
Keesokan harinya li ruirui bangun agak telat tidak seperti biasa akibat berolahraga di malam hari bersama yu jie
Bangun li ruirui melirik arloji dia menyalahkan pria bau itu yang tidak bisa membiarkan istirahat walaupun sudah memohon mohon , bangkit dari ranjang li ruirui keluar melihat kedua anak itu bermain di halaman
" ibu sudah bangun " maio berlari ke dalam pelukan li ruirui
" apakah kedua anak ibu sudah makan "
Kedua anak mengangguk " ibu ayah membuat makanan tapi tidak seenak ibu " keluh meng
Li ruirui terkekeh melihat wajah keluhan kedua anak itu
" kalau begitu ibu akan buatkan makanan enak siang ini "
Kedua anak itu bersorak dengan gembira, kemudian li ruirui berjalan ke dapur melihat panci bubur serta terdapat telur rebus yang telah di siapa yu jie
Hatinya menghangat melihat perlakuan pria yang sekarang suaminya itu. Setelah sarapan li ruirui bangun sekarang dia fokus merawat keluarganya untuk posisi guru dia sudah menjualnya kepada orang lain dengan harga 500 yuan dengan keuangan yang melimpah li ruirui telah menjadi wanita kaya di era ini
Kedua anak itu juga telah pindah sekolah ke taman kanak-kanak militer karena hari ini sedang libur li ruirui berencana mengajak mereka memetik semangka kebetulan terdapat desa walaupun harus duduk di mobil selama 1 jam
" rui apa kau mau ikut " seorang wanita yang tak lain adalah istri militer juga bernama curyi
" tentu saja saudari curyi aku baru saja akan berangkat " li ruirui tersenyum berbicara dengan ramah
" kalau begitu mari kita berangkat bersama-sama "
Li ruirui mengangguk membawa kedua anak itu mengikuti saudari curyi menaiki mobil militer ke daerah pedesaan turun dari mobil kedua anak itu tampak sangat antusias melirik sekeliling dengan tatapan berbinar binar walaupun mereka tinggal di desa tapi mereka belum pernah memetik buah
Saudari curyi mengajak li ruirui kesalahan satu kebun petani disaat li ruirui dan para ipar militer lain memilih semangka tidak sengaja mata li ruirui melihat kedatangan ziyung dari jauh langsung pura-pura tidak melihat
Ziyung juga melihat li ruirui bersama anak-anak itu sedang memetik semangka langsung berjalan ke arahnya
" kamerad li ruirui " sapa ziyung tersenyum
Li ruirui mengangkat wajahnya menatap ziyung " kamerad ziyung baik "
Ziyung tersenyum tapi melirik wajah cantik li ruirui hatinya semakin gatal karena marah ingin sekali mengaruk wajah vixen itu
" kamerad li ruirui apakah saudara yu jie tidak datang "
Li ruirui menaikan alis ' saudara'
" kamerad Ziyung aku tidak tau kau sangat dekat dengan pria ku " li ruirui tersenyum menatap ziyung
Ziyung tertegun " ah... Kamerad li ruirui aku tidak bermaksud "
Li ruirui tersenyum tidak membalas saudari curyi yang melihat suasana canggung ini langsung berkata " ah kamerad apa kau ziyung "
" iya itu aku "
" aku mendengar kau keluar dari rumah sakit sayang sekali "
" ah iya aku mencoba untuk melanjutkan kesukaan ku "
Saudari curyi mengangguk tapi ipar militer yang lain berbisik kenapa ziyung keluar membuat wajah ziyung merah padam " ah kalau bagitu saya permisi "
Kepergian ziyung membuat para ipar militer semakin yakin dengan berita yang beredar bahwa karena lalai dalam merawat pasien membuat seorang pasien meninggal ' kenapa bisa wanita kemalangan ini masuk ke militer '
Li ruirui tidak peduli dengan gosip para ipar militer yang lain setelah memilih dua semangka dia langsung pergi membayar dan pulang duluan
.
