Li Ruirui

Li Ruirui
49


__ADS_3

Hari yang baru li ruirui memulai dengan memasak sarapan untuk semuanya tentu saja memasak di dapur hotel sebenarnya bisa saja dia memasak di ruangan tapi takut ketauan apalagi kedua anaknya bukan karena tidak percaya tapi lebih baik mereka tidak tau dan menjalin hidup seperti biasa saja.


" sayang ayo bangun " li ruirui membangunnya kedua anaknya yang lelap tertidur untung saja kedua anak itu patuh langsung bangun mengerjapkan mata tampak sangat mengemaskan


' gemas nya ' batin li ruirui ingin sekali mengarungi kedua anaknya.


" ibu gendong " pinta miao merentang tangan tentu saja li ruirui langsung mengendong meng ingin di gendong tapi dia sudah dewasa takut ibunya kecapean.sungguh perhatian tapi li ruirui tau dari mata anak itu bawah dia ingin tapi jadi li ruirui tersenyum mengelus kepalanya dengan sebelah tangan dan mengengam tangan meng ke kamar mandi.


" ibu aku bisa mandi sendiri " pekiknya malu.


" anak ibu sudah dewasa " li ruirui mengoda meng sambil pura-pura sedih " ibu " ujarnya malu


Li ruirui terkekeh " baiklah meng mandi lebih dulu setelah itu baru miao " tersenyum masih mengendong miao sambil menyiapkan baju untuk dipakai kedua anaknya untung saja pekerjaan dan sekolah serta pendaftaran rumah tangga sudah diurus oleh ayah li ruirui jadi li ruirui tidak usah khawatir lagi.


" ibu sudah selesai " meng terbalut handuk


' anak ku sangat tampan ' pekik li ruirui dalam hati


" ibu " miao menyadarkan li ruirui dari lamunannya.


" eh iya ayo bayi kecil ibu " li ruirui membantu miao mandi dan berganti pakaian.


Selesai melakukan kegiatan miao di gendong li ruirui dan meng menggandeng li ruirui keluar dari hotel berjalan ke hotel.


" kamerad tunggu " panggil seorang pria menatap li ruirui sambil menjilat lidah membuat li ruirui jijik setengah mati.


" ada apa kamerad " li ruirui bertanya dengan sopan tidak meninggalkan ucapan ambigu sama sekali.


Pria itu tidak peduli langsung mengklaim bahwa li ruirui adalah wanitanya " kamerad saya menyukai Anda " ucapan dengan percaya diri seakan li ruirui menyukainya.


" maaf kamerad saya memiliki pria " wajah li ruirui berubah menjad gelap


" kamerad jangan takut saya akan membantu Anda berpisah dengan pria Anda " ucapnya


Li ruirui benar-benar kesal " kamerad harap jaga bicara Anda atau saya akan melaporkan Anda atas perusakan hubungan suami-istri militer " mengancam pria itu dengan sinis.


Pria tertegun takut dengan menggunakan topi di atas kepalanya sebelum bisa berbicara li ruirui sudah pergi meninggalkan pria itu sendiri.


Sepanjang perjalanan ke hotel li ruirui memiliki suasana hati tidak senang begitu juga dengan kdua anak itu


' beraninya pria itu menganggu ibunya ' batin mereka akan melaporkan pria itu kepada ayahnya.


Masuk kedalam bangsal li ruirui melihat lagi wanita yang  bernama myleen  itu ada disana membuat hati li ruirui yang sedang tidak senang kembali menjadi suram. Yu jie sebagai tentara tentu tau perubahan suasana dalam sekejap.


" doyeng datang dan makan " li ruirui memanggil doyeng yang masih disana untuk makan mengabaikan yu jie dan mayleen tidak mau ambil pusing.


Li ruirui membawa kedua anak itu ke kursi di pojok makan bersama menghabiskan makanan tidak meninggalkan yu jie sama sekali.


" doyeng apa kau akan kerja " tanya li ruirui


" kakak ipar aku akan kerja sore dan kembali malam " doyeng bersandar di kursi


" itu bagus jangan terlalu lelah kau bisa menyuruh orang lain untuk datang " li ruirui berbicara dengan ramah.


" kakak ipar tidak biar aku saja " doyeng tentu saja tidak mau menyuruh orang datang menggantikan dia sudah cukup senang walaupun lelah sedikit tapi langsung hilang karena makanan enak dari li ruirui.


Li ruirui berbincang-bincang dengan doyeng dan anak-anak bermain kubik di pojok tidak melihat wajah yu jie yang gelap.

