
...Happy Reading📖...
Arya mengepalkan tangan saat melihat orang yang dia cintai memeluk orang lain dihadapannya . Entah obsesi atau cinta yang ia miliki namun, saat ini pikirannya sedang dongkal .
Saat orang yang mencekal pergelangan tangannya lengah ia segera mengambil pelatuk dan
dor suara tembakan yang begitu menggema
"kayla " teriak semua orang
arya gemetar saat peluru tersebut menancap kearah punggung kayla , seketika kakinya lemas . para intel dan mafia mulai meringkusnya namun, tak seperti tadi yang terus borontak kali ini arya pasrah dengan apa yang mereka lakukan .
"kenapa harus kayla kenapa" batin arya frustasi
sedangkan kayla terjatuh dalam pelukan ethan, tanpa babibu lagi ethan langsung berlari menggondong kayla kearah mobilnya . Mobil ethan melaju dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit ia tak perduli apapun yang ia pikirkan saat ini adalah nyawa orang yang ia cintai .
"kenapa kay kenapa , kenapa lo nolongin gue ? pleas bertahan kay pleas!!" ujar ethan sambil menggosok gosok lengan kay supaya terus hangat
"gue gpp than " ujar kayla sambil mengelus pipi ethan
posisi kayla saat ini terduduk dipangkuan ethan karena kalo dibaringkan lukanya akan terasa
" kay gue gagal ngelindungin lo kay gue gagal " ujar ethan mendekat gadis yang ia cintai
"percepat" teriak ethan pada alfie
Para keluarga mengikuti dari arah belakang mobil ethan
dibarisan pertama nyonya clemira sedari tadi belum sadarkan diri saat melihat anak bungsunya tertembak didepan matanya. Tuan Joshep jangan ditanya , saat ini pikirannya kalut putrinya tertembak dan istrinya masih belum sadarkan diri .
"bunda bangun bund " isak tangis tuan joshep
"kak jo kay pasti gk bakal kenapa napa dia anak yang kuat , kak jo terus hangatin kak cle supaya cepet sadar" ujar devin sambil menyetir
sesampainya dirumah sakit ethan kembali berlari sambil menggendong kayla
"suster dokter "teriak ethan
"suster dokter siapkan ruang oprasi segera"teriak ethan
para tim medis berlarian saat mendengar teriakan ethan , sebagian menyiapkan ruang oprasi dan sebagian membawa brankar lalu mendorongnya
"than gue gk pp" ujar kayla dengan suara tercekat
"lo harus bakal cepet sembuh kay" ujar ethan sambil menangis
__ADS_1
kayla mengapus air mata ethan dengan tangan bergetar
"tuan kami akan melakukan tindakan , anda bisa menunggu diluar" ujar sang dokter
"kalian harus menyelamatkan kay berapan biayanya saya akan bayar tapi sembuhkan kay" tegas ethan sambil berderai air mata
para tim medis menelan salivanya kasar
"baik tuan kami akan melakukan semaksimal mungkin"
"harus , bila terjadi sesuatu pada kay maka saya sendiri yang akan merobohkan rumah sakit ini !!" ancam ethan
"baik tuan"
para tim medis benar benar harus mengerahkan semua tenaganya untuk saat ini
ethan terduduk dilantai depan ruang oprasi dengan memeluk lututnya . para keluarga yang datangpun benar benar terharu melihat ethan seperti itu
"than gimana keadaan kayla than" tanya tuan joshep sendu
"kayla sedang ditangani om " bukan ethan yang menjawab melainkan alfie
Ethan berdiri menghampiri tuan joshep lalu bersimpuh memeluk lututnya . para keluarga syok melihat apa yang ethan lakukan
"om etham gagal om ethan gagal jaga kay " ujar ethan memeluk lutut tuan joshep
"dengar !! om gk menyalahkan kamu ini semua adalah takdir kamu gk perlu ngerasa bersalah kaya gini " tuan joshep
"tapi gara gara ethan kayla jadi kaya gini om ethan gk becus jadi laki laki " tangis ethan kembali mengalir
tuan joshep tersenyum sambil mengurai pelukannya " kayla anak yang kuat dia akan segera sembuh kembali " ujar tuan joshep menenangkan ethan
ethan menganggukan kepalnya lalu berjalan kearah nyonya clemira "tante maafin ethan " ujar ethan
"syut kamu gk salah nak , tante bangga sama kamu disaat laki laki lain gengsi dengan tangisannya tapi kamu engga " ujar nyonya cle
"bang jo bang james maafin gue yang gk bisa jagain adik kalian "ujar ethan
bohong jika kedua abangnya kayla tidak sedih namun situasi mengubahnya mereka berpura pura tegar supaya rasa bersalah erthan tidak merasakan oenderitaan lebih dalam
"kita gk salah udah mercayain kayla ke elo" ujar joshua menepuk pundak ethan
"hm lo gk salah ini semua udah takdir " james
"kayla benar benar merubah kamu nak " batin nyonya citra
__ADS_1
"semoga kayla jodoh kamu than" batin tuan william
2 jam mereka menunggu oprasi tersebut namun para tim medis belum juga keluar . Terlihat dari lorong rumah sakit seorang perempuan kini sedang berlarian menyusuri setiap bagian mencari ruang oprasi .
Kiran perempuan itu adalah kiran sahabat kayla sesampainya di depan ruang oprasi kiran dengan kemarahannya menghampiri ethan.
buk buk kiran memukul ethan tanpa henti untuk meluapkan kemarahannya
"lo udah janji sama gue bakal jaga kayla tapi kenapa lo bisa lalay sampe kayla tertembak hah?" hardik kiran
alfie yang melihat istrinya memukuli sahabatnya pun langsung menghampiri kiran dan menenangkannya
"hey kamu ini maen pukul aja sih be , cari tahu dulu kenapa baru kamu adili" ujar alfie menenangkan kiran
"diam jangan mentang mentang dia sahabat kamu , kamu bisa seenaknya ngebela orang yang salah ya" bentak kiran
para keluarga tertegun saat kiran membentak alfie, nyonya siska menghampiri kiran lalu menjewerya
"hey siapa yang ngajarin kamu bentak suami hah" nyonya siska (mamih kiran)
"aduh mih sakit ini , abisnya dia malah belain sahabatnya " adu kiran
"dengerin dulu jadi gini ......" nyonya siska menjelaskan panjang lebar pada kiran kejadian yang menimpa kayla
kiran cengengesan lalu menghampiri alfie dan ethan " syg maaf ya tadi bentak kamu " ujar kiran menunduk tak berani menatap wajah alfie
"udahlah lagian kamu cuman salah paham , minta maafnya sama ethan aja tu liat hasil karya kamu dia jadi babak belur" tunjuk alfie
deg
"gawat ini namanya penganiayayaan , ethan bakal laporin gue ke kantor polisi gk ya" batin kiran sambil menggigit jari jari tangannya
"than maafin gue , pleas jangan laporin polisi ya " ujar kiran
"udahlah ran gue gk pp ini juga salah gueb" ethan
"tapi lo gk bakal ngasusin gue kan " kiran
ethan hanya menggelengkan kepala
"huh selamat " batin kiran sambil mengelus dadanya
Ting lampu oprasi sudah padam menandakan oprasinya selesai , salah satu dokter keluar dari ruangan dan..
bersambung ....
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
vote and like