Li Ruirui

Li Ruirui
chapter 38


__ADS_3

Wanita tua yu pulang dengan keadaan yang tidak enak di pandang semua orang yang berpapasan akan berputar balik segera mereka melihatnya muncul wanita tua yu yang melihat semua menghindarinya semakin kesal


Dia Bergegas pulang ke rumah dengan cepat


" ibu mertua bagaimana " nada menantu kedua senang


".... "


" ibu bagaimana " anak kedua datang dari dalam bertanya


Wanita tua yu menghela nafas kasar


" anak bau itu tidak menjawab "


Anak kedua langsung cemas memikirkan pekerjaan yang dijanjikan dia langsung menatap ibunya dengan marah


" ibu apa yang aku harus aku lakukan sekarang pria itu sudah menjanjikannya pada ku jika tidak aku hanya bisa bertani selamanya " nada cemas


Wanita tua yu memijat pelipis dengan kesal


" aku akan pergi mencari wanita itu dia pasti tau dimana yu jie "


" iya ibu aku akan menemani mu " anak kedua marah tapi tidak berani menujukkan atau wanita tua itu tidak akan memberikan manfaat lagi


" ibu ayo makan dulu kau belum makan " menantu kedua langsung menghibur ibu mertua


Wanita tua yu itu langsung menatap menantu dan putranya dengan puas dan memikirkan anak pertama dan ketiga yang tidak berguna .


Matahari terbenam anak kedua keluarga yu keluarga seperti maling secara diam-diam berjalan ke dalam hutan


" kakak yu pan " nada lembut memangil anak kedua


" shuwan aku sangat merindukan mu " yu pan langsung menarik gadis bernama shuwan itu ke dalam pelukannya.


Gadis itu merona malu " yu pan " nada lembut gadis itu


Yu pan tersenyum senang tanganya menjelajahi setiap inci tubuh wanita didepannya wanita itu tidak melawan malah merona malu


Dalam hutan itu suasana ambigu tercipta.


Disisi lain Li Ruirui yang sudah membeli toko langsung mengeluarkan kain yang dia pesan, untung saja ayahnya mempunyai mesin jahit milik mendiang ibu pemilik tubuh ini.


Saat semua sudah tidur li Ruirui menjahit baju yang akan di jual nantinya awalnya dia berniat membeli online aja tapi melihat gaya yang terlalu berbeda jauh dengan zaman ini li Ruirui takut ketauan .


Malam itu li Ruirui membuat sekitar 50 baju dan menyulam bunga yang berbeda di setiap bajunya pendekatan konsumen wanita selalu tidak ingin sama


Hingga larut malam li Ruirui masih menyiapkan semuanya targetnya sekitar 2 . 000 baju dengan motif dan gaya yang berbeda sebelum tokonya siapa dibuka.


Hoam


Li Ruirui melirik jam yang sudah sangat larut langsung merebahkan diri di samping anak-anaknya.mata li Ruirui tertutup saat kepalanya tertidur di bantal yang empuk


.


.


.


Keesokan harinya li Ruirui bangun terlambat melihat anak anak sudah tidak ada Ruirui langsung bergegas mandi mengunakan baju yang di beli ayahnya li Ruirui turun kebawah tapi tidak melihat siapa-siapa


" bibi dimana yang lain "


" tuan besar bersama anak-anak pergi ke rumah tuan feng, ayah nona sudah berangkat kerja bersama kakak nona "


" terimakasih informasinya bibi aku langsung berangkat " Rui pamit langsung pergi


Rui langsung pergi ke pusat kota tempat tokonya berada melihat para pekerja sedang bekerja


Melirik jam tangan yang menujukan waktu makan siang li Ruirui pergi ke toko makanan di ujung jalan


Wanita di konter melihat li Ruirui masuk mendeguss tidak suka


" ada apa cepat masuk "


Li Ruirui mengerutkan kening


Wanita di konter itu memandang rendah Rui


" cepat kau menganggu pengunjung yang akan masuk " nadanya keras


Li Ruirui masuk kedalam duduk di kursi pojok melihat tulisan di papan menu


" apa yang ingin anda pesan " tanya pelayan disana lumayan ramah berbeda dengan wanita di konter


" babi rebus & mie " ucap li Ruirui dengan santai

__ADS_1


" tunggu sebentar "


Pelayan itu pergi ke dapur tak di sangka pesanan li Ruirui di dengar wanita konter itu


" cih kasihan suaminya pasti bekerja dengan keras dan dia menghabiskan uang dengan boros " cibirnya dengan iri


Wanita itu memandang li Ruirui dengan tidak suka dia iri dengan kecantikan li Ruirui terus sekarang di membeli daging rebus dengan santai membuat api kecemburuan menyala .


