
"Be kenapa harus ditutup segala sih mata akunya ? ." Kesal Bianca
James tersenyum "Bentar aja kok , kamu sabar dulu oke !! ." Ia kemudian menutup mata Bianca menggunakan kain
"Ini gelap tahu , aku gk bisa liat apa-apa . Kamu gk akan ninggalin aku kan ? ." Rengek Bianca
"Yaiyalah gelap namanya juga ditutup , kamu tenang aja aku bakal pegangin kamu kok , aku gk bakal tinggalin kamu Janji !! ." Ia menuntun Bianca hingga tempat tujuannya
"kenapa berhenti,apa udah sampai ?." Tanya Bianca saat James tiba-tiba berhenti
"be kok gk jawab si, kamu gk ninggalin aku kan ? ." Khawatirnya sambil meraba-raba sampingnya
"hei aku disini , coba kamu buka deh kainnya !! ." Titah James
Tanpa menunggu waktu lama lagi , dengan perlahan ia membuka kain yang menutupi matanya . Dan hal yang pertama yang ia lihat adalah hal yang benar-benar mengejutkan . Hal apakah itu guys ?
Bianca menutup mulutnya tak percaya "I__ini ?."Bianca tak bisa berkata apa-apa lagi , hal pertama yang ia liat benar-benar membuat hatinya bergelora bahagia.
Keluarga dan para sahabatnya ada dihadapannya , apa ini semua mimpi ? pikir bianca, sambil menepuk-nepuk pipinya .
"Hei anak ibu kenapa hm? ."Seketika lamunannya buyar, saat mendengar suara wanita yang ia rindukan selama ini.
"ibu , ini gk mimpi ? ah ayah ibu bi kangen sama kalian ." ujarnya sambil berlari kedalam pelukan mereka
"yah ternyata lama-lama anak ibu jadi cengeng ya ." ujar bu sita ( ibu bianca)
"iya bu ternyata anak kita jadi cengeng gini ." balas pk yoda(bpk bianca)
Bianca menangis dalam pelukan bpk dan ibunya "hiks kalian kenapa gk bilang sih mau dateng , kalo bi tau pasti bi jemput."
"kita juga sebenernya gk ada niat nyamperin anak manja ini sih tapi, karena ada hal yang mengharuskan kami datang kesini, yaudah deh kita dateng ." gurau bu sita
"maksud kalian apa? ." tanya nya sambil menghapus air matanya
Mereka tersenyum tanpa menjawab lalu, mereka menggeser posisinya hingga , muncullah ditengah tengah mereka pria tampan yang sedang membawa bukcet bunga beserta 1 kotak beludru berbentuk hati .
James berjongkok menekuk satu lututnya "Bianca didepan orang tua kita , aku minta satu hal sama kamu !! ."
__ADS_1
"apa ?"
"Menikahlah dengan ku!! aku tahu , aku bukanlah laki-laki yang pandai merangkai kata tapi , soal cinta jangan pernah kamu ragukan !! aku tanya lagi sama kamu Will you merry me? ." ujarnya sambil membuka kotak beludru tersebut, yang ternyata isinya cincin .
Bianca meneteskan air matanya seraya mengangguk menyetujui ucapan James " yes I will " Keluarga dan sahabatnya yang menjadi saksi pun bertepuk tangan dengan meriah .
"selamat ya ka bi , cie nikah nih bentar lagi ." Goda kayla
"makasih ya kay."
Dari arah belakang kini terlihat 4 perempuan seusia Bianca berlarian mengarah kearahnya , mereka adalah Intan, Gia , Nesa dan Shera yang tak lain adalah sahabat baiknya.
"Yaampun bi elo kenapa gk bilang punya calin sebening ini?." rusuh Intan
plak Gia memukul lengan Intan " orang ngasih selamat eh elo malah ngurusin yang bening-bening."Omel Gia
"ck gi kamu kaya gk tahu aja , diakan jomblo ." kompak Nesa dan Shera
"Ye biarin gue jomblo juga , yang penting bahagia." ujar intan sambil mengibas-ngibaskan rambutnya
"hah dilu gue kesurupan apa sih ? sampe-sampe mau temenan sama orang yang narsis kaya elo?."Gurau Gia
"ututu yang mau nikah , selamat ya zeyeng." goda Nesa
"sahabat gue sold satu ." goda Shera
"Ah syg selamat ya ." Gia
"Bi masih punya stok gk ? ." tanya Intan dengan wajah watadosnya
"intan" teriak ketiga sahabatnya ,mereka yang sedari tadi mendengarkan ocehan mereka itupun tertawa pecah .
"sahabatnya bianca pada narsis juga ya ? ." ujar nyonya clemira sambil terkekeh
"hah itusi belum seberapa bun , james tuh pernah liat mereka berlima kalo lagi kumpul urat malunya pasti ilang ituloh bobroknya gk ketulungan ." balas James membenarkan ucapan sang bunda
"wah kalo gitu pasti seru dong ."
__ADS_1
**********
Sebelum acara selesai Ethan dan Kayla pamit pada mereka , tujuan sepasang kekasih kali ini bukan pulang melainkan pasar malam ."Gadis cerewet liat nih aku dapet boneka buat kamu ." ujarnya saat memenangkan permainan lempar kaleng
"wah cantik banget bonekanya gunung es ." girangnya sambil menarik boneka tersebut
Ethan mencubit pipi kayla "tetep aja masih kalah cantik sama gadis cerewetnya aku." godanya
kayla terkekeh mendengar ucapan sang kekasih "ck makin hari makin lancar aja gombalnya pak , kursus ya? ."
"sotahu kamu ." Ethan mengacak-acak rambut kayla
"dih gunung es awas ya kamu !! ." Kayla bangkit mengejar Ethan sedangkan , yang dikejar kini tampak asik berlari mengelilingi pasar malam .
"kejar aja kalo bisa wlek !! ." tantangnya
"ah gunung es berhenti dong !! awas ya kalo ketangkap!! ." Kayla terus berlari hingga,tiba-tiba tanpa sengaja ia menabrak punggung seseorang brukk .
"aduh ini punggung siapa sih keras bnget?." gerutunya sambil mengusap-ngusap jidatnya
"hei bocah kalo jalan tuh liat-liat !! jangan lari-lari kaya tadi ." omel sang pria berkulit hitam
"aduh om enak aja manggil bocah lagian , itukan salah om ." gerutu kayla
"jelas-jelas kamu yang nabrak saya ."
"itu sih om nya aja yang mau modusin saya, ngaku aja deh om !! tapi ya , aku gk bakal mau sama om soalnya , pacar aku aja udah cukup . Jadi , om jangan modus-mosus deh !! ." Narsisnya
Ethan menepuk jidatnya saat melihat kenarsisan sang kekasih . Tanpa menunggu waktu lama lagi , ia kemudian menghampiri kayla untuk menghentikan ocehannya .
"hei gadis cerewet udah diem !! om maafin istri saya ya , semenjak hamildia emng suka aneh-aneh ." ujar ethan
"cih dasar suami ganteng gitu gk dianggep , lain kali dijaga istrinya !! kalo emng gk bisa dijaga lepasin aja !! saya punya anak perempuan siapa tahu kalian berjodoh ."
"apa hei om tua , enak aja kalo ngo____" ucapannya terhenti tak kala ethan mendekap mulutnya .
"om kami permisi." Ethan menarik Kayla menjauh dari tempat tersebut
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Terimakasih buat kalian yang udah setia baca karya aku 🙏 semoga rezekynya pada lancar ya ,sampai jumpa part selanjutnya.