Love Come Suddenly

Love Come Suddenly
Nasehat Ayah


__ADS_3

...Happy Readingđź“–...


"Syg kayanya aku gk bisa ikut mampir deh soalnya, ada meeting mendadak. Gpp kan?" Tanya Alfie pada Kiran.


Kiran menghela nafasnya, "sibuk teros pk. Yaudah pergi aja sana!!" Kiran mengelus perutnya, "papa kamu lama-lama makin nyebelin aja syg." Ujar Kiran pada sang calon anak


"Ngadu teros. Mama kamu bohong bnget tuh son jangan didengerin!! Papa berangkat dulu ya son, jagain mama kamu!! kalo mama kamu nakal, cubit aja perutnya!!"


"Enak aja cubit, kamu aja sini aku cubit. Lagian ya, anak aku tuh pasti gril bukan son." Ujar Kiran sambil mencebikan bibirnya


"Ck mama kamu emng gk mau ngalah, aku berangkat sekarang deh takut telat nih. Se you Kiran syg, jangan bikin rusuh syg inget!!"


"Yaudah gih pergi!! aku gk janji ."


"Dasar ya kamu ini, gak bisa banget kalo dibilangin."


Setelah kepergian Alfie, Kiran meminta para penjaga membawakan barang-barang bawaannya, "mang makasih ya, oiya ini buat anak mamang di rumah kayanya cukup deh." Ujar Kiran sambil memberikan 5 paperbag pada mang Tono


"Nona Kiran bukan saya menolak tapi, saya gk bisa nerima barang-barangnya. Saya yakin ini pasti mahal banget non, anak saya gk mungkin juga mau nerimanya. Soalnya istri saya ngajarin dia supaya tidak tergiur barang-barang mewah non." Balas mang Tono


"Tapi Kiran beliinnya khusus untuk anaknya mamang, urusan istri mamang serahin aja sama Kiran!! pokonya kalo mamang nolak, Kiran bakalan ngambek sama mamang!!" Ancam Kiran


"Tapi non,"


"Mang, Kiran ngasihnya ikhlas. Lagian emng mamang gk kasian liat kiran? ini juga permintaan dedek mang." Ucap Kiran sambil mengelus perutnya

__ADS_1


Mang Tono menghela nafasnya, "makasih banyak banget ya non. Saya gk tahu lagi harus bilang apa, keluarga kalian udah baik banget sama mamang, Mamang terima ya non."


"Nah gitu dong diterima. Yaudah Kiran masuk dulu ya mang."


Kiran segera memasuki ruang keluarga, " dikumur dikunyah asalamualaikum semuanya, hello Kiran dateng nih." Teriak Kiran


"Waalaikum salam"


"Gausah teriak-teriak napa syg!! bunda kaget denger suara cempreng kamu." Ucap nyonya Clemira sambil menghampiri Kiran


Kiran mencium punggung tangan nyonya Clemira, "maafin Kiran bunda!! biasalah udah kebiasan, bunda kaya yang gk tahu aja?" Balas Kiran sambil cengengesan.


"Dasar bumil ini, yaudah yu duduk dulu syg!!"


"Yaudah bunda anter, cie nanti anak kalian tumbuh barengan cie. Kayla tadi di ruang kerja ayahnya sama Ethan, biasalah ayah mau ada yang di bicarain katanya." Balas nyonya Clemira


"Ogitu. Hehe bunda gk sekalian juga bunda buat temen buat anak Kiran gitu?" goda Kiran sambil menaik turunkan sebelah alisnya.


"Gak ah biar nanti Kayla aja yang buat temen anak kalian. Lagian, bunda udah terlalu tua buat ngelahirin anak lagi." Ujarnya sambil terkekeh


"Yakali aja bunda tertarik gitu?"


Diruang kerja Tuan Joshep, Ethan dan Kayla baru saja masuk kedalam ruang kerja Ayahnya. Kayla cukup heran sebenarnya, tidak biasanya ayahnya memanggil Kayla ke ruang kerjanya kalo bukan untuk hal yang benar-benar penting.


"Kalian sudah datang, duduklah!!"

__ADS_1


Kayla dan Ethan menuruti perintah ayahnya, "tumben ayah manggil Kayla kesini? apa ada hal yang penting yang mau ayah bahas?" tanya Kayla to the poin.


"Seperti yang kalian pikirkan, ayah nyuruh kalian kesini karena ada hal penting yang mau ayah bahas." Balas Tuan Joshep


"Katakanlah yah! kami akan mendengarkannya." Ucap Ethan pada Tuan Joshep


"baiklah, Kay ayah rasa kamu sudah tahu siapa dalang dibalik kesalahan satu malam James. Apa kamu tidak berniat membuat dia hancur, karena telah mengusik keluarga Alexander?" tanya ayah Joshep.


Kayla menghela nafasnya, "biarkan mereka bermain dulu sebentar yah! Kay akan membuat mereka hancur disaat yang Kay rasa tepat untuk membuat mereka benar-benar hancur." Balas Kayla


"Apa kamu tidak berniat memberitahu kedua abang kamu?"


"Kay rasa ayah sudah mulai membaca rencana Kay. Tidak untuk saat ini, karena Kay gk mau malah membuat kak Diva menderita karena terlibat dalam hal ini. Meskipun ia murni hanyalah korban, tapi kita gk tahu apa yang akan bang James lakukan pada kak Diva. Dan untuk bang Jo, Kayla gk mau menambah beban lagi untuknya.


Bang Jo saat ini sedang fokus pada kehamilan kak Laras. Ayah liat sendirikan, kak Laras sangat sensitif sekarang? jadi, Kayla gak mau nambah beban buat mereka. Ayah bisa percayakan semuanya pada Kay!!" Ujar Kayla


Tuan Joshep mengangguk,"Hmm. Dan kamu Than, ayah ingin kamu melindungi Kayla!! kamu tahu kan seberapa banyak musuh kita diluaran sana? tidak sedikit dari mereka yang menginginkan Kayla karena obsesinya. Kalian masih terbilang belum apa-apa dalam hubungan pernikahan, kalian masih baru.


Dan kalian juga tahu bahwa cobaan dalam setiap hubungan pasti ada. Mungkin sekarang belum tapi, entah di masa depan? tumbuhkanlah kepercayaan diantara kalian!! karena di masa depan, tidak menutup kemungkinan cobaan akan terus menerpa kalian, menguji kesetian kalian, menguji cinta kalian.


Kalian bisa melihat hubungan ayah dan bunda sekarang!! apa yang kalian lihat, keharmonisankan? ya itu benar. Karena dulu saat kami masih seperti kalian, seberat apapun ujian cinta kami, kami melaluinya dengan kepercayaan satu sama lain.


Ayah hanya mampu mengatakan hal yang harus ayah katakan pada kalian. Ayah harap kalian bisa mendengarkan kata-kata ayah hari ini dan mengingatnya di kemudian hari!! Than, jaga Kayla!! karena saat ini Kayla adalah tanggung jawab kamu.


Ayah hanya mengingatkan bahwa disekitaran kalian saat ini, sedang ada yang terus mengawasi. Dan tentunya kalian juga pasti merasakannya ? ayah hanya akan memantau dari jauh. Selebihnya tanganilah sendiri terlebih dahulu!! soal bisa atau tidaknya, itu adalah hasil akhir."

__ADS_1


__ADS_2