Li Ruirui

Li Ruirui
chapter 23


__ADS_3

setelah kedua orang itu pergi ayah chang berkata dengan mata lembut menatap li Ruirui


" kamerad maaf kau harus menyaksikan ini "


Li Ruirui gelagapan tidak bisa menerima maaf dari yang lebih tua " paman jangan minta maaf aku tidak apa-apa "


Paman chang tersenyum lembut


Melupakan kedua wanita itu berbicangan di ruang tamu yang awalnya berhenti berlanjut dengan suara tawa dan sesekali li Ruirui digoda oleh yu jie


Li Ruirui merasakan malu saat di goda untuk menerima lamaran menikah dia fikir itu adalah candaan tapi dia lupa seseorang zaman itu tidak tau candaan tentang pernikahan.


" kakek / paman " suara teriakan membuat semua orang menoleh


Ternyata yang datang adalah seorang pasangan dengan anak laki-laki kecil


" changkyun kami dari mana " kakek chang tersenyum


" ayah membawa ku jalan-jalan " katanya melirik ke arah li Ruirui


Li Ruirui tersenyum ke arah bocah kecil itu


Bocah itu memerah diliat oleh kedua anak yu jie sontak mereka memeluk li Ruirui memprovokasi bocah itu.


Li Ruirui mengelus kepala kedua anak itu


Bocah itu cemberut


Li Ruirui terkekeh geli


" miao / meng kalian main lah dengan kyu " ayah chang tersenyum lucu


Mereka ragu


" sayang main lah dengan kyu "


Mendengar perkataan li Ruirui mereka mengangguk turun dari tempat duduk kyu sangat antusias memiliki teman baru dia bersemangat mengajak mereka ke taman


" paman / kakek " orang tua kyu menyapa


" dimana ayah mu " tanya kakek chang dengan kesal


Ayah kyu cengar-cengir " ayah masih sibuk ada beberapa kasus yang harus ditanggani "


Kakek chang mendengus tidak senang


Li Ruirui tertawa melihat kakek chang seperti anak kecil yang sedang marah . Tawa dari li Ruirui diliat oleh keluarga chang dan yu jie


Bahkan kakek chang sama sekali tidak marah.


Merasakan tatapan sekeliling li Ruirui malu


" yu jie siapa ini " ibu kyu melirik dengan penasaran


" kekasih ku " perkenalan yu jie membuat li Ruirui salting


Wanita cantik itu tertawa " ternyata ada yang bisa juga suka dengan pria berotot dan pemarah sepertimu " bahkan chang tertawa


Yu jie mengerutkan kening ' apakah salah orang suka dengan dirinya ' pikirnya


Li Ruirui terkekeh geli melihat yu jie tidak bisa menjawab


" kakak ipar kau sangat benar " chang menjawab mendapatkan tatapan dingin dari yu jie


' tunggu kau ' seakan itu lah tatapan yu jie membuat chang kicep


Seketika chang pura-pura tidak liat.


Tawa diruangan itu pecah seketika.


" tuan besar makanan sudah siap " bibi tua yang membuka pintu ternyata pelayan dirumah itu


Kakek chang mengangguk " ayo makan "


Mengangguk berdiri mengikuti yang lain ke meja makan


Saat li Ruirui duduk rambutnya sakit seakan ada yang menarik saat melirik kebelakang tidak tau siapa itu semua sudah mulai duduk


Kedua wanita itu juga turun pada waktu yang tepat membuat chang mendengus jijik.


Kali ini hexi sudah tidak menangis karena ibunya memintanya menjaga sikap jika ingin mendapatkan yu jie dia hanya bisa menahan diri saat melihat li Ruirui duduk di dekat yu jie.


" ibu " kedua anak li Ruirui menghampirinya


" iya " menatap mereka


" bolehkah kami meminta pie "

__ADS_1


" tentu saja , apa kalian lapar " tanya li Ruirui


" tidak kami memberi tau kyu bahwa ibu sangat jago memasak makanan dan dia ingin mencobanya " anak itu memuji li Ruirui


Li Ruirui malu saat dipuji


Mengeluarkan kotak bekal yang dia taruh di tas untuk cemilan anak anak dijalan .


" ini " memberikan kotak bekal.


Keluarga chang cukup penasaran li Ruirui melihat itu


" meng / miao biarkan para tertua mencicipi nya "


Mereka mengangguk memberikan kyu dan yang lain kue itu kecuali kedua wanita itu dia melewatkannya.


Keluarga chang memcicipi makanan itu


Kyu yang pertama berbicara " bibi ini sangat enak "


" kamerad ini enak sekali " ibu kyu memuji


Semua orang memuji keahlian li Ruirui.


Tapi li Ruirui sama sekali tidak menyombongkannya malah dia dengan sopan berterimakasih.


" lihat sudah ku bilang masakan ibu ku enak " miao memuji li Ruirui dengan bangga


Semua orang terhibur dengan ke anak-anak yu jie.


" cih wanita apa yang menyuruh anak orang lain memanggilnya ibu " hexi mencibir


Keluarga chang tidak suka dengan hexi yang merusak suasana yang ramah


" diam lah " kakek chang marah


Ibu hexi menyenggol anaknya


Hexi membuat muka tidak senang


" bibi jahat " miao berkata tidak suka meng menganggukin adiknya.


Hexi marah ingin memarahi kedua anak itu tapi dengan cepat ibu hexi mencubit nya


" jangan membuat masalah "


Kakek chang meminta mereka untuk makan, ketiga anak itu duduk di kursi masing untuk makan


Menyantap hidangan sesekali kakak pertama chang melirik ke arah li Ruirui


Li Ruirui bingung apakah dia menyinggung kakaknya chang.


