
...Happy Reading 📖...
Keesokan harinya setelah pulang dari Marsandes grop, Kayla mendatangi resto sendiri tanpa didampingi Ethan. Kayla sengaja datang lebih awal untuk menjalankan rencananya .
Kayla memasuki tangannya melalui jalan pribadi, yang dibuat khusus untuk dirinya. Hal pertama yang ia lakukan saat memasuki ruangannya adalah, mengecek komputer miliknya yang sudah terhubung dengan CCTV.
"Dasar pria tua buncit! bisa-bisanya dia korupsi cuman buat nyari kepuasan doang." Kayla berdecak, "Ck, awas aja kalo dia sampe berani bikin nama resto gue hancur !! bakal gue bejek-bejek mukanya. "
Tak berselang lama, Anna pun datang dengan membawa seragam karyawan ditangannya . Ya, Kayla sengaja menyuruh Anna membawa pakaian karyawan untuk mempermudah pengamarannya.
"Nona ini pakaiannya sudah saya siapkan tapi, apakah anda yakin akan menyamar jadi pelayan nona ? saya takut anda malah akan dalam bahaya. " Anna berucap dengan nada yang sedikit bergemuruh .
"Tenanglah ! saya sudah yakin Ann." Kayla menjeda ucapannya, "Jalankan semuanya sesuai rencana!! " tegas Kayla .
Anna menjawab, "Baik nona."
Seusai kepergian Anda, Kayla langsung memakai baju karyawan untuk memulai penyamaran. Mukanya memang sengaja tak ditutupi, karena ia tahu sang manajer sama sekali tidak mengenalinya. Jadi, ia meminta Anna untuk mengkode setiap Karyawan, agar berpura-pura menganggapnya sebagai Karyawan.
Kayla memasang alat pendengar ditelinganya, "Ann apa dia masih didalam?" Tanya Kayla pada Anna.
Mengapa Kayla bertanya pada Anna? karena Anna sengaja ditugaskan Kayla, untuk memantau sang manajer dari layar monitor yang sudah Kayla pasangi kamera pengintai yang terhubung pada ponsel sang manajer.
"Ya nona, dia masih ditempat."
Kayla tersenyum mengerikan, "Bagus, saya akan memasuki tangannya. "
......................
"pk dev bisakah saya kembali ? mata saya lelah jika harus melihat anda terus-terusan."
Devin mengalihkan pandangannya dari layar komputer, ia menangkap dagu dengan kedua tangannya,"Padahal kamu cuman liat saya dik, kenapa harus lelah? " goda Devin.
Gila memutar bola matanya malas, " bapak Engga liat !! saya liatin *** udah lebih dari 4 jam, emang bpk pikir mata saya gk lelah apa?" gerutu Fika.
Devin melihat jam dipergelangan tangannya, "4 jam ? perasaan baru 10 menit deh. "
Fika menimpalinya dengan nada kesal, "Gaduh pk yang bener aja ? ini beneran udah 4 jam saya liat bpk , tahu gini lebih baik saya gk masuk kantor aja. Lagian, sama-sama gk ngerjain apa-apa. "
"Yaudah iya maafin, sekarang kamu boleh keluar. "
Fika membulatkan matanya, " Jadi bapak nyuruh saya kesini hanya untuk melihat bpk bekerja seharian? ck yang bener aja?" tanpa menunggu jawaban sang atasan, Fika langsung beranjak dari duduknya kemudian berlalu meninggalkan sang atasan.
Devin terkekeh pelan, " seru juga bikin dia kesel kaya gitu."
__ADS_1
...----------------...
"James udah ya !! ini kebanyakan, mau ditaruh dimana? lemari aku gak bakal kuat nampung baju sebanyak ini ."
"gk papa syg, lagian ini masih belum seberapa, tuh liat !! kayanya baju itu cocok sama kamu. Aku ambilin ya ?" saat hendak meraih baju tersebut, Bianca menahan pergelangan tangannya.
"Kamu ambil baju itu, aku pulang sendiri!!" ancam Bianca.
James menelan salivanya kasar, "hehe enggak udah itu aja, ayo bayar!!" James langsung menarik pergelangan tangan Bianca .
Setelah membayar semua belanjaannya, James mengajak tunangannya untuk makan di resto dekat sana.
"selamat sore mas, mba mau pesan apa ?" tanya sang waiters dengan sopan .
" bistik ayam 1, ayam goreng mentega 1, lemon tea 1. James kamu mau apa?" tanya Bianca
" bistik ayam 1 minumnya samain."