__ADS_1


Mayleen berkata " kamerad tidak baik terlalu dekat dengan pria lain " mencoba memanas-manasi hubungan li ruirui dan yu jie.


Li ruirui melirik mayleen dengan datar " kamerad ada adalah seorang lesbian yang harusnya menjaga jarak dari pria orang lain tidak takut apa Anda tidak bisa menikahi rumah orang " dengan lembut mengingatkan dimana tempatnya.


Jlebb


" kamerad _ "


"Diam, kamerad aku diam karena menghormati paman mu tapi menjauhlah jangan datang lagi kesini " suara tegas yu jie membuat myleen menangis padahal dia datang untuk merawat yu jie agar yu jie jatuh hati padanya malah tatapan dingin yang di dapatkan.


Mayleen sedih menatap benci ke arah li ruirui, li ruirui tidak peduli hanya menatap sekilas dan lanjut bertanya tentang kemiliteran doyeng keringat dingin ditatapn saudara yu jie tapi tetap menjawab li ruirui dengan ramah.


' kakak ipar tolong jangan berbicara dengan ku ' batin doyeng.


Mayleen menagis keluar dari bangsal meninggalkan makanan di meja samping yu jie . 


" doyeng sebaiknya kau bawa anak-anak bermain di taman " suara yu jie agak sedikit di tekan membuat doyeng otomatis ketakutan langsung membawa anak-anak main diluar meninggalkan ruang untuk li ruirui dan yu jie  .


" rui" diabaikan li ruirui


" rui" masih tidak ada respon malah li ruirui memandang ke arah lain. Yu jie takut li ruirui marah langsung turun dari ranjang berjalan ke arah li ruirui memeluk gadis itu dari belakang.


" ah yu jie kenapa kau turun dari ranjang " pekik kaget li ruirui tidak menyangka yu jie akan mendatanginya.


" Maaf " yu jie seperti anak anjing yang membuat salah, li ruirui menghela nafas berbalik ke arah yu jie masuk kedalam dekapan pria itu dia hanya dalam suasana buruk dia takut dengan pria yang bertemu dengannya di jalan pria itu tampak seperti pria jahat pasti tidak akan tinggal diam.


Didalam dekapan yu jie li ruirui merasakan keamanan menagis, yu jie kaget melihat bahu li ruirui bergetar


" li ruirui ada apa katakan? " nadanya cemas dan khawatir li ruirui menggelengkan kepala.


"Tidak ada biarkan aku seperti ini dulu " li ruirui masih di dekapan yu jie dia bingung kenapa di hadapan pria Ini dia sangat lemah, apakah karena dulu dia tidak mendapat cinta yang tulus dari orang sekitar.


Yu jie tidak memaksa li ruirui menjawab pertanyaan tapi tetap diam di posisi itu dapat di hirup aroma yang menenangkan dari li ruirui. Li ruirui melepaskan diri dari pelukan " apakah sudah baik " tanya yu jie menatap li ruirui wajah mereka sangat dekat telinga li ruirui memerah


" aku baik-baik saja " li ruirui ingin kabur tapi lebih dulu di tangkap yu jie


" mau kemana " yu jie menaikan sebelah alis mengecup bibir li ruirui singkat saja li ruirui merona.


" manis " ucap yu jie membuat li ruirui semakin memerah


" dasar cabul " pekik li ruirui  , yu jie terkekeh melihat tingkah gadis didepan yang malu. yu jie mendekatkan wajah nya dapat dia rasakan nafas li ruirui di wajahnya dia terpesona dengan bibir merah itu.


Cup ,yu jie mencium bibir li ruirui bahkan melumatkan dengan agresif li ruirui tidak menolak sama sekali hingga kehabisan nafas baru yu jie melepaskan bibir li ruirui.


Brak , pintu terbuka li ruirui langsung mendorong yu jie memalingkan wajah karena malu.


Yang membuka pintu adalah anak-anak dan doyeng mereka bingung kenapa ayah dan ibu mereka wajahnya memerah.


" ibu apakah kau deman kenapa wajah mu memerah " tanya miao polos membuat li ruirui tersipu


" tidak ibu hanya kepanasan " bohong li ruirui ' maaf saya ibu bohong '


Doyeng hanya diam otaknya lemot kalau masalah seperti ini.meng berada di samping yu jie berkata " ayah ada seseorang mancari mu " ujar meng membuat yu jie menatap doyeng dengan tanda tanya.


" saudara itu adalah kamerad shimin dan istrinya bersama seseorang yang entah siapa mencari Anda dia akan segera sampai di sini " jelas doyeng menatap kakak iparnya takut ada kesalah paham antara mereka.


