Li Ruirui

Li Ruirui
chapter 42


__ADS_3

Kembali ke rumah li Ruirui kembali ke kamar


Sudah 20 menit sejak di mandi dan sekarang berbaring di sisi kedua putranya.


Memeluk keduanya li Ruirui menatap ke arah langit dengan penuh emosi.


Memikirkan ingatan diri yang selalu sendiri di kehidupan dulu dia sendu tapi kemudian melihat banyak orang yang mencintainya sekarang dia bahagia.


Matanya tertutup dengan senyum yang indah menghiasi wajahnya.


......


Waktu berlalu ke hari esok


Keluar dari kamar li Ruirui turun kebawah melihat ayahnya akan berangkat berkerja


" ayah "


Ayah rui menatap li Ruirui dengan lembut " iya rui ada apa? "


"Ayah bisa kah ayah menemani ku aku mendengar ada festival lentera di sungai " suara lembut dan penuh harapan membuat ayah rui tentu saja dengan mudah menyetujuinya.


Li Ruirui dengan sangat gembira wajahnya bahkan dapat mengabarkan itu. Ayah rui tersenyum melihat li Ruirui tersenyum mengelus kepala li Ruirui ayah rui memberikan gumpalan uang dan tiket tampak ada itu berkisar 1.000 yuan


"Ayah tidak aku punya uang, yu jue bahkan memberikan uang pada ku " li Ruirui tidak enak menerima uang ayahnya


Ayah rui tersenyum matanya menunjukkan puas kepada calon menantu " ini adalah hati ayah apakah kau tidak menerimanya " ayah rui pura-pura sedih


Li Ruirui kelabakan " ayah _ " terpotong dengan tindakan ayah rui memasukan uang itu langsung ke kantong jaket li Ruirui


" belilah apa yang putri ayah suka " ayah rui mengelus kepala li Ruirui dengan penuh kasih sayang. Hati li Ruirui menghangat


Ayah rui tersenyum segera berangkat kerja.


Baru saja li Ruirui akan pergi dia melihat Chang Ming turun dengan lesu


" kakak ada apa dengan mu? " li Ruirui bertanya dengan penasaran . Chang Ming memandang li Ruirui dengan sedih


" rui kenapa kau tidak bilang akan memasak saat makan malam " ucapnya sedih karena tidak bisa makan makanan enak


" ..... "


Chang Ming sedih " kakak jika kau mau nanti siang aku akan membantu bibi memasak " berkataan li Ruirui membuat semangat Chang Ming kembali.


" bagus aku akan menunggu " ucapnya senang


"Ibu kami sudah siap " meng menggandeng tangan miao berjalan ke arah li Ruirui


Li Ruirui tersenyum " bagus ayo kita pergi "


Chang Ming memandang mereka yang sudah rapi " rui apakah kau ingin aku mengantar mu "


" kakak apakah kau sibuk " li Ruirui menatap dengan berbinar


" tidak ayo aku akan mengantar kalian " Chang Ming tersenyum


Segera mereka berempat pergi ke departemen store li Ruirui bergandengan tangan dengan kedua anaknya pergi ke toko peralatan sekolah membeli 2 tas, pensil, buku dan lain-lain.


Berkeliling departemen store mata li Ruirui terpaku ke rok bunga yang di pajang melirik harganya dia tertekan walaupun kaya dia tetap merasa harga dan kualitas tidak sesuai. Berjalan kembali li Ruirui membeli Kain tak lupa li Ruirui membeli sepatu untuk kedua anak nya


Puas li Ruirui berjalan ke di lantai pertama dengan gembira sedangkan chang ming tertekan dia baru tau adiknya Alan berbelaja sebanyak ini.


" kamerad chang " suara gadis Memanggil chang ming.


Li Ruirui dan yang lain berhenti memandang wanita yang Memanggil kakak nya.


