Li Ruirui

Li Ruirui
chapter 31


__ADS_3

Melanjutkan kegiatannya li ruirui sama sekali tidak peduli dengan urusan keluarga yu.


" ibu " suara ceria memanggil li ruirui


" bagaimana? "


Dengan semangat kedua anak itu menceritakan hari mereka sesekali mereka marah ke sepupu laki-laki mereka yang menganggu latihan mereka.


Li ruirui mengerutkan kening


Cih anak dan ibu sama saja !


Siapa sih yang tidak tau bagaimana sifat dari semua orang di keluarga yu.


Menghela nafas


" meng/ miao kalian tidak boleh mencontoh sifatnya "


" iya ibu kami akan patuh "


Suara susu yang ceria membuat li ruirui tersenyum.


Miao melirik ke arah li ruirui dengan penasaran.


" ibu apa itu "


Li ruirui menjelaskan dengan lembut "ini adalah sweater ibu membuatkan baju kembar untuk kita semua "


Mata mereka tidak bisa menghilangkan kegembiraan


" ibu sweater ini sangat hangat " meng menyentuh baju dengan tatapan penasaran .


Li ruirui tersenyum " tentu saja dan ibu sudah membuatnya untuk kalian "


Menyerahkan sweater yang telah di buat


Menerima sweater itu mereka tersenyum lebar " terimakasih ibu "


Li ruirui mengangguk


" kalian bisa memakainya "


Kedua anak itu melirik sweater itu menggelengkan kepala


Li ruirui cemberut


"Kenapa? Apa kalian tidak suka? " nada suara li ruirui sedih


Kedua anak itu langsung menatap li ruirui


" ibu kami suka tapi sweater ibu belum selesai jadi kami akan menunggu sweater ibu selesai "


Kata-kata mereka membuat hati li ruirui menghangatkan wajah yang cemberut langsung tersenyum cerah


" anak baik "


Mencium kedua anak itu


Kehidupan li ruirui telah berubah sepenuhnya sejak dia datang ke sini


Sebuah misteri dunia Baru saja terjadi pada dirinya


Sukurlah dia bisa menyelamatkan orang yang pantas di selamatkan di dunia ini


Ah


Sungguh ini sebuah sesuatu


Perubahan 180 derajat


Menatap langit li ruirui tersenyum.


Entah siapa orang tua asli ku tapi sekarang aku sudah di sini maka aku akan menganggap semuanya adalah keluarga ku.


" bagaimana kalau ibu buatkan kue pie stroberi untuk anak-anak ibu "


" benarkah? " mata mereka berbinar


" tentu saja " mengangguk


" yes "


Disisi lain zheng ibu / mantan istri yu jie datang ke desa dengan pincang .


Beberapa orang yang kembali kerumah melihat zheng kembali ke desa penuh dengan luka, baju compang-camping, keadaan yang sudah memperihatinkan.


Gosip zheng kembali ke desa menyebar dengan cepat.


Sore itu penuh dengan cemooh para penduduk desa


" wanita zheng sangat kasihan memiliki ibu seperti itu " bibir cho merasa kasihan


" iya wanita tua itu berhati hitam rela nenukar anak demi mahar untuk anak laki-lakinya "


Para wanita desa berisik tentang zheng


" wanita itu mendapatkan karma karena memperlakukan anak-anak dengan jahat, bahkan harimau tetap menyanyangi anaknya " nenek nuan dengan nada tidak suka


Semua orang menghela nafas


Zheng dengan menahan sakit di kakinya terus berjalan, wajahnya hitam karena melihat wanita desa berbisik sambil menunjuk wajahnya


Didepan pintu Zheng berharap ibunya mau menerimanya dia tidak kuat lagi setiap hari suaminya akan memaksanya dan memukulnya tanpa ampun.

__ADS_1


" ibu "


Ibu Zheng melihat putrinya pulang dengan tangan kosong langsung merubah wajahnya dengan tidak suka.


" apa " ketuanya


Zheng menangis " ibu aku mohon kembalikan uang yang aku pinjam kan "


Ibu Zheng semakin kesal dengan putrinya yang tidak bisa diharap


Dengan nada dingin dan acuh ibu Zheng menjawab " tidak ada uang "


Melanjutkan aktivitasnya


Zheng menangis " ibu aku mohon kalau ibu tidak mengembalikan uang dia tidak akan membiarkan aku pulang "


Ibu Zheng marah


" kau wanita jelek itu salah mu "


Zheng menangis histeris


Kakak Zheng marah langsung memukul Zheng


" kau dasar tidak berguna " ketusnya memukul Zheng dengan keras


Ah


Sakit!


Suaranya tidak dapat keluar karena rasa sakitnya sudah tidak bisa tak terkalahkan lagi


Menangis


Ibu Zheng muak dengan anak perempuannya langsung mengusir Zheng


Melemparkan uang 30 sen


" ini uang jangan datang lagi "


Menutup pintu dengan keras


Zheng menangis melihat pintu yang tertutup didepan matanya.


Dia menyesal karena bercerai dengan yu jie


Sekarang dia harus hidup dengan pria itu.