Tak lama hidangan yang mereka pesan pun datang, "James Cobain deh ayam menteganya !! aaaa" Bianca menyendokan makanannya kearah James.
"mana sini !! aa" James membuka mulutnya, namun bukannya menyuap sang kekasih, Bianca malah memasukan makannya pada mulutnya.
"ah syg tadi katanya mau ngapain?" James mencebikan bibirnya layaknya anak abg yang sedang jeales.
Bianca menarik kedua pipi James, "ck tunangan siapa sih ? kok imut banget. "
"biarin aja wlek."
Mereka melanjutkan makannya, tak jarang ditengah-tengah acara makannya mereka melempar candaan. Namun, tiba-tiba ada yang memanggil James dari arah belakang.
" Wii James, yaampun sahabat gue akhirnya ketemu juga." Sang pria berucap sambil memeluk leher James dari belakang.
James berontak berusaha melepaskan sang pria, "ck lepasan !! lo itu gimana sih ? maen peluk-peluk aja. Liat tuh !! semua orang ngeliat kearah kita, mereka pasti mikir kita ini gay. "
"Eh ya sory abisnya, gue kangen banget sama sahabat gue yang imut ini. " ujar Andra sambil mencubit kedua pipi james .
James berdecak, "ck Dra lepasin gue !! "kesal James.
Jangan ditanya ekspresi Bianca saat ini, Bianca nampak begidik ngeri melihat keduanya. James yang menyadari tatapan jijik Bianca pun langsung memukul lengan Andra .
"Aduh James lo galak bener?" kesal Andra.
James berbisik, "Diem jangam banyak omong !! lo gak liat Bianca natal kita kaya jijik gitu ? reputasi gue bener-bener hancur gara-gara elo."
__ADS_1
Andra pun langsung tersadar bahwa disana ada Bianca,"Astaga kenapa elo gak ngomong dari tadi ? aduh itu tatapannya mengerihkan sekali,gue jadi ngeri ."
"James kok aku ragu ya kalo kamu itu cowok?" tanya Bianca pada James.
"eh syg denger dulu !! aku bisa jelasin." Ujarnya sambil memegang tangan Bunda, namun sang empu menyingkirkannya .
"Eh cantik jangan marah !! kita bisa jelasin kok," bujuk Andra kemudian menggandeng lengan James, "Iya gk James?"
"Hei lepasin tangan kamu !! " ucap Bianca pada andra , kemudian menatap tajam James.
...----------------...
Pria tersebut tersenyum meremehkan , "hei nona kamu pikir kamu siapa ? Jangan berani melawan saya , kamu jangan ikut campur urusan saya !! lagian, kamu tidak cocok untuk menggagalkan recana saya . Karena kamu lebih pantas menjadi simpanan saya ." Saat hendak menoel dagu sang Kayla , tiba-tiba .
Krekk
"awkhhh
Sang manajer berteriak, lantaran dari arah belakang tangannya tiba-tiba diputar seseorang.
"Jangan pernah kamu sentuh Kayla !! " Ancamnya dengan nada datar , bisa dilihat dari matanya mengeluarkan aura yang tajam.
"hei lepasin saya !!" berontak sang manajer.
Kayla tersenyum smrik, "Kamu disini bo , baguslah . Sekarang mari membuka kedok sang manajer gila ini."
"Anna bawa semua buktinya !! " titah Kayla dengan suara menggelegar.
"siapa sebenarnya gadis ini ?" batin sang manajer.
"hei sekretaris sialan, lepasin saya dulu kalo enggak saya bakal pecat kamu !!" ancam sang manajer sambil terus berontak.
Anna tersenyum miring mendengar kata yang sang manajer ucapan.Tanpa memperdulikan ucapan sang manajer, Anna segera mengabil bukti-buktinya.
"Nona semua sudah lengkap, kita tinggal menunggu polisi datang."Lapor Anna pada kayla
"bagus !! "
"hei siapa kalian sebenarnya ?? cepat lepaskan saya !!" sang manajer terus memberontak.
Next chapter
"James sepertinya dalang dibalik kepulangan Lucita *tanpa kita sadari, berada dekat kita."
__ADS_1
"maksud lo , kepulangan cewek ular itu bener-bener udah direncanakan gitu?."
"gue belum tentu yakin, cuman yang pasti dia bukan orang sembarangan. Jadi kita harus waspada !! bisa jadi mereka ada disekeliling kita* ."