.
__ADS_1
.
Kembali ke rumah li ruirui masuk kedalam halaman memotong buah untuk di cicipi kedua anak itu
" manis dan segar "
" benar "
Melihat kedua anak itu suka li ruirui berfikir untuk membuat es buah yang cocok di makan saat cuaca panas
Pada siang hari sesuai janji li ruirui, li ruirui membuat hidangan lobster pedas dan lobster rebus serta iga daging makanan yang kaya itu membuat kedua bocah serakah itu ngiler dihalaman terus menatap ke pintu dapur
Saat li ruirui menyajikan makanan yu jie kembali " aku pulang "
" ayo cuci tangan dan makan " li ruirui tersenyum menyapa yu jie, yu jie tersenyum hangat membawa anak-anak itu mencuci tangan tanpa disuruh
Keluarga kecil itu makan dengan lahap selesai makan yu jie kembali lagi bekerja dan akan pulang sore kedua anak itu juga setelah makan li ruirui meminta untuk tidur siang
Li ruirui yang sendiri masuk ke ruangan menonton banyak film anime, Korea untuk mengisi waktu luang sebenarnya dia mau berjualan di pasar gelap tapi uangnya sudah sangat banyak yang bingung bagaimana menghabiskannya
Sore harinya li ruirui meregangkan badan karena terus duduk menonton membuat badanya pegal
Menghirup udara yang masih bersih tanpa polusi li ruirui berjalan ke kebun memetik timun, tomat serta sayuran lain
Memasak hidangan rumahan yang simpel tapi sangat harum membuat kedua anak yang tertidur bangun seperti maling berjalan mengendap-endap mengintip ibunya memasak untuk saja li ruirui sudah meletakkan semua bumbu di dapur jika tidak dia harus mengambil di dalam ruangan yang akan membuat anak-anak itu terkejut saat li ruirui menghilang diudara
Selesai masak suara perut kelaparan terdengar, li ruirui yang mendengar itu kaget berbalik menatap kedua anak itu cengegesan membuat li ruirui tertawa
" meng bawa adik mu cucu muka dan tangan "
" baik ibu " meng langsung membawa miao pergi mencuci muka dan tangan
Selesai mencuci kedua anak itu duduk menunggu ayah mereka kembali agar mereka bisa menyantap makanan bersama dan benar saja tak lama orang yang ditunggu masuk membawa kotak aluminium
" suami apa yang kau bawa ? "
" aku melihat koki militer membuat pangsit jadi aku membelinya " yu jie tersenyum
" benarkah "
Yu jie mengangguk melihat wajah senang istrinya
Keempat orang itu duduk bersama menyantap makanan dengan lahap
Keesokkan harinya yu jie sudah berangkat kerja dan membawa kedua anak itu ke taman kanak-kanak
Li ruirui yang tinggalkan sendiri dirumah bosen berencana pergi ke rumah saudari curyi
Sampai dirumah saudari curyi , li ruirui melihat saudari curyi sedang menjahit
" li ruirui duduk lah sini "
" saudari curyi keahlian menjahit mu sangat bagus "
Saudari curyi tersenyum bagaimanapun dia senang saat ada yang memuji kerajinannya semakin menatap li ruirui dengan ramah
" ruirui ayo makan ini adalah dendeng yang dikirim ibu ku "
Li ruirui tentu saja menerima tapi saat memakan dendeng itu tiba-tiba li ruirui merasakan mual yang sangat tidak enak
" ruirui apa kau baik-baik saja " saudari curyi cemas
" saudari aku baik-baik saja mungkin hanya masuk angin "
__ADS_1
" li ruirui apa mungkin kau hamil "
Li ruirui kaget tertegun mulai mengingat menstruasi nya yang tertunda, saudari curyi yang melihat wajah bingung li ruirui langsung berkata " li ruirui mari kita periksa "
