Love Come Suddenly

Love Come Suddenly
Kepergian Bianca 1


__ADS_3

...Happy Reading...


James dan Diva hari ini akan pulang ke kediaman Alexander setelah 2 malam menginap di hotel. Dikehamilan Diva yang baru memasuki 3 minggu itu, membuat James terus mersakan mual di pagi hari, karena dia mengalami sidrom couvade. Jadi, bukan Diva yang mengalami mual-mual melainkan itu semua di alami oleh James.


Seperti pagi ini, ia disibukan dengan bolak-balik kamar mandi, "hoek hoek hoek" James memuntahkan isi perutnya.


Diva yang melihat itupun, segera mengambilkan air hangat, "mas minum dulu!! biar enakan." Ujar Diva


"Hmm terimakasih" jawabnya saat menerima segelas air dari Diva.


Diva mengangguk, "kita batalin dulu aja pulangnya mas, biar kamu bisa istirahat dulu." Ucap Diva


"Gausah!!" tolak James datar


"Bodoh kamu div. Seperhatian apapun kamu, tetap saja gk akan ngerubah kenyataan kalo dia cuman nerima anak yg ada di dalam perut kamu." Batin Diva


Tanpa sadar, air matanya tiba-tiba menetes. Karena tidak mau diketahui oleh James, ia segera menghapusnya.


"Semua sudah bereskan?" tanya James


"huumm, semuanya sudah." Balas Diva


James mengangguk, "yasudah tunggu apalagi? ayo pulang!!" Ajak James pada Diva


Sesudah cek out hotel, James meminta supir untuk mengantar Diva ke kediaman Alexander. Sedangkan ia langsung melajukan mobilnya menuju kantornya.

__ADS_1


Diva terkekeh meratapi nasibnya, "apa setidak berartinya aku di matanya? sampai pulang saja harus supir yang mengantar." Tanpa pikir panjang lagi, Diva langsung memasuki mobil sport yang di kemudian supir suruhan James.


"Nona, anda mau mampir dulu?" tanya sang supir


"Tidak pk, langsung pulang saja! takutnya, nanti bunda malah lama nungguinnya." Balas Diva dengan ramah


Sopir mengangguk, lalu kembali fokus menyetir. Hingga tak terasa, mobil yang di tumpangi Diva sudah sampai di kediaman Alexander.


Di sisi lain, James kini sudah berada di ruang kerjanya. Namun, sama sekali belum memulai pekerjaannya. Ia masih saja melamun, entah apa yang mengganggu pikirannya?


"Panggilkan Bianca, suruh dia ke ruangan saya sekarang!!" titah James dari sambungan telepon.


Tok tok tok


"Selamat pagi tuan muda, maaf mengganggu waktu anda. Soal nona Bianca, beliau sudah mengundurkan diri 1 hari yang lalu." Ungkap Sindy


James langsung membulatkan matanya, "kenapa kamu membiarkan Bianca mengundurkan diri hah?" bentak James sambil menggebrak meja


Sindy tertunduk, "maaf tuan muda, tapi beliau sendiri yang bilang kalo sudah izin pada anda. Saya awalnya tak percaya, namun ia meyakinkan saya kalo beliau memang sudah bilang pada tuan muda." Balas Sindy tak berani menatap wajah James


"Keluar!!" Titahnya begitu menggelegar


"Akkhhh, kenapa kamu harus bener-bener pergi sih bi? kenapa kamu malah ngundurin diri juga." Teriak James dalam ruangannya.


"Farhan udah siap kan?" tanya Bianca saat sudah selesai menyusun pakaian-pakaian Farhan ke dalam koper.

__ADS_1


"Farhan udah siap kak. Oiya, kita gk pamit dulu sama kk James? nanti dia nyariin kita ke sini lagi." Ujar Farhan


Bianca tersenyum,"udah, kk udah bilang kok. Sekarang kita langsung berangkat aja yu!! takut nantu pesawatnya ninggalin kita."


"Terus kali tahu, kenapa kk James gk nganterin kita?"


"Dia sibuk sayg, lagian kerjaan kk James itu banyak belum lagi jadwal-jadwalnya di kantor yang sngat banyak." Balas Bianca sambil menahan air matanya


"Hmm yaudah deh, padahal Farhan kangen bnget sama kk James." Ungkap Farhan lesu


"Kan lain kali, kk James nemuin kita di sana syg. Jangan sedih gitu dong!! nanti kk malah ikutan sedih liat Farhan." Balas Bianca


Dengan secepat kilat, Farhan langsung menggelengkan kepalanya lalu memeluk Binaca dengan erat, "no, kk jangan sedih!! Farhan janji gk bakalan sedih lagi kalo kk gk sedih." Ucap Farhan


"Cie sosweat"


Setibanya di Bandara, Bianca dan James mampir dulu ke tempat makan sebelum pesawat terbang, "Kita mampir dulu bentar ya syg, kk laper lagi nih." Ucap Bianca pada Farhan


"Farhan juga laper lagi kak." Balasnya sambil terkekeh


"Yaudah yu!!" Bianca langsung menggandeng lengan Farhan menuju tempat makan.


"Lo itu bukannya Bianca?" Tanya seseorang dalam hatinya


Wah kira-kira siapa nih yang liat Bianca, penasaran gk nih?

__ADS_1


__ADS_2