak tau apa yang sebenarnya terjadi
Sepupu ziyu tera maju ke depan
" apa yang kau lakukan " ucapnya
Memberikan ziyu jaket
" kenapa kau Melakukan ini, apakah kau tidak malu " tera membela ziyu
" cih kebetulan sekali kau disini " wanita itu memandang kedua wanita itu seperti lelucoan
Tera gelagapan tapi langsung menjadi tenang " apa maksud mu "
Wanita itu menatap wanita dengan jijik seperti sampah
" apakah enak melayani pria yang sama dengan sepupu mu " cibir nya
Semua orang langsung terkejut bukan maen
" apa kau salah orang " dia tidak berani memandang wanita itu
Wanita itu tersenyum melemparkan foto tera dengan suaminya
Penduduk desa terkejut saling membicarakan kedua gadis itu
Tera terkejut terduduk di tanah . Habis sudah riwayatnya
' tidak ini tidak boleh terjadi ' benaknya
" apa kau masih mengelak "
" tidak itu bukan salah ku, sepupu yang mengoda ku dia bilang jika akau melayani pria itu aku akan mendapatkan uang yang sangat banyak " tera menghianati ziyu
Ziyu mengeratkan gigi
" ya apakah salah ku jika kau tidak bisa merawat pria mu lagipula dia lah yang mencari ku dan meminta maaf karena mengusir ku , dia masih sangat mencintai ku " bangganya
Wanita itu menaikan alis jijik
Wanita desa tercengang ' sungguh tidak tau malu '
Seorang bibi desa yang terkenal kejam langsung maju merobek baju ziyu
" bah sungguh wanita malu kenapa masih mengunakan baju "
" ah tidak "
Petugas memberikan kain bekas lap ke ziyu untuk menutup tubuhnya membawa ke tiga orang itu pergi
Yu jie dari awal berdiri di belakang sambil tersenyum.
Wanita yang marah itu menghampiri yu jie
" terimakasih atas infonya " wanita itu tersenyum
Yu jie mengangguk.
" senang berbisnis " berjabat tangan wanita itu pergi
Dia adalah wanita yang memang suaminya telah berhubungan dengan ziyu awalnya suaminya sudah berjanji tidak akan lagi melakukan itu
Wanita itu setuju kembali lagi bersama.
Pria itu meminta maaf agar dia tidak jatuh miskin karena ayah dari istrinya lah yang membantu pabriknya maju.
Wanita itu tidak tau tapi saat mendapatkan telepon dari yu jie dia langsung memutuskan untuk bercerai dan mengambil hak asuh anak-anaknya apalagi adanya bukti kuat.
Dijalan wanita itu menatap dengan dingin
" bagaimana pria brengsek itu "
" Nona ,tuan besar sudah membuatnya merasakan akibat dan merasakan jeruji besi "
Wanita itu tersenyum
Pelayan yang bersama dengan wanita itu memandang wanita itu dengan cemas
__ADS_1
' gara-gara pria itu nona yang pemalu jadi seperti ini ' batinnya kasihan.
Menghela nafas mobil maju pergi ke luar .