' kenapa dia disini? ' batin li Ruirui bigung


Chang Ming memandang gadis yang memanggilnya dengan tidak suka


" kamerad Chang kenapa kau disini " nada suaranya dengan lembut


" xiaoyi apakah dia pria yang akan menikah dengan mu " tanya wanita tua di sampingnya dengan mata cerah


Li Ruirui " ...... "


Xiaoyi dengan malu-malu mengangguk


" kamerad xiaoyi kapan kakak ku pernah berjanji pada mu jangan merusak reputasi kakak ku " li Ruirui kesal


Xiaoyi memandang li Ruirui dengan tidak suka baru saja menjawab wanita di samping xiaoyi berkata " kau hanya adik tidak perlu ikut campur urusan kakak mu " dengan nada tidak suka


Chang Ming marah " siapa kau berani berbicara seperti itu pada adik ku, adik ku adalah hati keluarga tidak ada yang boleh berbicara seperti itu " nada dingin Chang Ming membuat wanita itu khawatir


" kamerad wanita tua ini salah tapi tidak baik pagi adik mu ikut campur urusan pasangan kekasih " nada halus wanita tua itu takut Chang Ming marah


" kekasih? Siapa jangan mencoba berbicara yang tidak tidak atau aku akan memasukan mu ke penjara " suara keras Chang Ming membuat beberapa orang berkumpul untuk menyaksikan kegembiraan.

__ADS_1


" kamerad _ " xiaoyi ingin berbicara tapi tatapan tajam membuatnya bungkam


" kamerad kau sebagai wanita harus tau malu, sudah ku katakan aku memilih orang yang aku suka jadi jangan membuat ku kesal " nada jijik Chang Ming tidak bisa di bendung lagi.


Wanita tua itu memandang cucu perempuannya dengan bingung bukan kah dia mengatakan bahwa pria ini mencintai dan ingin menikahinya kenapa sekarang berbeda.


" kamerad kau tidak bisa begitu setelah menipu cucu ku kau meninggalkannya " wanita tua itu berteriak.


Beberapa orang langsung bergosip


" kamerad kau tidak bisa seperti itu " seseorang berbicara di kerumunan


Li Ruirui yang sudah kesal langsung angkat bicara " kamerad kapan kakak ku berjanji dia baru bertemu dengan mu sekali bahkan kau yang meminta menikah dengan kakak ku tapi kakak ku dengan tegas menolak kau bahkan berani merusak reputasi seorang penelitian pemerintah kau tau konsekuensi " nada dingin li Ruirui membuat sekitar langsung terdiam


' penelitian? '


" kamerad kapan aku _ " xiaoyi ingin membantah dan membuat publik membelanya.


" kamerad jangan berbohong aku memilih bukti dan ada saksi " li Ruirui menatap dengan jijik


"..... "


Mendengar nada percaya diri sekitar mereka langsung berubah haluan memihak li Ruirui


" cih liat lesbian dari desa itu mencoba menaiki gunung " nada menghina


" tidak tau malu"


" orang desa memang seperti itu "


Penghinaan membuat xiaoyi malu wanita tua itu juga tak kalah malu mendengar perbincangan sekitar dia langsung menampar cucunya dengan keras


" dasar ****** "


Menarik tangan xiaoyi dengan keras, xiaoyi yang di tarik menagis mencoba melawan tapi kekuatannya masih kalah dengan neneknya


Habis sudah dia akan di nikahi ke pria bau itu pikir xiaoyi menangis dengan susah payah dia telah membujuk neneknya dengan mengatakan orang kota menyukainya dan ingin menikahinya dan akan memberikan mahar yang besar sekarang lihat dia hancur


Dia menangis dan membenci li Ruirui memikirkan wanita busuk itu xiaoyi menangis dengan keras.


Li Ruirui menghela nafas lega memandang kakaknya dengan tidak suka


"Lain kali biarkan aku berbicara " li Ruirui mendengus pergi membawa kedua anaknya


Li Ruirui kesal suasana hatinya di ganggu.


Li Ruirui yang berjalan lebih dulu masuk ke mobil, kedua anak itu tidak mau menganggu ibunya duduk dengan tenang dan ikut menyalahkan pamannya.


" li Ruirui _ "


" cepat aku ingin pulang " li Ruirui tidak mau memandang kakaknya.


Chang Ming pasrah mengemudi kembali ke ruamah


Waktu berlalu mereka telah sampai di rumah li Ruirui langsung turun mengabaikan kakaknya


" kakek " sapa li Ruirui duduk di sebelah kakeknya.


Melihat wajah cemberut cucunya dia langsung marah " siapa yang menganggu cucu ku "


Li Ruirui tidak menjawab bersandar di lengan kakeknya dengan kakeknya mengelus kepala li Ruirui


Meng membisikan apa yang terjadi alis kakek mengkerut menghela nafas


" jangan marah lain kali kakek akan menemani rui "


Li Ruirui mengangguk


Chang Ming yang masuk membuat li Ruirui kesal bangkit kembali ke kamar.


" bujuk adik mu dia tampak kesal " Chang Ming mengangguk mengikuti li Ruirui ke kamar.