Selesai makan malam mereka duduk di ruang tamu minum teh sambil ngobrol riang sedangkan kedua wanita itu naik ke atas merencanakan ide.


Perbincangan itu terhenti karena malam telah datang jika tidak kakek chang tidak akan berhenti berbicara dengan li Ruirui tentu saja dengan sabar dan lembut li Ruirui menjawab semua pertanyaan pria tua itu.


Pamit pulang kakek chang memberikan giok untuk li Ruirui awalnya di tolak oleh li Ruirui tapi kakek chang memaksa jadi li Ruirui menerima sebagai tanda berkat dari tertua.


Setelah yu jie dan li Ruirui pulang keluarga chang duduk di aula dengan tenang.


" paman apakah ini kebetulan bahwa li Ruirui mirip dengan bibi " ayah kyu menatap pamannya.


" aku tidak tau " ayah chang bingung


Kakak chang melirik sekitar " ayah bagaimana kita melakukan tes DNA " berkatannya membuat ayah chang langsung tegakk


" itu bisa saja tapi kita harus memiliki rambut li Ruirui "


" aku punya " kakak chang memperlihatkan rambut li Ruirui


Yang lain terkejut " dari mana kau dapat " kakek chang seperti melihat harapan


" aku mengambilnya saat kita duduk di meja makan " katanya enteng


Chang mengacukan jempol ke arah kakaknya " kakak kau hebat "


" tentu saja " bangga


Chang menutup mulut nyesel memuji orang narsis di depannya.


Ayah Chang bangkit mengambil rambut li Ruirui pergi meninggalkan semua yang di ruang tamu itu


Sekarang dipikirannya hanya ada pertanyaan apakah benar li Ruirui adalah putrinya yang dikabarkan meninggal itu.


Disisi lain li Ruirui tidak tau tentang kejadian itu. Berdiri didepan pintu yu jie pamit


Li Ruirui mengangguk masuk membawa kedua anak itu yang sudah mengangguk

__ADS_1


Menyuruh mereka masuk ke kamar li Ruirui tiba-tiba mendapatkan ketukan pintu


" siapa malam-malam datang " gumam li Ruirui berjalan ke arah pintu


Ketukan itu semakin kencang


" siapa " tanya li Ruirui


Tidak ada jawaban


Ketukan itu semakin kencang memaksa masuk


Li Ruirui kaget dan ketakutan


" siapa " li Ruirui bertanya untuk kedua kali


Ketukan semakin keras seakan mendobrak pintu


Li Ruirui ketakutan keringat dingin


Tiba-tiba ketukan dan dobrakan berhenti


Li Ruirui ragu-ragu membuka pintu


Dia meluat yu jie telah memukul seseorang ke tanah


" yu jie "


Berbalik yu jie melihat tatapan takut li Ruirui


Mendekati li Ruirui memeluknya


" apa kau baik-baik saja " tanya dengan nada khwatir


Li Ruirui tidak menjawab melihat pria yang berada di tanah pingsan


" yu jie ada apa ini " tanya li Ruirui dengan tangan gemeteran


Menghela nafas menenangkan diri dia sangat takut rencana pria ini terjadi


" mari kita masuk dulu "


Li Ruirui mengangguk masuk


Yu jie mengikat orang itu meletakkan di mobil dan berjalan masuk rumah li Ruirui


Melihat Li Ruirui duduk menatapnya dengan penasaran


Yu jie duduk di selalu li Ruirui menceritakan saat dia pulang tidak sengaja melihat seorang gadis berbicara dengan pria dengan membawa nama li Ruirui menghentikan mobil dia berjalan di semak-semak mendengar rencana orang itu untuk merusak kepolosan seorang gadis bernama li Ruirui mereka bubar pria yang di bayar itu pergi ke arah rumah li Ruirui jadi yu jie berbalik lagi


Selesai bercerita yu jie melihat li Ruirui gemeteran ketakutan


Menenangkan li Ruirui dia meminta untuk mengunci pintu dan dia akan menyelesaikan semua masalah ini


Li Ruirui mengangguk mempercayai yu jie


Menatap li Ruirui


" Rui berkataan ku bahwa kau adalah kekasih bagaimana menurut mu " yu jie bertanya tiba-tiba


Hati li Ruirui berdetak cepat


" bagaimana apa? " li Ruirui Pura-pura tidak melihat mata yu jie


Tapi yu jie melihat wajah yang memerah dan dia tersenyum


" aku menyukaimu jadilah istri ku " bisik yu jie ditelinga li Ruirui


Mendengar itu detak jantung seperti akan meloncat bahagia


Melihat ke arah mata yu jie tiba-tiba li Ruirui menegang saat bibir yu jie berada di bibirnya


Melepaskan ciuman yu jie melihat muka li Ruirui yang sudah merah seperti tomat


" aku akan kembali besok " yu jie keluar dari rumah


Li Ruirui dengan cepat mengunci pintu masuk ke kamar Menganti pakaian


Berbaring di kasur li Ruirui merasakan manisnya cinta terbalas. Memerah saat mengingat kejadian tadi


* catatan author


Menyukai seseorang bukan berarti memaksakan kehendak kita tapi mengikhlaskannya dengan orang yang dia cintai


Bila kamu mencintainnya perjuangan dia


Bila dia menyakiti mu tinggal kan dia karena mungkin jodoh mu bukan dia

__ADS_1


__ADS_2