Love Come Suddenly

Love Come Suddenly
Pernikahan dadakan 2


__ADS_3

...Happy Readingđź“–...


Para tamu berdatangan dengan terus bergantian mengucapkan selamat pada calon pengantin. Kini tiba giliran Bianca menghampiri pasangan pengantin baru tersebut. Meski sudah Kayla larang supaya tidak membuatnya menangis, tapi ia tetap dengan pendiriannya.


"Kuatkan hatiku Ya Allah." Batin Bianca sepanjang perjalanan mengjampiri mereka


Bianca menarik nafas dalam-dalam, "hah , selamat ya untuk pernikahan kalian semoga keluarga kalian dijadikan keluarga yang samawa," Bianca memberikan sesuatu, " ini untuk kalian, saya tak bisa memberikan kalian hadiah mahal. Tapi, saya memberinya dengan ketulusan."


Mata James berkaca-kaca, meski Bianca tersenyum tapi ia tahu senyuman tersebut hanyalah senyuman palsunya. James terus merutuki kebodohannya, kalo bukan karena kesalahan tersebut, mungkin saat ini yang menjadi pengantin perempuannya adalah Bianca.


"Terimakasih Bi dan maaf gara-gara aku, kalian gak jadi nikah tolong maafkan aku. Andai saja malam itu tidak terjadi, mungkin kalian akan bahagia sekarang." Ujar Diva sambil menunduk


Bianca menghela nafasnya, entah mengapa setelah mendengar nasehat Kayla hatinya menjadi lebih tenang, "kami memang tak berjodoh Div, jangan salahkan dirimu sendiri !! agak sulit memang tapi, bukankah cinta tak harus memiliki? bukankah merelakan orang yang kita sayang untuk kebahagiaannya lebih bagus?

__ADS_1


cinta saya bukan sekadar kata dan obsesi semata. Jadi bisakah kita melupakan hal ini? carilah kebahagiaan kalian berdua dengan tidak saling menyakiti !!" Bianca beralih pada perut Diva yang masih datar, " dan untuk kamu baby kecil, jadilah cinta diantara orang tua kamu!!" Ujarnya sambil mengusapnya pelan.


"Aku pamit, James cintailah diva!! div terimalah segala kekurangan James!! jadilah pasangan yang saling melengkapi satu sama lain!! " setelah mengatakan kata-kata yang menyakiti hatinya sendiri, Bianca menghampiri ayah dan bundanya James.


James mematung di tempat, "Ya Tuhan berilah kebahagian yang sangat besar untuk Bianca!! dia wanita yang mempunyai hati seluas laut, dia adalah wanita yang sangat aku cintai, bahagiakanlah dia meskipun bukan aku yang membahagiakannya ya Tuhan." Batin James sambil terus melihat kearah Bianca


"Bianca orang baik ya Allah, gantilah rasa sakitnya dengan kebahagian yang berlipat-lipat ganda ya Allah." Batin Diva


"Ayah Bunda" panggil Bianca pada orang tua James.


"Hei anak bunda kok baru kesini lagi? gak tahu apah bunda kangen bangat?" ujar nyonya Clemira sambil membelai rambut Bianca.


"Bianca lagi ngurusin berkas-berkas buat lanjutin s2 Bi bunda." Ucapan Bianca sukses membuat tuan Joshep dan Nyonya Clemira kaget.

__ADS_1


"Sayang kok gak bilang dulu sama kami?" tanya Nyonya Clemira


"Iya Bi kenapa gk bilang sama kami?" tanya Tuan Joshep


"Hehe lupa yah bun, tapi Bianca janji bakal hubungin kalian sesering mungkin. Eh ayah bunda bisakah Bi tetap memanggil kalian ayah bunda? Bi udah nyaman sama panggilan itu."


"Kamu adalah anak kami jadi kamu harus tetap memanggil kami ayah bunda !! paham ?" balas Nyonya Clemira


"Ah makasih bunda." Bianca langsung berhabur kedalam pelukan nyonya Clemira


Setelah pelukannya terurai, " Bi maksud kamu bakal serin-sering hubungin kita apa? kamu lanjutin s2 di sinikan?" tanya Tuan Joshep dengan tatapan mengintimidasi.


Glek Bianca menelan salivanya kasar, ternyata dirinya kecepolsan bilang akan sering-sering menghubungi mereka, "em anu hehe maaf yah bun tapi, Bi lanjutinnya di Jerman." Ujar Bianca dengan gugup, lagi-lagi ucapan Bianca sukses membuat keduanya terkejut.

__ADS_1


Bianca lama-lama buat jantungan ayah sama bunda deh, untung jantung ayah sama bunda ciptaan Tuhan. Entah apa jadinya kalo buatan Manusia?


__ADS_2