Love Come Suddenly

Love Come Suddenly
Selesai


__ADS_3

...Happy Reading...


Kebahagian memang tak bisa diukur dari segi apapun, kapanpun, dan dimanapun. Sebagian orang mungkin menganggap kebahagian adalah, ketika kita mendapatkan apa yang kita mau. Namun pada dasarnya, kebahagiaan sesungguhnya adalah ketika kita bisa mensyukuri, menerima, dan melakukan sesuatu dengan didasari keikhlasan hati.


Sering kita lihat di sekitar kita, seseorang yang bergelimang harta, bisa melakukan apapun yang ia mau namun, orang tersebut mempunyai riwayat penyakit yang bahkan tidak bisa disembuhkan dengan cara apapun, apa orang tersebut akan bahagia? jawabannya tentu tidak bukan?


Sedangkan sebaliknya, ada seseorang yang hidupnya sangat berkekurangan bahkan, untuk makan pun ia harus bekerja siang dan malam untuk menunjang kehidupannya namun, meskipun begitu ia sangat bahagia setidaknya, ia masih diberi kesehatan untuk tetap menjalani kehidupannya.


Seperti halnya pasangan Kayla dan Ethan, bagi mereka kebahagian yang sesungguhnya ialah ketika mereka bisa memahami satu sama lain, tidak egois, bahkan selalu terbuka dalam setiap masalah apapun. Masalah memang sering kali menghampiri begitupun dengan keharmonisan, keduanya sama-sama pelengkap. Ibarat masakan jika tampa bumbu pasti akan terasa hambar.


πŸ€πŸ€πŸ€


Hari minggu, hari yang sudah ditunggu-tunggu keluarga kecil Ethan dan Kayla. Dimana pada hari ini mereka akan melakukan piknik keluarga di taman kota. Mungkin pada hari ini taman akan sangat ramai karena hari minggu, tapi itu tidak membuat renca piknik mereka dibatalkan.


Ara membantu momy nya menyiapkan makanan yang akan mereka bawa, sedangkan Kaifa membantu dady nya menyiapkan barang bawaan yang langsung dimasukan ke dalam bagasi mobil.


"Bunda, Ara mau roti bakar, boleh ya?" Pinta Ara


"Masukin aja ke sini!! biar momy bawa sama yang lain." Kata momy Kayla yang sedang mengisi air


"Siap bunda"


"Dad ini tikarnya" Kata Kaifa seraya menyerahkan tikarnya.


Dady Ethan yang sedang menyusun barang-barang pun langsung menghentikannya, "sini ke dady in!!" Kata dad Ethan, "Makasih boy." lanjutnya


πŸ€πŸ€πŸ€


Sesampainya di taman kota


Benar saja, suasana di sana sudah sangat ramai. Mereka mencari tempat yang kosong, setelah menemukannya mereka langsung menyimpan barang-barang bawaannya.

__ADS_1


"Udah simpan di sana syg, sekarang kalian bantuin momy gelar tikarnya, biarin dad kalian yang bawa barang-barang di mobil!!" Titah Kayla yang langsung mendapatkan anggukan dari keduanya.


"Ara di kanan, Kakak di kiri, dan mom di sini!!"


"Baik bunda"


"Siap momy"


Setelah tikar digelar, kedua kakak beradik itu langsung membantu sang momy menata makanannya di sana. Kemudian, mereka duduk di tempat masing-masing.


"Wah udah selesai nih." Kata dad Ethan seraya mengosok-gosokan kedua tangannya.


"Cuci tangan dulu dad!!" kata kedua anaknya dengan kompak.


Dady Ethan yang hendak memegang makanan pun langsung mengurungkan niatnya, "astaga hampir aja lupa, makasih anak-anak dady." Kata dad Ethan langsung mengulurkan tangannya pada mom Kayla, "mom tuangin dong airnya!!"


"Makasih mom cantik." Kata Ethan saat tangannya sudah selesai dicuci


πŸ€πŸ€πŸ€


"Boleh, hati-hati jangan jauh-jauh!! mom sama dad liatin di sini ya." Balas mom Kayla mengiyakan keinginan sang putri bungsu.


"Makasih bunda cantik, kakak ayo!!"


"Sebentar, bola nya lagi diambil sama dady."


"Tq so much dad." Dad Ethan mengangguk seraya mengusap surai anak pertamanya, "jagain Ara nya kak!! dady sama momy liatin di sini."


"Siap komandan"


Dad Ethan duduk di samping sang istri, ia mengarahkan kepala mom Kayla pada bahunya, "makasih atas segalanya bei, maaf mungkin aku belum bisa membahagiakan kamu. Mungkin aku bukan laki-laki yang mempunyai segalanya, tapi sebisa mungkin aku akan selalu membahagiakan kalian." Kata dad Ethan

__ADS_1


Kayla meletakan jarinya di bibir sang suami, "diamlah!! aku bosan denger kata-kata itu mulu." Kata mom Kayla seraya mengangkat pandangannya, "Aku bahagia sama kamu, bahkan sangat bahagia. Jangan mengatakan hal yang aku gak mau denger lagi bei! Kamu adalah suami dan ayah yang sangat baik dan sempurna. Jangan tinggalkan kami Bei!!" Lanjutnya.


"Aku akan selalu di sisi kalian, aku janji. Aku sayang kamu mom."


"Aku juga sayang kamu dad." Kata Kayla langsung memeluk sang suami.


"Kami juga sayang kalian." kompak Kaifa dan Ara yang kini langsung memeluk mereka dari belakang.


Kayla dan Ethan yang sedang berpelukan pun langsung melepaskan pelukannya, mereka beralih memeluk kedua anaknya dengan penuh kasih sayang. "Terimakasih anak-anak mom, mom saying sama kalian."


"Dad juga sayang sama anak-anak dad" Kata Ethan yang langsung memeluk ketiganya.


Akhirnya keluarga kecil mereka pun berpelukan. Mungkin kebahagiaan tak sesederhana ucapan, tapi kebahagiaan bisa datang di saat kita mulai menghargai hal-hal kecil.


...πŸ€AndπŸ€...


Bonus Visual



Kakak Kaifa Emanuel Marsandes



Arabella Pricyla Marsandes



Dad Ethan dan Mom Kayla


...πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€...

__ADS_1


Terima kasih temen-temen udah setia menunggu novel ini tamat. Buat kalian, othor ucapin banyak-banyak terimakasih atas dukungan kalian. Tampa kalian, mungkin karya othor gak bakal dilirik sama editor 🀭 Kalian tenang aja, setelah ini kita masih bisa berjumpa kok di karya sebelah. Sekali lagi terimakasih banyak.


__ADS_2