Li Ruirui tidak peduli dengan omongan wanita itu


" pelanggan ini pesanan anda " pramusaji mengantarkan makanan kepada li Ruirui


Li Ruirui tersenyum manganguk menyantap makanan dengan santai walaupun ditatap oleh mata iri wanita yang berjaga di konter.


Enak


Wah coba saja ada cabai pasti lebih enak


Apakah dia harus membuat restoran noodle ?


Atau restoran BBQ .


Menyantap dengan nikmat


Ah senangnya punya uang!!


Tak di sangka li Ruirui selesai dengan cepat berjalan ke konter


" ini " Rui males melihat wanita itu mengeluarkan uang membayar hidangan yang dia makan


" hmm membeli Hidangan daging sungguh boros " cibirnya menghina a


Li Ruirui terkekeh " apakah itu urusan mu aku makan daging apa tidak, jika punya uang maka beli lah " li Ruirui memutar mata males keluar dari toko


Berjalan di sekitar li Ruirui melihat makanan apa saja yang dijual dia tampak prustasi


' kenapa tidak ada yang lain ya '


Li Ruirui bosen


Pergi ke gang sepi li Ruirui mengganti pakaian yang tertutup dengan cadar di mukannua mengeluarkan mie , buah, dan telur meletakkan di keranjang menutupnya dengan kain berjalan ke pasar gelap li Ruirui pergi ke pojok


Memindai sekitar li Ruirui mencari pelanggan yang cocok yang dengan mudah membeli semua barangnya


Melihat seorang gadis pekerja mengunakan seragam kantor berjalan ke arah li Ruirui


" sssst nona apa anda ingin sesuatu "


Gadis itu langsung mendekati li Ruirui


" kakak apa kau punya telur kakak ipar ku butuh suplemen untuk mengisi tubuhnya " gadis itu berkata


Li Ruirui mengangguk " kakak berapa yang kau inginkan? "


" aku ingin semua "


" kakak apa kau tidak ingin mie atau buah "


Gadis itu membelalakan mata


" apakah masih ada buah "


Li Ruirui mengangguk


" aku ingin semua mie, buah dan telur masalah harga jangan khawatir " nada gadis itu semangat


Li Ruirui tersenyum


" kalau begitu mari kita ke tempat lain "


Li Ruirui mengajak gadis itu ke tempat lain


Menghitung li Ruirui menyerahkan semuanya ke gadis itu.gadis itu langsung menutupi dengan kain menyerahkan uang dia langsung bergegas pulang dengan cepat


Sepanjang hari li Ruirui sibuk berjualan dengan tenang apalagi anak anak sedang bersama kakeknya jadi dia tenang.


Melihat uang yang dia hasilkan suasana hati li Ruirui senang pergi ke agen pemasokan li Ruirui membeli kue ayam, permen, sisanya bisa ambil di ruangan


Senangnya punya ruang


Ini itu bisa


Aye aye


" gila hidup senang banget " gumam li Ruirui pulang

__ADS_1


Sesampainya di rumah li Ruirui celinguk melihat kiri-kanan takut ketauan soalnya keluar tanpa kasih tau yang lain apalagi baru-baru ini mereka seperti memperhatikan setiap tindakan li Ruirui kayak takut gitu


Rui bingung ada apa sebenarnya ditanya malah bilang ndak ada apa-apa.


Melihat sekitar yang aman li Ruirui masuk


" hmm "


' mampus ketauan ' batin li Ruirui


Melirik ke arah deheman itu


" heheh ayah "


Ternyata ayah Rui dan kakek Rui sudah menunggu Rui dari tadi


Dengan takut Rui mendekati kedua orang tua itu


" katakan kemana saja "


" ayah aku pergi melihat toko yang sedang di renovasi " li Ruirui takut


" apa kau yakin? "


" iya ayah " menjawab langsung


Menatap kedua orang tua itu li Ruirui mengeluarkan jurus rahasia puppy eyes


" ayah/ kakek maaf "


Kedua orang itu tertegun


" kali ini kami maaf kan " ayah Rui berdehem


Li Ruirui tersenyum manis


" ayah ini tidak adil kenapa Rui kau maafkan begitu saja " teriaknya


" karena aku kesayangan ayah " li Ruirui mengejek chang Ming


Wek


Wek


" ayah kau tidak adil "


" week week "


Li Ruirui dan chang Ming saling mengejek satu sama lain tapi kakek Rui tampak senang karena rumahnya menjadi ramai dan hangat inilah yang dia inginkan sejak lama mengingat kedua wanita yang sudah pergi meninggalkannya kakek Rui tampak sedih


Ayah Rui tidak kalah nostalgia dengan ibu Rui padahal mereka sudah berjanji akan mendidik anak bersama-sama tapi orang jahat itu menghacurkan impian mereka


Menghela nafas ayah li Ruirui tersenyum memandang Rui Yang sangat mirip dengan istrinya .


