
...Happy Reading...
"Ayah bunda," panggil Kayla sambil berlari menyusuri anak tangga.
"Hei syg jangan lari!!" ucap nyonya Clemira
Namum Kayla tak menggubrisnya, saat sudah mendekati tangga terakhir tiba-tiba kaki Kayla terpeleset, "aaaaaa" teriak Kayla.
"Kayla" Teriak kiran dan orang tua Kayla
Tuan Joshep langsung berlari menghampiri Kayla, "syg bangun!!" ujar Tuan Joshep, "Kiran siapkan mobil !!" titah Tuan Joshep panik saat Kayla sudah tak sadarkan diri.
Kiran mengangguk langsung pergi menyiapkan mobil. Setelah mobil siap, Tuan Joshep langsung berlari sambil menggendong Kayla menuju mobil.
Nyonya Clemira menggenggam tangan Kayla, "syg bangun nak, liat bunda!! bangun sayang. Bunda kan udah bilang jangan lari-lari, kamu bangun ya syg ayo buka mata kamu!!" Ucap Nyonya Clemira sambil menangis memeluk Kayla yang terbaring pingsan.
"Bunda sabar ya, Kiran yakin Kayla gk bakal kenapa-napa." Ucap Kiran berusaha menenangkan Nyonya Clemira
"Iya bund apa yang Kiran bilang benar, Kayla gak akan kenapa-napa." Timpal Tuan Joshep sambil mengemudikan mobilnya
"Gimana bunda bisa tenang, kalo Kayla aja masih pingsan gini? Ayah bawa mobilnya cepetan!! bunda gak mau terjadi apa-apa sama Kayla." Balas Nyonya Clemira sambil menangis
Setelah mematikan sambungan Vidionya, Ethan berusaha untuk langsung istirahat. Namun bukannya istirahat, ia malah terus berguling ke kanan dan ke kiri. Pikirannya tiba-tiba menjadi tidak tenang, "kenapa perasaan gue gak enak ya? kenapa tari tadi kepikiran terus sama Kayla, apa karena efek kangen? tapi gk mungkin juga si." Pikir Ethan
Saat sedang sibuk mondar-mandir, gawai Ethan berbunyi. Ethan melihat tertera nama Alfie di sana, "kenapa dia beliin gue malem-malem gini?" Tanya Ethan pada dirinya sendiri.
Tanpa pikir panjang Ethan langsung mengangkat gawainya, "Kenapa lo beloon gue malem-malem gini?" Tanya Ethan to the point.
"Than gawat Than."
"Gawat? gawat apaan?"
"Than, Kayla jatuh dari tangga Than dan sampai sekarang dia belum sadarkan diri."
Degg
__ADS_1
Jantung Ethan seakan berhenti berdetak, "apa maksud kamu hah?" bentak Ethan dari sambungan telepon.
"Than gue serius tadi Kiran nelpon gue, dia minta tolong Buay bilangin ini ke elo."
"Siapkan mobil sekarang, kita pulang malam ini!!" tegas Ethan langsung mematikan sambungan sepihak.
Di rumah sakit, Kayla masih belum sadarkan diri. Nyonya Clemira sedari tadi hanya bisa mengeluarkan air matanya, "syg bangun yu!! Kamu gak kangen gitu sama bunda?" Ujar Nyonya Clemira sambil meneteskan air mata.
Than Joshep dan Kiran benar-benar gak tak tega melihat bunda serapuh itu, "Bund jangam nangis terus dong! inget kata dokter, kondisi Kayla sudah stabil cuman nunggu ia buka mata aja." Ucap Tuan Joshep membawa istrinya ke dalam dekapannya.
"Bunda sama ayah istirahat aja ya, biar Kiran yang katain Kayla. Tadi Kiran udah hubungin Alfie, suruh Ethan kesini dan Katanya mereka sekarang lagi di perjalanan." Ucap Kayla
"Bunda mau nemenin Kayla aja di sini Ran!" keukeuh Nyonya Clemira
"Bund dengerin Kiran !! emang bunda yakin Kay gak bakal marah kalo bunda gk istirahat? bunda sama ayah tenang aja!! Kiran janji Kayla gk bakal kenapa-napa." Bujuk Kiran
3 jam berlalu, kini tibalah Ethan di sana. Ethan berlari menyusuri lorong rumah sakit, ia bertanya kepada suster jaga tempat rawat Kayla. Setelah mengetahuinya dari suster jaga, ia kembali berlari menuju ruangan rawat Kayla.
