
Merasakan perasaan yang belum pernah dia rasakan li Ruirui tersipu malu hingga tertidur.
Disisi lain ayah chang terus menunggu hasil tes keluar
" Chongqing kapan hasilnya keluar " nadanya tergesa-gesa
Pria yang bernama Chongqing menatap temannya yang sudah seperti saat istri tercinta meninggal,menepuk bahu temannya dia berkata
" besok jam 8 hasilnya keluar pergi dan istirahat lah " menasehati ayah chang untuk menjaga kesehatan
Ayah chang memegang kepalanya menghela nafas " tidak,aku tidak bisa istirahat sebelum memastikan hasilnya "
Melihat temanya itu Chongqing menepuk bahu ayah chang "jika kau ingin menunggu sampai pagi istirahat lah di ruangan ku "
Ayah chang yang sudah tegang secara psikolog dan mental mengangguk bangkit beristirahat di ruangan Chongqing
Di tempat tidur ayah chang menatap langit-langit " li yuri apakah kau membenci ku karena tidak bisa menemukan putri kita lebih cepat " sendunya
❀•°•═════ஓ๑♡๑ஓ═════•°•❀
Keesokan harinya keluarga chang bergegas ke rumah sakit ingin tau hasil dari tes itu.
Sesampainya disana mereka melihat ayah chang duduk membaca hasil tes itu
"Chang Siau Lien bagimana " kakek Chang langsung bertanya .
Ayah chang menatap ayahnya dengan tatapan berkaca-kaca " ayah dia memang bayi kecil ku " tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan serta kesedihannya .
Kakek Chang terkejut kemudian tersenyum menepuk pundak Chang Siau Lien
"Apa kau akan menagis dan tidak menemuinya " berkataan kakek Chang membuat ayah chang bangkit
" ayah kau benar aku akan pergi " ayah chang berjalan dengan cepat mengabaikan kedua putranya yang baru saja datang
Kedua anak itu bingung melihat kakek mereka langsung bertanya
" kakek bagaimana hasilnya ? "
Kakek Chang tersenyum mengangguk
" apakah li Ruirui benar-benar adik ku " yuan Chang dengan tidak percaya
Kakek Chang memukul kedua anak itu.
" apa yang kalian tunggu cepat ikuti ayah kalian "
Kedua anak itu tanpa basah basahi lari mengikuti ayah mereka
Kakek serta keluarga paman menggeleng kepala merasakan leluhurnya mempermainkan cucu kecilnya .
Menghela nafas kasar kedua keluarga itu pulang kembali menyiapkan beberapa hal untuk putri keluarga Chang.
* catatan
Keluarga Chang adalah keluarga terbesar di ibu kota merupakan keluarga militer , kakek Chang pensiunan tentara »ayah Chang jenderal besar serta paman Chang seorang pendiri pabrik makanan terbesar .
Sedangkan ibu li Ruirui atau istri ayah Chang adalah seorang gadis Republik Tiongkok yang sangat kaya pada zamannya karena beberapa peristiwa keluarga itu harus mengalami kematian satu-persatu hingga tersisa li yuri ibu li Ruirui yang bertemu dengan ayah Chang saat di desa.
Disisi lain li Ruirui sama sekali tidak tau ada hal besar yang menyangkut dirinya .
Hari ini dia telah mendapat hari cuti karena itu setelah mengantarkan kedua anak itu kesekolah li Ruirui duduk di kursi di bawah pohon membuat beberapa nama disetiap kostum anak anak .
Tok tok tok tok
Suara ketukan kencang itu membuat li Ruirui mengerutkan kening
' siapa yang mengetuk pintu dengan kencang seperti itu ' batinnya
Berjalan ke pintu li Ruirui langsung membuka pintu
Li Ruirui melihat seorang wanita tua dengan gadis perempuan di sampingnya menatap dengan kesal ke arahnya
" apa kau tidak akan membiarkan ibu ku masuk " nadanya tidak sedap
Li Ruirui menatap dengan acuh menurut ingatan pemilik ini mereka akan baik didepannya tapi dibelakang mereka sungguh menjijikkan adapun gadis disebelah wanita itu adalah anak angkatnya
__ADS_1
' cih anak angkat lebih berharga dari anak kandung ' batinya menahan gejolak amarah melihat semua kenangan menyakitkan pemilih tubuh ini .
Li Ruirui awalnya kaget melihat ingatan yang tiba-tiba muncul tapi dia cukup beruntung untuk mengatahui semua sifat orang-orang yang dekat dengan lebih awal .
"Hmm " li Ruirui mempersilakan masuk dengan terpaksa
Kedua wanita itu masuk kedalam melirim ke semua sudut dia rumah mereka menatap dengan teliti
" duduk " nada li Ruirui seperti memerintah.
Gadis di samping ibu li Ruirui tidak suka melihat li Ruirui tinggal di tempat yang lebih bagus darinya .
" kakak rumah siapa ini? " tanyanya dengan suara menahan amarah menatap lembut ke arah li Ruirui
Li Ruirui menatap dengan jijik apakah mereka fikir aku bodoh tidak tau tingkah laku mereka.
" kepala desa " li Ruirui sama sekali tidak melembutkan suaranya
Wanita tua itu marah " apakah begini sikapmu terhadap adikmu "
" cih adik, aku heran apakah aku benar anak ku apa bukan " perkataan li Ruirui bagaikan busur yang mengenai sisi sensitif wanita tua itu.
