Love Come Suddenly

Love Come Suddenly
Masih belum sadar


__ADS_3

...Happy Reading...


Setelah sampai di rumah sakit, Ethan langsung berlari menyusui lorong rumah sakit yang sangat luas. Pikirannya masih terus dipenuhi dengan kekhawatiran, sejenak ia terdiam. "Sial, kenapa gue bisa lupa nanyain kamar rawatnya." Kata Ethan merutuki kebodohannya


Ia mengambil gawainya hendak menelepon Alfie, namun ia urungkan saat ada pesan masuk dari Alfie. "Untung saja dia langsung mengirimkan dimana ruang rawat Emilly." Kata Ethan saat sudah membaca pesan Alfie.


Ethan menghampiri meja resepsionis, "permisi sus, bisa tolong tunjukan ruang VVIP M No.1!!" Kata Ethan dengan datar.


Para suster yang bertugas mengalihkan pandangan padanya, seketika mereka langsung terkesima dengan ketampanan Ethan. Tampa sadar mereka masih terbengong, "apa saya harus mengulang pertanyaan saya?" Tanya Ethan kembali.


Mereka masih tak bergeming,"di lantai 3 pak, mari saya antar." Timpal seorang dokter yang baru saja menghampiri mereka.


Ethan mengangguk meninggalkan para suster yang masih terbengong. Setelah kepergian kedua nya, para suster tersebut langsung tersadar, "astaga mimpi apa semalam? gue beneran ketemu langsung sama pengusaha terkenal se Asia." kata suster a


"Kebaikan apa yang saya lakukan, sehingga bertemu langsung dengan orang paling ganteng se dunia." Kata suster b


Mereka masih tenggelam dengan pikirannya masing-masing. Sedangkan Ethan dan sang dokter sudah hampir sampai. "Emm maaf tuan, apa anda keluarga dokter Emilly?" tanya dokter pria itu memecah keheningan.


Ethan mengalihkan pandangannya, "ya dia adik saya, apa anda dokter yang menangani adik saya?" tanya Ethan balik.


"Bukan tuan, saya hanya rekan kerjanya." Balas sang dokter dengan cepat. Tidak ada lagi perbincangan diantara mereka, hingga tanpa terasa mereka sudah sampai di depan ruangan yang Ethan tuju.


"Sudah sampai tuan."


"Baiklah terimakasih, anda bisa kembali bekerja dok." Kata Ethan langsung berlalu meninggalkan sang dokter.


"Astaga menyeramkan sekali, kenapa dia tidak seperti dokter Emilly yang sangat ramah?" batin sang dokter.


Sebelum masuk, ia melihat Alfie, Joshua, dan James sedang tertidur di kursi tunggu mungkin Karena terlalu kelemahan. Ethan membuka pintu ruang rawat Emilly. Ia memasukinya dengan perlahan, karena matanya melihat 2 wanita yang ia sayangi di hadapannya. Ethan menatap Kayla yang sedang tertidur, kemudian ia langsung mengalihkan pandangannya pada Emilly yang tak sadarkan diri.

__ADS_1


Perlahan ia melepaskan genggaman tangan Emilly dari Kayla. Setelah itu, ia langsung menggonggong istrinya untuk merebahkannya di sofa. Sepertinya karena terlalu lelah, Kayla enggan membuka matanya.


"Makasih udah selalu ada untuk kami bei." Kata Ethan sambil mengecup kening istrinya, kemudian menyelimuti Kayla dengan jaket yang ia pakai.


Ethan menghampiri Emilly, ia duduk di sebelah adiknya sambil menggenggam tangan sang empu. "Kamu kenapa bisa sampe kaya gini sayang, kamu gak mau bangun hm? liat kakak kamu!! dia setia di samping kamu, nemenin kamu, bahkan ninggalin anak-anak demi kamu. Apa kamu gak berniat liat kakak kamu?" Kata Ethan sambil meneteskan air mata.


🍀🍀🍀


Beberapa bulan berlalu namun, kondisi Emilly masih tak ada perubahan. Tubuhnya bahkan semakin terlihat kurus. Mom Citra yang melihat kondisi sang anak pun hanya bisa menangis di sampingnya. Ya, baru-baru ini Ethan sengaja memberi tahu keadaan Emilly pada orang tuanya. Awalnya mereka marah karena Ethan baru memberi tahu mereka tapi, karena mendengar penjelasan sang menantu, mereka memakluminya.