Masuk dia melihat rui duduk membuka belanjanya


" rui "


" hmmm "


"kakak minta maaf ini salah kakak "


" .... "


Melihat adiknya tidak menjawab Chang Ming mengeluarkan sesuatu meletakkan di depan mata li Ruirui


" apa ini " li Ruirui melirik penasaran


" hadiah permintaan maaf " Chang Ming tersenyum

__ADS_1


Li Ruirui membuka dengan penasaran terkejut dengan isinya wajahnya gembira ini adalah rok yang ingin dia beli


" kapan kakak membelinya " menatap Chang Ming dengan penasaran


" saat seseorang meninggalkan aku sendiri di depan toko " Chang Ming mengeluh


Li Ruirui tersenyum malu


" terimakasih kakak "


Chang Ming tersenyum " jangan marah lagi kau akan cepat tua "


" siapa yang tua? " li Ruirui kesal


Chang Ming langsung gelagapan melihat li Ruirui marah " jangan marah ok kakak salah "


" tau "


Li Ruirui melirik kembali rok barunya . Chang Ming tertawa melihat tingkah li Ruirui seperti anak kecil yang menerima hadiah.


......


Setelah Chang Ming keluar dari kamar li Ruirui segera mencoba rok barunya dengan senang


Miao dan meng yang baru masuk langsung di buat terkejut dengan penampilan ibunya yang sangat menawan


Li Ruirui yang melihat kedua putranya memandang dengan diam mau tidak mau terkekeh


" bagaimana apakah bagus " li Ruirui bertanya


Kedua anak itu menjawab dengan serempak " bagus " mendengar itu sudut mulut li Ruirui terangkat memperlihatkan lesung pipi .


Li Ruirui sekarang seperti anak kecil dia langsung bergegas turun memamerkan rok barunya


" bibi " li Ruirui dengan senyum manis


Bibi memandang li Ruirui mau tidak mau terpana dengan penampilan li Ruirui memang benar kata orang baju membuat orang menjadi semakin cantik.


" cantik sangat cantik " bibi memuji li Ruirui dengan tulus li Ruirui tersenyum semakin cerah


" benarkah? "


" tentu saja li Ruirui sangat cantik" bibi memuji li Ruirui


Li Ruirui merona malu


.


.


.


" kawan yu jie " sapa mayleen dengan manis


Yu jie memutar mata males dia benar-benar pusing dengan wanita di depannya yang tidak habis-habisan.


" kamerad sebaiknya anda menjaga jarang dengan seorang pria " nada dingin yu jie tidak peduli dengan tampilan mayleen yang mencoba mengoda yu jie


Mayleen walaupun tidak tau malu tapi di kritik di depan umum dia akan tetap malu


" cih tidak tau diri " bisik seseorang istri militer.


Mata Mayleen telah berubah merah . Yu jie sama sekali tidak peduli langsung mengeratkan tasnya pergi dengan pasukannya


" komandan kemana misi kita kali ini " seorang bawahan dari pasukan yu jie bertanya


" terdapat gempa bumi kita harus membantu menyelamatkan warga " jelas singkat yu jie dengan datar


Pasukan " ....... "


Seperti biasa detail yang singkat - batin mereka ingin menonjok wajah tampan komandan mereka.


sabar, sabar , sabar


Dengan mobil militer pasukan yu jie bergegas ke daerah yang terkena gempa


Waktu berlalu mobil yu jie tiba di kota yang terkena dampak gempa melihat sekeliling yang kacau , yu jie dengan tenang memerintahkan pasukannya mengevakuasi para korban ke tempat aman


Semua orang dengan wajah serius menyelamatkan orang dari reruntuhan


" hiks hiks ibu ibu hiks hiks " tangisan seorang bocah membuat yu jie gelagapan melirik sekeliling.


Melihat bocah yang ketakutan itu menagis di depan bangunan yang sudah retak yu jie langsung bergegas ke arahnya, baru saja akan yu jie sampai ke arah bocah itu gempa susulan terjadi teriakan bergema dimana-mana orang berlari menyelamatkan diri takut tertimpa


Bangunan di belakang anak itu goyang yu jie dengan sigap menarik anak itu ke tempat aman sebelum banguna runtuh ke arah tempat bocah itu berdiri.


" komandan "

__ADS_1


" bawa anak ini ke tempat aman " yu jie menyerah anak itu kepada yang lain langsung bergegas menyelamatkan yang lain


__ADS_2