Menangis


Zheng menangis bangkit kembali pulang .


Tetangga yang mendengar itu tidak mau keluar menurut mereka itu adalah karma .


Sore berganti malam


" ibu ,apa yang ibu buat ? " miao penasaran dengan setiap masakan li ruirui


" ibu membuat iga kesukaan kalian "


Kedua anak itu gembira


Li ruirui tersenyum


Menyajikan di atas meja ketiga orang itu menyantap dengan nikmat


" wah ibu masakan mu sangat enak "


Puji nya


"Dasar kucing serakah " terkekeh geli


Mereka tersenyum Memperlihatkan gigi


Dengan bantuan kedua anak itu meja dengan cepat bersih dan pekerja li ruirui menjadi lebih ringan


" anak ibu emang paling baik "


Mencium pipi kedua anak itu bergantian.


Miao menarik tangan li ruirui


" ibu "


Melirik ke bawah li ruirui melihat miao mengunakan puppy eyes


" ibu ceritakan cerita yang baru "


" ok "


Membawa kedua anak itu pergi tidur


Lain tempat yu jie yang bertugas terus memikirkan menantu perempuannya


Dan anak-anaknya.


" yu jie kapten shimin memanggil mu? "


Dengan males yu jie datang ke kediaman vila tentara


Kebetulan kapten regu 2 baru saja akan masuk rumah, yu jie langsung menghampirinya


" kapten shimin " panggil yu jie biasa-biasa aja.

__ADS_1


" yu jie kebetulan ayo masuk dulu "


Mengangguk yu jie mengikuti kapten shimin masuk


" yu jie kau akhirnya disini " perempuan yang tak lain istri kapten shimin tersenyum saat melihat yu jie datang


" ayo duduk kita makan bersama "


Mengangguk karena yu jie tidak terlalu dekat dengan kapten Shimin


Melihat banyak orang di meja makan yu jie menganggap sedang ada acara keluarga.


Gadis yang duduk di depan nya terus saja malu-malu menatapnya


" ayo makan "


Semua menyantap dengan diam


Selesai makan


Istri kapten tersenyum menatap yu jie


" yu jie ini adalah keponakan jauh mereka datang dari desa apakah kau tertarik mencari pasangan ? "


Yu jie mengerutkan kening


" aku mendengar kau sudah bercerai jadi kami ingin memperkenalkan mu pada keponakan kami " lanjutnya


" myleen cepat sapa "


Dengan malu-malu mayleen menyapa yu jie


" kamerad yu jie "


Wajah yu jie gelap


" maaf aku sudah punya objek "ketua yu jie kesal


Kapten shimin terkejut


Istri kapten shimin langsung mengerutkan kening


" yu jie siapa? Bukan kah kau baru cerai " tanyanya


Yu jie tidak suka dengan orang yang suka ikut campur urusannya


" iya dia adalah Pemuda pelajar yang datang ke desa "


Istri kapten shimin tidak mau menyerah untuk menjadi mak comblang.


" apa bagusnya pemuda pelajar, mereka sangat memandang rendah orang desa pasti dia hanya akan memeras mu " istri kapten shimin dengan nada merendahkan


Yu jie tidak suka ada yang menghina menantu perempuannya.


" lebih baik dengan keponakan ku dia pinter mengurus rumah "


Kapten shimin yang melihat wajah jelek yu jie langsung cemas


" yu jie kalau kau punya objek selamat kalau tau pasti kami tidak akan memperkenalkan mu pada keponakan kami " kapten shimin canggung.


Yu jie menenangkan diri.


Istri kapten shimin mengerutkan kening


Mayleen mengerutkan kening sedih menurut kesempatan ini langka tapi siapa sangka ternyata orang lain telah memiliki objek.


Yu jie tidak menunggu lama lagi langsung pamit pergi


" shimin kenapa kau mengucapkan selamat "


Nadanya kesal


" diam lah aku memiliki hubungan baik dengan orang-orang di tentara jangan coba-coba merusaknya " dengan nada ngancam


Istrinya marah


" bibi apa yang harus aku lakukan " dengan sedih


" mayleen jangan sedih bibi akan berusaha untuk mendekatkan mu dengan nya "


Mayleen langsung senang dan bertingkah seperti bayi ke bibinya


" bibi kau yang terbaik "


" tentu saja "


Kapten shimin memutar mata males


Istrinya telalu memanjakan keponakannya dari pada anaknya


Dengan marah dia mengancam istrinya


" dengar baik-baik jangan sampai aku di panggil karena kalian jika iya aku akan mengirim kalian kembali ke desa "


Kedua wanita tertegun melihat shimin pertama kali marah kepada mereka.


Langsung meninggal mereka dengan marah


" bibi paman sayang marah "


Melihat keponakan takut istri kapten shimin langsung memenangkannya


" tenang saja paman mu akan kembali tenang besok "

__ADS_1


Mayleen mengangguk patuh


Yu jie yang pulang dari rumah kapten shimin langsung kembali ke asrama untuk beristirahat.


__ADS_2