Wanita tua itu gelagapan menjawab " tentu saja kau putri "
Menatap dengan tajam li Ruirui sama sekali tidak menjawab
Gadis itu melihat ibunya gelagapan langsung berkata " kakak apakah begini cara mu bersikap terhadap ibu yang sangat menyanyangi mu "
Li Ruirui mencibir berkataan gadis di depannya dengan jijik jika dia hidup di masa depan wanita sepertinya sangat cocok menjadi ****** profesional.
Mengabaikan perkataan gadis yang lebih muda darinya
Gadis itu geram dan marah ingin menampar li Ruirui dan mengatakan ' dia adalah ibu ku bukan ibu mu ****** ' tapi dia menahanya memikirkan dia akan menikah dengan pria jelek itu dia merasakan senang melupakan kemarahannya.
Wanita tua itu menatap li Ruirui dengan sengit " li Ruirui ikut dengan ku dan bebaskan kakak mu " tidak ada nada seorang ibu sama sekali.
" kenapa aku harus membebaskan orang yang ingin menyakiti ku "
Wanita tua itu mengeretakan gigi
Li Ruirui menatap dengan tenang sama sekali tidak ada rasa atau kesan terhadap wanita didepannya.
" kau harus ikut dengan ibu mu membebaskan kakak mu dan menikah dengan pria yang telah ibu pilihkan jika tidak _ " mengancam
" jika tidak apa " ayah Chang baru saja datang dan mendengar putri tersayangnya dia ancama merasakan amarahnya melonjak seketiKa
Wanita itu mengerutkan kening
" siapa kau "
Ayah Chang menatap dengan dingin
" aku adalah ayah kandung li Ruirui berani sekali kau mengancam putri ku " nadanya marah
Wanita itu dan semua terkejut bahkan li Ruirui tidak kalah terkejut.
Wanita itu ketakutan " kau berbohong di adalah putri ku "
Ayah Chang dapat melihat ke salahan dalam sikap wanita tua di depannya
Wanita tua itu mengalami keringat dingin.
" laoyze bawa wanita itu ke penjara dan selidik peristiwa beberapa tahun sebelum kematian li yuri " perintah ayah Chang tidak dapat di ganggu gugat
Laoyze adalah komandan regu 1 yang datang bersama ayah Chang
Mengangguk dia memerintah bawahnya menangkap orang-orang itu untuk penyelidikan.
Wajah wanita itu pucat bahkan gadis itu tak kalah takut
" tidak jangan aku tidak bersalah semua itu suruh oleh seorang wanita yang tidak ibu ku kenal " gadis itu berteriak histeris
Pemuda itu tidak menghiraukan perkataan gadis itu dan menangkap mereka .
" li Ruirui aku adik mu tolong aku "
__ADS_1
" li Ruirui aku yang membesarkan mu "
Kedua wanita itu meronta-ronta saat di bawa pergi
Li Ruirui masih dalam keadaan mematung
'Siapa aku? Bagaimana ini terjadi? Apa aku bermimpi ' tanya dalam hati.
Ayah Chang maju ke hadapan li Ruirui menatap dari ujung rambut hingga kaki
" Rui " matanya menatap dengan keriduan yang sangat besar
Li Ruirui tertegun sesaat kemudian entah kenapa pandangannya kabur ,penglihatan menjadi buram
Ayah Chang menatap li Ruirui yang pingsan dengan khawatir.
Menggendong li Ruirui ayah Chang merasakan kekhawatiran yang tidak bisa dijelaskan
" rui dengarkan ayah bangun "
Kedua anak yang mengikuti ayah Chang juga khawatir
Dengan cemas mereka pergi ke rumah sakit di kota
Chang dengan sigap menghubungi yu jie mengatakan semua nya mulai dari li Ruirui adalah adiknya serta sekarang li Ruirui masuk ke rumah sakit
Yu jie yang sedang berada di rumah bibi ayahnya juga tercengang serta khawatir langsung berpamitan pergi
Sepanjang jalan yu jie terus melaju sama sekali tidak memperlambat kendaraan
Kembali ke desa menjemput kedua anaknya langsung melaju ke kota bahkan kedua anak itu juga takut kehilangan li Ruirui
Di tempat lain
Li Ruirui memandang sekitar tempat yang indah
" halo ada siapa disini " teriak li Ruirui
Melaju ke danau
Melihat seorang wanita duduk disana li Ruirui mendekatinya
" permisi boleh aku bertanya " li Ruirui ragu-ragu
Wanita duduk itu berbalik memperlihatkan wajahnya
Li Ruirui sontak terkejut melihat wajah yang mirip dengan nya
" siapa kamu "
Gadis itu tersenyum " aku adalah kamu dan kamu adalah aku "
Li Ruirui mengerutkan kening bingung
" maksudnya? "
Gadis itu menatap kembali ke danau "kita adalah jiwa yang sama,entah kenapa jiwa kita terbelah memasuki zaman yang beda "
Gadis itu menatap bayangannya di danau
" tapi jiwa mu lebih kuat dari pada diri ku "
Bangkit menatap berbalik ke depan li Ruirui
" kamu adalah pemilik asli tubuh ini aku tidak memiliki orang yang aku cintai tapi kamu memilikinya " gadis itu
Tersenyum lebar bagaikan merak yang bebas dari sangkar
Maju ke depan li Ruirui memegang tangannya " aku akan selalu melihat mu " tersenyum menghilang dalam kabut
Li Ruirui yang diam entah kenapa menangis
Tersenyum kearah hilang gadis itu
" aku sudah memulai hidup yang baru atas diri mu tapi sekarang aku akan memulai hidup ku sendiri " li Ruirui menatap ke arah danau.
__ADS_1