Li Ruirui

Li Ruirui
50


__ADS_3

Setelah kepergian Kamerad Shimin dan kedua wanita itu ruangan bangsal menjadi lebih santai. Li Ruirui tidak habis pikir dengan wanita era sekarang demi menjalani kehidupan bagus akan bergantung kepada pria yang cakap dan tidak mau susah hanya melihat keuntungannya yang di dapat.


Huh li Ruirui menghela nafas lega


Disisi lain kamerad Shimin memukul istrinya karena berusaha membuat dia dalam masalah


" apakah aku salah mendekatkan keponakan ku kepada kamerad yu jie mereka berdua sangat cocok " teriaknya meraung-raung.


" jangan menguji kesabaran ku apa kau tau konsekuensi dari merusak hubungan saudara militer " Shimin tidak habis pikir dengan pikiran istrinya itu.


" apa masalahnya keponakan ku sangat baik kamerad yu jie saja yang dibutakan wanita rubah itu " teriaknya


Plak


" cukup aku sudah muak dengan sikap nu " ujar Shimin meninggalkan istrinya sendirian di kamar.


Shimin keluarga dari rumah keluarga langsung menuju ke pos membuat panggil ke desa meminta ibunya datang ke tentara, ibu Shimin adalah wanita desa yang masuk akal  jika ibu Shimin datang maka Shimin akan lebih tenang saat bekerja.


Dirumah sakit li Ruirui sedang memotong buah untuk yu jie tidak tau masalah yang terjadi di keluarga kamerad Shimin.


Tok tok tok


" Masuk "


Seorang wanita yang tak lain Adalah  dokter magang yang pernah menemani seorang dokter tua memeriksa yu jie .


" kamerad yu jie saya akan memeriksa anda " ucapnya dengan senyum


Entah kenapa li Ruirui merasakan perasaan familiar padahal wajahnya itu belum pernah li Ruirui temui.


" tidak usah aku bisa sendiri " yu jie tidak mau di sentuh


" kamerad tolong jangan membuat masalah biarkan saya melakukan  tugas " dokter magang itu bernama ziyang  itu memaksa yu jie untuk patuh.


Dia mendekati yu jie jika orang lain melihat akan seperti pemeriksaan biasa tapi li Ruirui dapat lihat dokter magang itu terlalu dekat bahkan mengosokkam badanya pada lengan yu jie.


Li Ruirui berubah menjadi datar, yu jie juga risih langsung mendorong dokter itu menjauh


" kamerad tolong kerja samanya " ucapnya seakan tidak melakukan apa-apa


" diam, keluar "  yu jie membentak ziyang , li Ruirui tidak menenangkan tapi menatap dengan sinis.


" kamerad _ " ucapan ziyang terpotong oleh seorang pasien yang masuk ke dalam bangsal yu jie


" perawat tolong periksa perut saya , rasanya sakit " pria itu dengan pucat


Ziyang menatap tanpa expresi  " saya sibuk "


Li Ruirui menaikan alis " kamerad ziyang kenapa anda mengatakan itu anda seorang perawat harus menolong pasien yang terluka "


" kamerad anda tidak tau peraturan rumah sakit lagi pula tugas memeriksa tuan hong bukan saya " ucapnya


Li Ruirui menatap dengan lekat " anda juga tidak memiliki tugas memeriksa pria saya "


Jleb kata-kata li Ruirui tepat sasaran


" kamerad itu beda " elaknya


" beda apa bedanya? Anda tidak memiliki tugas memeriksa jadi tentu saja anda bisa memeriksa pasien dengan sesuka hati begitu " li Ruirui menaikan alis .

__ADS_1


Belum sempat menjawab li Ruirui sudah mengusir ziyang keluar dari bangsal, suasana hatinya buruk meng yang melihat ibunya marah langsung mengedipkan mata kepada miao


Miao yang tau akan kedipan kakaknya langsung beraksi


" ibu " suara susu Miao terdengar


Li Ruirui merubah wajah menjadi tersenyum " ibu aku ngantuk " mengucek- gucek matanya


" mari tidur dengan ibu " li Ruirui langsung mengendong Miao ala koala membawanya ke bangsal sebelah saat li Ruirui datang bangsal itu sepi tentu saja li Ruirui sudah menyewa untuk tidur siang sebentar.


Meng menghela nafas ibunya sudah di atasi saat ini " ayah kau membuat ibu marah lagi " meng mengelengkan kepala


Yu jie menatap dengan linglung ' bagaimana ini bisa menjadi salah ku ' yu jie merasa di nistakan.


Doyeng diam-diam terkekeh melihat wajah saudara yang kusut dia membawa meng bermain takut sauadaranya yu jie melihatnya tertawa.


.


.


.


.


Sekitar siang hari li Ruirui bangun melirik samping tempat tidur tidak ada siapa-siapa langsung menjadi khawatir


" Miao "


" Miao "


Li Ruirui gelagapan takut Miao di culik saat di tidur langsung bangkit menjadi Miao dengan buru-buru membuka bangsal yu jie melihat Miao bermain dengan meng hati li Ruirui kaget.


" ibu "


Miao menundukan kepala " maaf "


" tidak apa " li Ruirui mengelus kepala Miao .