Sesampainya di sana, Ethan langsung masuk ke dalam, "Bei kamu gk pp kan?" tanya Ethan begitu panik.
Kayla tersenyum lalu mengangguk, "mom gk pp dad, dedek kan selalu jagain mom." Balas Kayla sambil mengelus perutnya.
"Astaga ini anak bodoh atau telmi si? istri kamu itu lagi hamil Ethan Aditia Marsandes." Balas nyonya Citra di ambang pintu
Hah, Ethan membuka mulutnya lebar-lebar, "apa yang mom bilang bener bei?" tanya Ethan memastikan.
"Eh ini anak julid banget sampe gk percaya sama momy sendiri." Ucap nyonya Citra
"Mom aku gk nanya mom, bei apa yang mom bilang bener?" ulang Ethan
Kayla menangguk
Flashback on
"Dok apa anak saya baik-baik aja dok?" tanya Tuan Joshep saat melihat dokter yang menangani Kayla keluar dari ruangan.
__ADS_1
Sang dokter tersenyum lalu mengangguk, "nona muda dan kandungannya tidak apa-apa tuan, nyonya, kandungan nona muda sangat kuat. Nona masih belum membuka matanya karena efek obat yang baru saja kita berikan. Tunggu 2 atau 3 jam kedepan baru beliau akan segera sadar." Ucap sang dokter panjang lebar
Kiran, Tuan Joshep dan Nyonya Clemira kaget, "anak saya hamil dok, saya akan jadi nenek?" tanya nyonya Clemira.
"Jadi anak saya bener-bener sedang mengandung?" tanya tuan Joshep
"Ah akhirnya babu aku bakalan ada temannya." Girang Kiran
"Iya tuan dan nyonya, nona muda saat ini sedang mengandung kisaran 2 minggu." Balas sang dokter
Flashback of
Ethan langsung menciumi seluruh bagian wajah istrinya, "terimakasih syg terimakasih. Akhirnya aku juga akan jadi dady, dedek baik-baik di dalam perut momy ya, jangan nakal!!" Girang Ethan tanpa sadar meneteskan air matanya.
Nyonya Citra mendengus sebal, "halah gitu aja nangis dasar cengeng, Kayla syg kalo dia mau kuda-kudaan hajar aja!!" Ucap nyonya Citra tanpa Filter
Sontak saja ucapan nyonya Citra membuat galak tawa orang-orang di sana, kecuali Ethan.
"Sepertinya aku memang bukan anak mom deh." Celetuk Ethan yang langsung menimbulkan tatapan tajam dari mom nya.
"Kalo ngomong enak banget ya." Ucap mom Citra
"Ya abisnya mom gak pernah ngedukung aku." Balas Ethan sambil mencebikan bibirnya
"Gausa cemberut kamu kaya anak perawan yang lagi ngambek tahu gak?" Ucap mom Citra menggoda putranya
Ethan memutar bola matanya malas, "terserah mom terserah."
Karena hari sudah sangat larut, Kayla meminta keluarganya untuk langsung pulang, "Kalian pulanglah!! aku yang akan jaga Kayla, aku tahu kalian pasti sangat lelah." Ucap Ethan pada keluarganya
"Gak pp kita tinggal sendiri?" tanya bunda Clemira yang kemudian diangguki oleh Ethan.
"Halah Clem Kamu kaya yang gak tahu aja, bocah rese tuh pasti cuman mau berdua-duaan sama menantu saya tanpa ada yang ganggu." Goda Mom Citra
"Mom punya masalah apa sih sama Ethan? heran, sama anaknya kok julid bnget." Balas Ethan
__ADS_1
Setelah kepergian keluarganya, Ethan menghampiri istrinya, "bei makasih banyak, aku tak tahu harus seberapa kali lagi ngucapin kata terimakasih. Yang jelas, aku sangat bahagia saat kamu tidak menunda kehamilan." Ungkap Ethan
Kayla memberi isyarat supaya suaminya mendekat, Kayla bersandar di dada bidang sang suami, "bei aku bahagia saat liat kamu bahagia.