Li ruirui yang tau hanya tersenyum " tidak apa bawa saja mereka masuk, yu jie kembali ke ranjang " pintanya langsung dianggukin yu jie dengan patuh doyeng membantu yu jie kembali ke ranjang.

__ADS_1


Tok tok tok


Seseorang mengetuk pintu bangsal yu jie  " masuk " orang di luar setelah mendengar suara itu langsung masuk kedalam melihat seorang lesbian yang tampan duduk di samping yu jie dan anak-anak bermain si sebelahnya


" kamerad yu jie apa kabar? " shimin dengan ramah bertanya.


" baik " yu jie sopan tidak terlalu dekat


Istri shimin tersenyum tapi matanya penuh dengan penghinaan terhadap li ruirui dia sudah menebak bahwa li ruiru adalah gadis yang yu jie suka.


Istri shimin akui li ruirui cantik tapi percuma wajah cantik tapi tidak memilik pekerjaan dia semakin bangga memperkenalkan mayleen kepada yu jie.


" kamerad yu jie kau harus lebih hati-hati " perhatian


Yu jie menatap dengan datar tidak menjawab, istri shimin kemudian beralih menatap li ruirui " apakah dia gadis itu " tanya dengan senyum tapi matanya penuh jejek penghinaan. Li ruirui menatap dengan biasa saja " halo bibi saya kekasih yu jie " dengan ramah seakan tidak melihat penghinaan di mata wanita tua itu.


Kamerad shimin terpesona melihat li Shimin yang cantik, lembut, dan anggun  yu jie yang melihat itu menatap shimin dengan marah.


" pantas kamerad menolak orang yang ku kenalkan ternyata kekasihnya sangat cantik " puji shimin, li ruirui hanya tersenyum saja.


Wanita lain di samping istri shimin menatap li ruirui dari atas ke bawah " lesbian sebaiknya kau meninggalkan kamerad yu jie " pintanya dengan tatapan dingin.


Hening..


Li ruirui menatap wanita dengan tatapan biasa saja sedang yu jie marah berani sekali seseorang menyuruh kekasihnya meninggalkan dirinya ' tidak '


" lesbian Anda cantik tolong jangan mengganggu hubungan wanita dan pria lain " tambahnya , li ruirui menaikan alis menatap yu jie dengan tatapan tanda tanya yu jie yang di tatapan langsung gugup dan membenci wanita itu mencoba memprovokasi hubungannya.


" bibi sebaiknya jaga mulut mu siapa yang memberi mu hak " nada yu jie dingin tatapan tajam seakan menusuk wanita itu gemeter tidak berani. Ketiga orang untuk takut dengan tatapan mata yu jie.


" kamerad yu jie jangan marah dia adalah kakak ipar ku dan ibu myleen bukan kah bagus jika kamerad rui memutuskan hubungan maka kamu bisa bersama dengan mayleen " ujar istri shimin


" siapa mayleen? Saya tidak tau jangan berusah merusak hubungan saya atau saya akan melaporkan ini ke atasan " ancam yu jie membuat shimin ketakutan dia belum dipromosikan beberapa tahun ini jika ditambah keluhan promosinya akan semakin lama.


" yu jie jangan marah kedua wanita ini tidak berfikir jernih " shimin tersenyum


" shimin apa yang kau katakan bukan kah aku benar " istrinya tidak Terima


Plak


Shimin menatap istrinya dengan keras langsung membuat wajahnya ke kiri dengan bekas tangan di pipinya


" kau memukul ku " pekiknya tidak percaya


" ya, jika kau terus membuat masalah aku akan mengembalikan ke rumah kelahiran mu " ujarnya dengan tegas sebagai seorang pria di adalah kepala rumah tangga harus mendisiplinkan keluarganya dia sudah tidak tahan.


Menagis " aku berani memukul ku aku tidak Terima ini " teriaknya marah.


" apa yang kau tidak Terima ah " langsung menampar lagi membuat istrinya tertoleh ke kanan kedua pipinya penuh bekas tamparan dia tertegun hanya terisak disana dan kakak ipar ketakutan  .


Shimin meminta maaf langsung menarik mereka kembali ke rumah ' harusnya dia tidak membawa kedua wanita ini ' batin Shimin


Li ruirui meghela nafas era ini benar-benar kacau tiba-tiba merasakan tangan kekar memegang tangan li ruirui


"Maaf " seperti bocah yang berbuat salah.


Li ruirui tersenyum " bukan salah mu tapi Wajahmu terlalu tampan dan keterampilan mu " keluhnya karena prianya adalah anak Tuhan yang di berkati.

__ADS_1


__ADS_2