Li ruirui mengangguk bersama saudari curyi pergi memeriksa saat mengetahui kehamilannya li ruirui tersenyum bahagia entah dari mana kabar li ruirui pergi ke rumah sakit dan hamil membuat para istri militer saat melihat li ruirui langsung mengucapkan selamat
Pulang kerumah wajah berseri-seri li ruirui tidak dapat hilang tiba-tiba li ruirui kaget saat pintu terbuka secara tiba-tiba
" yu jie kau membuat ku kaget "
Yu jie tidak membalas menatap li ruirui dengan bodoh langsung memeluk li ruirui " apakah benar kau hamil? "
Li ruirui mengangguk sambil tersenyum
Melihat itu yu jie semakin bahagia kebahagiaan berlipat ganda ini membuatnya sangat bahagia
Yu jie menemani li ruirui selama beberapa jam dan dengan terpaksa kembali bekerja kembali
Li ruirui yang sendirian dirumah tiba-tiba mendapatkan ketukan dari pintu
Li ruirui membuka pintu dengan hati-hati mendapatkan ziyung yang datang ke rumahnya sore-sore dengan membawa buah apel
" kamerad aku membawakan mu buah dan selamat atas kehamilan mu " dia tersenyum membuat li ruirui semakin waspada
" Terimakasih tapi aku tidak bisa makan buah jadi kau bawa pulang saja "
Ziyung membenci baja besi ini " tidak tidak aku membawa khusus untuk mu "
Melihat reaksi tambahan ziyung semakin membuat li ruirui semakin khawatir " kamerad ziyung kau bisa membawanya kembali, maaf aku sedang sibuk " li ruirui langsung bergegas masuk menutup pintu
Firasat buruk li ruirui saat melihat ziyung membuat li ruirui waspada....
Ziyung yang ditinggalkan marah dan kesal wajahnya berubah suram kembali ke rumah zyeng
Li ruirui ketakutan tapi saat kepulangan kedua anaknya dan suaminya menbuat hati li ruirui lega
Selama beberapa hari li ruirui terus waspada jika ziyung tiba-tiba datang
Li ruirui sedang duduk bersama kakak ipar yang lain di halaman saudari curyi
" apa kau sudah mendengar tentang ziyung yang diusir "
" diusir? " li ruirui bingung
" ah kau belum tau katakan ya dia menyebabkan zyeng keguguran entah apa yang ditaruh di apel membuat zyeng keguguran "
" dari mana kau mendengar itu "
" tentang zyeng tidak sengaja mendengar karena suara keributan di rumah zyeng "
Li ruirui terkejut kemudian lega mengelus perutnya untung saja dia tidak menerima buah itu kemudian memarahi ziyung karena berhati gelap sukur Tuhan menjaganya
Skip
Kehidupan li ruirui berjalan dengan lancar karena tidak ziyung di kentetaran bahkan suasana hangat rumah li ruirui menular ke setiap orang yang melihat mereka
Bisa dibilang karir yu jie semakin berkembang dan kedua anak-anaknya yang sukses dalam studi dan pekerjaan bahkan putri li ruirui yang dilahirkan sekarang menjadi seorang dokter yang berjaya
Tak hanya itu li ruirui bersukur bahwa kehidupannya berjalan lancar hingga hari tua melihat semua anaknya sudah besar dan berhasil serta memiliki keluarga kecil masing-masing walaupun begitu mereka masih menjaga satu sama lain membuat hati li ruirui dan yu jie lega
Bahkan saat kedua pasangan itu menutup mata banyak pejabat militer serta teman menagis mengucapkan cinta sejati untuk yu jie dan li ruirui yang meninggal bersama sambil berpegang tangan
Ketiga anak li ruirui menagis paling keras saat kehilangan kedua orang tua mereka
__ADS_1
...~ tamat~...