Kehangatan di keluarga chang membuat seseorang gelisah di adalah wangsong seorang pria seusia ayah li Ruirui dia berada di kota tetangga dan merupakan keluarga pengaruh sama seperti keluarga chang tapi sayangnya masih rendah dari keluarga chang dia sudah lama membenci ayah Rui dari remaja hingga sekarang permusuhan terjadi saat ayah Rui menjadi tentara dan telah memenangkan prestasi yang membuatnya iri dalam ke iri an dia berusaha untuk bersaing tapi selalu lebih rendah dari ayah Rui persaingan terus berlanjut hingga ayah Rui menikah ibu Rui melihat menantu chang siou lien lebih cantik dia semakin kesal dan iri hingga ayah Rui membuat perusahaan sendiri membuat api ke cemburuan semakin besar, wangsong yang sudah mengila karena amarah dan cemburu melakukan semua trik licik menjatuhkan ayah Rui tapi semua gagal hingga ibu Rui membawa pembantu yang ternyata menyukai ayah Rui dia pun berkerja sama trik itu pun berhasil membuat wanita yang di cintai meninggalkannya dan anak perempuannya menghilang dia pikir semua sudah aman tapi anak perempuan itu kembali membuatnya khawatir jika dulu dia bisa melawan tapi sekarang pemerintah telah menjadi sangat ketat dan perusahaan baru saja dalam jalur yang benar. Mengeretakan gigi wangsong semakin membenci ayah Rui kenapa dia memiliki keberuntungan yang bagus


" sial " wangsong semakin takut kemudian mengingat bahwa anak perempuan chang siou lie belum menikah dia menyeringai memikirkan ide jahat


Keluar dari perusahaan dia kembali ke rumah melihat istrinya yang sudah tua duduk di sofa dia mengernyitkan dahi


Menendang dari tempat duduk


"Wanita tidak berguna " kesalnya


Wanita itu terkejut matanya memerah sudah berapa tahun dia bersama pria di depannya memberikan segalanya tapi hanya pukulan yang di dapat matanya merah menangis seketika


" cih hanya tau menagis dan menangis saja " wangsong meraung marah melihat istrinya itu


" aku _ "


"Diam cepat dan siapkan aku makan " dengan nada memerintah duduk di sofa dengan santai. Wanita itu memandang suaminya dengan sedih langsung pergi ke dapur menyiapkan makanan


Suara langkah kaki turun dari atas di adalah putra satu-satunya wangsong telah di manja kan sejak kecil membuatnya tumbuh bengkok suka minum, berjudi, dan bermain wanita setiap hari selalu sama.


" wang pe kemari " wangsong memanggil putranya


" ada apa ayah " wang pe duduk di sebelah ayahnya


Menatap putranya dia langsung mengeluarkan foto li Ruirui dari kantongnya " ini adalah gadis keluar chang bagaimana menurut mu? " tanya wangsong


Wang pe menatap foto li Ruirui dengan lekat tidak bisa di ungkirin lagi li Ruirui sangat cantik wang pe menjilat lidahnya ingin bermain dengan li Ruirui


" gadis yang cantik " matanya tidak berpaling


Wangsong tersenyum dia tau sifat anaknya tentu saja dia membujuk putranya dengan kata-kata manis membuat anaknya sudah memikirkan li Ruirui dan bertekad untuk mendapatkan li Ruirui.

__ADS_1


Istri wangsong mendengar pembicaraan kedua pria itu dengan gemeteran keluarga dan keluarga feng sangat akrab jika mereka tau putranya melakukan sesuatu seperti ini ketiga keluarga akan rusak. Mengeretakan gigi istri wangsong bertekad memberi tau rencana suaminya ke pada ayahnya menatap putranya dengan sedih ' jika suaminya tidak memanjakannya akan kah dia seperti ini ' .


Sedih , cemas, khawatir menghantui istri wangsong bagaimana pun dia juga mencintai putra satu-satunya.


__ADS_2