Love Come Suddenly

Love Come Suddenly
Gombal


__ADS_3

...Happy Reading 📖...


Sinar matahari mulai masuk melalui celah-celah jendela kamar Ethan . Perlahan cahaya itu mampu mengusik Ethan dikamarnya .


Ethan berkali-kali mengerjapkan matanya untuk menyesuaikan cahaya yang masuk kedalam retina matanya . Setelah matanya berfungsi secara normal kembali , barulah ia melangkah kekamar mandi untuk membersihkan diri .


15 menit kemudian, Ethan keluar dari kamar mandi . Dia berjalan menuju lemari untuk mengambil pakaiannya . Ia memakai jam tangan , untuk menunjang penampilannga .


Sekarang ia sudah siap bekerja. Ia melangkahkan kakinya menuruni anak tangga "selamat pagi mom dad."


"pagi syg , wah udah rafi aja nih tumben , mau kemana kak?." goda nyonya citra


"ck ya kerja lah mom, dikira mau tebar pesona apah?" balasnya sambil terkekeh


"ya kali dia tebar pesona mom, bisa-bisa digorok dia sama calon menantu kita ." timpal tuan william sambil terkekeh


"haha dad bisa aja tapi , bener juga sih ." balas nyonya citra sambil terkekeh


"Lagian mom aneh-aneh aja ? yamasa udah rafi gini malah dikomen."


"ya mom heran aja ? apalagi , saat tahu kebiasaan kamu yang jarang senyum , rasanya mom gk percaya itu kamu ."


"si momy ngira kakak kang becak kali ah ?" timpal Emily


"enak aja kang becak , nih ya kalo ada tukang becak seganteng kk tuh perlu dipertanyakan. Dan lagi pasti penumpangnya tuh cuman cewek bahkan, mungkin aja gara gara narik becak kk bisa kebeli mobil." Celetuk Ethan


"Yaudah sono jadi tukang becak aja!"


"Yaelah Dad gk gitu juga konsepnya ."

__ADS_1


"Udah-udah stop bicara , kita mulai sarapannya!!"


Mobil yang dikendarai Ethan sampai diparkiran khusus. Ia keluar dari mobilnya dengan penuh wibawa .


Para karyawan yang melihatnya menunduk hormat dan menyapanya bahkan , hampir semuanya. Namun , sama sekali tak ia hiraukan .


Sebelum memasuki ruangannya , ia menyempatkan diri untuk menemui sang kekasih diruangannya .


"Asalamualaikum calon istri " Goda Ethan tak kala melihat sang kekasih sedang sibuk dengan komputernya.


Kayla menoleh kemudian , ia melepaskan jari-jarinya yang tengah sibuk diatas keyboard komputer . Kayla pun, langsung menghampiri sang kekasih yang tengah duduk di sofa .


"waalaikumsalam calon bapak"


Ethan menyunggingkan senyumnya , lalu mengelus rambut sang kekasih .


"Calon bapak gk tuh ?." godanya


"Biasalah kangen pacar "


"kangen mulu perasaan pak? padahal tiap hari ketemu ?." Balasnya sambil terkekeh


"Ketemu dikantor tuh cuman sebentar tahu ? ingin rasanya aku nyulik kamu buat ajak ke KUA." Ujarnya sambil terkekeh


"aduh om jangan maen culik aja ! aku masih sekolah ." gurau nya sambil terkekeh . Karena merasa gemas , Ethan menarik ke dua pipi sang kekasih.


"aduh duh duh duh gunung es lepas ih ! sakit tahu ." rengek kayla


"gak mau akh abisnya, kamu gemesin banget gadis cerewet . Ingin rasanya aku karungin kamu ."

__ADS_1


"enak aja . udah deh pak , gausah bikin saya gk fokus kerja . Gunung esnya aku, lebih baik sekarang langsung keruangan kamu deh !!" usir kayla


" hei kamu ngusir aku hm ? " Ethan menaikan sebelah alisnya


"iya gunung es , gadis cerewetnya kamu ngusir kamu . Yaudah buruan gih kerja buat modal nikah ." Kayla mendorong punggung sang kekasih keluar


" ck , bawel bener buk ?"


Kayla dan Ethab berjalan bersama menuju restoran di depan perusahaan . Banyak pasang mata yang melihat mereka dengan tatapan kagum dan iri .


Kedekatan mereka memang sudah banyak yang tahu .


Mereka sedang makan siang di resto . Hanya berdua saja karena , Ethan sendiri yang memesan ruang vvip untuk , lebih leluasa dengan sang kekasih .


Namun , itu tak membuat sang kekasih senang justru , Kayla malah menggerutu.


"gunung es kenapa harus pesan ruangan ini si ?"


"sengaja , supaya gak ada yang bisa liat gadis cerewetnya aku ."


"astaga hanya karena itu ? yaampun gunung es kenapa makin kesuni kamu makin nyebelin aja sih ? " ucapnya Frustasi


"bukan nyebelin gadis cerewet tapi,aku ini ngangenin." Bangganya


"yayaya terserah bapknya aja !"


"hei kamu ngambek ? yaampun lucu juga ternyata kalo gadis cerewetnya aku ngambek , makin cantik tahu gk ? " rayuan maut Ceo dingin tersebut .


"please stop , jangan gombal deh ! kamu tuh gak cocok kalo gombal ." jengah kayla

__ADS_1


"iya aku tahu , aku cocoknya tuh nikahin kamu ." lagi-lagi gombal


"gunung es " teriak kayla karena , sedari tadi wajahnya sudah merah padam


__ADS_2