Doyeng datang membawa buku sesuai permintaan yu jie dia menyapa li Ruirui sekilas kemudian kembali pergi karena dia masuk kerja siang jadi dia tidak bisa berlama-lama. Li Ruirui duduk di samping yu jie tiba-tiba saja yu jie mengulurkan tangan mengelus pipi li Ruirui sontak li Ruirui terkejut


" yu jie ada apa "


" cantik " itulah ucapan yang yu jie ucapkan membuat li Ruirui merona malu


Pipi yang di elus yu jie menjadi Sedikit  panas " yu jie jangan mengolok-olok diri ku aku baru saja bangun dari mana cantinya " li Ruirui dengan suara lembut, dia seharusnya tidak melakukan ini tapi aneh saat melakukan semua ini apakah ini karena cinta yang belum dia alamin , ini seperti beredam di dalam pot madu rasanya asing tapi manis. Dia tidak menolak , tapi menikmati kehidupan yang indah ini memiliki keluarga yang perhatian anak yang lucu dan sekarang pria yang membuatnya merasa aman saat bersama " tidak kau benar-benar cantik " yu jie tersenyum lembut melihat li Ruirui pemalu merasa lembut di hatinya


" mulut mu sangat manis " li Ruirui mencibir yu jie hanya tersenyum menatap li Ruirui dengan lembut


" aku mengatakan kejujuran " yu jie dengan tegas mengatakan itu membuat li Ruirui terkekeh geli


" sudah aku akan pergi dulu membuat makanan " li Ruirui  kabur dengan malu


Yu jie terkekeh geli


Li Ruirui berjalan ke kantin rumah sakit untuk memasak makan siang sebelum sampai di kantin li Ruirui melewati lorong sepi melihat sekeliling dengan waspada melihat itu aman li Ruirui langsung masuk ke ruang mengambil ikan gurcian , 2 kati daging , 1 kati telur dan bumbu serta beberapa sayuran segar , keluar dari ruangan li Ruirui langsung pergi ke dapur li Ruirui membayar uang 30 yuan untuk mengunakan dapur kantin .


Li Ruirui membuat beberapa hidangan seperti sup ikan, tumis daging serta telur rebus untuk mengisi kembali tubuh yu jie


Kepala kantin rumah sakit mengendus aroma masakan li Ruirui  bahkan pekerja kantin juga mengelus aroma dengan nikmat.

__ADS_1


" wow lesbian itu memasak dengan harum "


" apa yang dia masak " seorang pemuda menatap pintu dapur dengan penasaran


Kepala kantin juga menatap dengan penasaran tak lama li Ruirui keluar membawa kotak makan mereka menatap dengan penasaran.


" paman Terima kasih paman sudah mengizinkan ku memasak " li Ruirui dengan sopan berterimakasih, kepala kantin hanya tersenyum melihat pihak lain begitu sopan


" kamerad jangan terlalu sopan " kepala dapur tersenyum Ramah kepada li Ruirui tiba-tiba seseorang datang


" tuan hong aku mencium bau daging yang enak cepat berikan aku " ucapnya dengan antusias


" oh direktur kagjian ini bukan aku yang masak tapi seorang lesbian memasak untuk keluarganya " kepala kantin jujur li Ruirui langsung mendapatkan kesan baik kepada kepala dapur itu .


Direktur pria itu memandang li Ruirui " oh kamerad masakan mu sangat harum bagaimana jika aku membelinya "


" paman maaf ini untuk keluarga ku , tapi jika kau mau aku bisa memasakan untuk mu "


Direktur itu kecewa saat mendengar ucapan pertama li Ruirui tapi kemudia bahagia saat tau pihak lain sangat baik


" kamerad apakah tidak apa? "


" tidak apa aku hanya memasak saja " li Ruirui tersenyum


" paman boleh kah aku menggunakan dapurmu lagi " li Ruirui dengan sopan bertanya


" sihlakan saja " tuan hong sama sekali tidak keberatan melihat  itu li Ruirui berterimakasih berjalan kembali ke dapur memasak hidangan simpel yang ada seperti tumis daging dan terong goreng.


Saat li Ruirui keluar dengan membawa makanan semua ngiler akibat bau harum itu " paman ini " li Ruirui dengan  ramah


" kamerad terimakasih " direktur berterimakasih mencicipi makanan yang dibuat li Ruirui juga pamit kepada kepala kantin karena sudah di tunggu.


" direktur bagaimana? " kepala pelayan penasaran melihat direktur tertegun seperti itu.


" enak, aku belum pernah merasakan hidangan enak seperti ini " peliknya gembira dengan lahap makanan kepala kantin dan staffnya ngiler menatap bagaimana kepala kantin makan dengan lahap


.


.


.


Disisi lain li Ruirui sudah sampai di bangsal menyajikan di atas meja


" meng / miao ayo makan "


" iya ibu " kedua anak itu serempak melepas mainnya pergi mencuci tangan


" ibu bersih " ucap miao memperlihatkan tanganya yang sudah dicuci


" miao sangat pinter " miao tersenyum mendengar pujian dari ibunya, meng juga mau tapi dia malu


" meng juga pinter " li Ruirui tersenyum mengelus kepala meng, meng sangat bahagia dipuji oleh ibunya.


Keempat orang itu menyantap makanan dengan lahap tidak ada pembicaraan saat makan hanya suara dentingan sendok


" enak " gumam miao bersender di kursi


Li Ruirui terkekeh kehidupan kecil ini sangat hangat bahkan yu jie juga tersenyum melihat orang yang menciptakan gambaran keluarga kecil padanya dengan senyum indah.

__ADS_1


' tampan ' batin li Ruirui tidak habis pikir dengan penulis yang membuat novel ini dia benar-benar meletakkan protagonis pria menjadi sangat menawan.


__ADS_2