"Mom makan dulu yu!" kata Kayla sambil membuka bekal yang ia masak dari rumah.


Mom Citra menggeleng, "no Kay, mom gak selera makan. Mama cuman mau nunggu Emilly sadar, apa dia gk capek ya tidur terus? kenapa dia gak mau buka matanya Kay?" Tanya mom Citra sambil menitikan air mata.


"Mom, Emilly pasti sedih kalo liat mom terus kaya gini. Emang mom mau Emilly ngerasa bersalah saat udah sadar, karena ngeliat mom gak mau makan?" tanya Kayla lembut.


Mom Citra menggeleng, "tapi Kay__"


Mom Citra menghela nafasnya, "baiklah mom makan dulu." Kata mom Citra menuruti ucapan Kayla


Sedangkan di luar ruangan, Ethan dan dad William terus memperhatikan mereka. "Istri kamu hebat don bisa membujuk mom kamu makan, dad dari semalam udah ngelakuin apapun supaya mom kamu makan tapi gk bisa, mom kamu cuman mau nemenin Emilly gak mau yang lain." Kata dad William


"Ya, Kayla memang hebat bisa membujuk momy." Balas masih belum mengalihkan pandangannya dari mereka.


🍀🍀🍀


"Tante kenapa onty Emilly masih belum sadar, apa onty gak mau bangunin Kaifa lagi kalo kesiangan? kenapa onty betah banget tidurnya? apa onty udah gak sayang lagi sama Kaifa?" Tanya Kaifa pada Kiran.


"Syg dengerin tante ya!! onty kamu bukan gk sayang sama Kaifa, tapi onty kamu sedang istirahat sebentar syg. Setelah istirahat onty Emilly udah cukup, ia pasti bakalan bangun buat bangunin Kaifa lagi kalo kesiangan." Kata Kiran menahan tangisnya

__ADS_1


"Tapi onty kelamaan istirahatnya tante, Kaifa kangen sama onty, Kaifa mau ketemu onty!!" Kata Kaifa dengan mata berkaca-kaca.


"Kaifa kan belum dikasih izin sama momy, emang Kaifa mau nanti momy nangis karena Kaifa gak nurut?" Kata Kiran.


Kaifa menggelengkan kepalanya, "no momy Kayla gak boleh nangis tante!" Kata Kaifa.


"Makanya Kaifa nurut sama tante ya!!" Kata Kiran yang kemudian mendapatkan anggukan dari Kaifa.


🍀🍀🍀


"Dokter Raka!!" panggil Kayla saat melihat dokter Raka berjalan menjauhi ruang rawat Emilly.


Dr. Raka menghentikan langkahnya, "ya nona ada yang bisa saya bantu?" tanya nya pada Kayla.


"Bisa kita bicara sebentar, ada hal yang harus saya tanyakan pada anda." Kata Kayla meminta persetujuan dokter Raka.


Sang empu memincingkan matanya, "Baiklah, mari bicara di taman!!"


"Jadi apa yang ingin anda tanyakan?" tanya dr. Raka saat sudah berada di taman.


Kayla menghela nafasnya, "akhir-akhir ini saya melihat anda selalu datang ke ruang rawat Emilly saat kami sudah tidur. Sepertinya kamu bukan orang lain dalam hidup adik saya, apa benar? saya sering mendengar kamu memanggil adik saya dengan sebutan sayang. Bisa jelaskan sesuatu?" Tanya Kayla.


Deg deg deg


Jantung dr. Raka berpacu lebih cepat, "aku harus menjawab apa? mungkin seperti yang nona bayangkan, kami adalah......


🍀🍀🍀


Haii gengs kembali lagi dengan othor, hehe sory nih up eps nya gk tiap hari. Ya abisnya gimana, otak othor gk terlalu encer soalnya 🤭 Gimana nih masih pada semngat gk bacanya? semoga masih deh ya, xixixi.

__ADS_1


Temen-temen yang baik dan tidak sombong, kalo abis baca jangan lupa biruin jempolnya ya, hehehe. Syukur-syukur kalo mau ngasih saran ke othor. Tenang aja, aku tampung kok.


Selamat berjumpa di eps berikutnya, sengaja nih othor gantung ceritanya, biar pada penasaran. Hehehe 😂


__ADS_2