
"Keputusan papa sudah bulat Louis, kamu harus menerima perjodohan ini !!" suara yang begitu menggelegar didalam ruang tamu keluarga Painder .
"pa aku kan udah bilang, aku gk mau pa." Berkali-kali ia menolak keinginan sang papa.
"baiklah, maka jangan pernah harap kamu bisa melihat saya lagi !!" Ancam tuan Feri
__ADS_1
"pa tenangin dulu emosi kamu!! Louis mama bener-bener kecewa sama kamu, mama udah gk bisa didik kamu lagi, kamu udah gak sayang lagikan sama mama? ternyata, semua kasih sayang yang mama dan papa berikan tidak bisa membuat kamu menuruti 1 keinginan kami. Kamu tahu nak? kami melakukan ini semua hanya demi kebaikan kamu." Tangis sang mama kini pecah.
Begitu memilukan rasanya saat melihat sang anak yang paling mereka sayangi harus membantah keinginannya. Mungkin sang mama egois tapi, bukankan orang tua tidak akan ada yang mau menyengsarakan anaknya?.
"ma"panggilnya dengan lirih
__ADS_1
"pa,dia mama aku juga pa." ujarnya tak terima
"iya itu benar tapi, semua itu sebelum kamu membuat istri saya menangis. Sekarang pergilah cari kebahagianmu sendiri!! saya tidak akan pernah lagi mencampuri urusan kamu. Dan ingat jangan pernah menampakan lagi wajahmu kepada kami !!" Jika dilihat dari ekspresi wajah tuan Feri bukan hanya ancaman yang ia ucapkan tapi, ucapannya benar-benar keseriusan.
"pa" suaranya tercekat, sakit rasanya saat harus kehilangan keluarganya tapi, apa yang harus ia lakukan sekarang?
__ADS_1
Hallo temen-temen, jangan lupa mampir ya!! Aku tunggu di karya sebelah, se you👋