
...Happy Reading📖...
"bagaimana keadaan anak saya dok "
"bagaimana keadaan kayla dok"
"bagaimana keadaan calon mantu saya dok"
"bagaimana keadaan adik kami dok"
"bagaimana keadaan sahabat saya dok"
"bagaimana keadaan keponakan kami dok"
dokter bingung harus menjawab yang mana dulu "begini tuan nyonya keadaan nona kayla sudah stabil peluru yang ada dinggungnya juga sudah berhasil kami angkat tapi, " suara dokter terpotong suara mereka semua
"tapi apa" serempak semua orang
"tapi karna pengaruh obat bius nona kayla madih belum sadarkan diri" sang dokter
huh semua orang bernafas lega
"apa kami bisa menjenguknya dok?"
"tunggu setelah kami memindahkan nona keruang perawatan "
setelah dipindahkan keruang perawatan kini para keluarga sedang bergantian menjaga kayla , namun tidak dengan ethan ia masih setia disamping kayla sambil menggenggam tangannya .
"than makan dulu sana biar tante yang yang jagain kay" ujar nyonya clemira
"enggak tan ethan mau tunggu kay bangun dulu" ujarnya tanpa mengalihkan pandangan dari kayla
"yasudah ini tante simpen disini makanannya ya " ujar nyonya cle yang diangguki ethan
James sedang duduk bersandar ditaman rumah sakit ia merasa gagal menjadi abang yang baik untuk kay .
"kay maafin abang " lamunan james
saat sedang larut dalam pemikirannya tita tiba ada seseorang yang duduk disebelahnya santi orang itu adalah santi
"bang " ujar santi
james menoleh "hmm"
"kayla gadis kuat , dia pasti akan segera sembuh " ujar santi sambil tersenyum
"gue ngerasa gagal aja jadi abng " lirih james
"semua manusia mempunyai takdirnya masing masing , jodoh , rezeky , maut , musibah , kebahagian , semua sudah diatur masing masing bang " santi
"hmm "
__ADS_1
santi terus menghibur james hingga terkadang james terkekeh melihat kelakuan santi , namun semua itu tak lepas dari pandangan seseorang.
"mungkin gue emng terlalu berharap " ujar gadis tersebut menitikan air mata
ia melakangkah pergi meninggalkan tempat itu , saat melihat ada anak kecil yang sedang mulung bianca menghampirinya ya dia adalah bianca .
"dek kamu udah makan?" tanya bianca
anak tersebut menggeleng bianca tersenyum karena mungkin samakannya tidak akan sia sia
"kakak bawa banyak makanan disini tapi gk ada yang makan gimana kalo kita makan bareng dikursi sanah " ajak bianca dengan suara lembut
anak tersebut dengan antusias memganggukan kepalanya
"mau kak mau "
"yaudah kita kesana " ajak bianca menggandeng anak tersebut
"ini kamu makan yang banyak ya " ujar bianca membuka rantang satu persatu
"tapi sebekum itu cuci tangan dulu" pinta bianca "sini tangannya biar kakak cuciin " lanjutnya
anak tersebut menjulurkan tangannya pada bianca , bianca oun lanhsung membasuk tangan sang anak tsb dengan air setelah itu mengeringkannya dengan tisu
"nah selesai yu makan " ujar bianca
anak tersebut makan dengan lahap bianca tersenyum melihat pancaran kebahagiaan anak tersebut .
"kak kakak kenapa ?" tanya anak tersebut
"eh , kk gk pp syng" ujar bianca seraya menghapus air matanya
"kk nangis karena makanannya aku habisin ya , maafin aku ya kak" ujar sang anak menunduk
"hei lihat kk , kk seneng makanannya kamu habisin kakak nangis cuman kelilipan kok" ujar bianca
"oiya nama kamu siapa syg ?" tanya bianca
"aku gk punya nama kak" ujar sang anak tertunduk
"loh kok bisa emng orang tua kamu gk ngasih nama hmm?" bianca
"aku gk tahu siapa org tua aku kak , aku dari kecil hidup sendiri makanya aku mulung buat aku makan " ujar sang anak suskes membuat hati bianca teriris
"Farhan kaka kasih nama kamu Farhan Alfares " ujar bianca sambil mendekap anak tsb
"yes makasih kak sekarang aku punya nama" girang farhan
"kata farhan kan tadi farhan tinggal sendiri , gimana kalo farhan tinggalnya sama kk aja mau gk ?" tawar bianca
"emng gk pp ya kak ?" tanya farhan
__ADS_1
"gpp syg lagian kk cuman tinggal sama mbok " ujar bianca
"farman mau kak"
"oke mulai sekarang farhan bakal jadi adiknya kk ya, oiya nama kk bianca " bianca
"namanya cantik kaya orangnya kak"
"kalo gitu kita pulang yu tapi sebelum itu kita mampir dulu mall buat beli perlengkapan farhan" bianca
Kayla menggerakan tangannya , ethan yang merasa tangannya terusikpun terbangun
"kayla kamu sudah sadar " ujar ethan langsung mengecup kening kayla
"haus" kayla dengan suara kering
"kamu mau minum , sebntar aku ambilin ya " ujar ethan
setelah memberi kayla minum james memberitahu semua keluarga kalo kayla sudah sadar semua orang sangat bahagia mendengar kabar tersebut , sesuai rencana mereka akan menjenguk kay sepulang dari rumah sakit karena di rumah sakit kapasitas orang dibatasi .
"dok gimana keaadan kayla " tanya ethan
"nona baik baik saja tuan , besok nona boleh pulang namun harus istirahat dulu kurang lebih selama seminggu " dokter
"baik dok terimakasih , sesuai janji saya karena kalian telah menyelamatkan kayla setiap dokter dan perawat yang merawat kayla akan saya kasih hadiah terimakasih saya " ethan
"ah tidak perlu tuan itu berlebihan , itu hanya tugas kami "
"tidak ada penolakan , apakah anda sudah selesai dok kalo sudah silahkan keluar " usir ethan
"ah baiklah "
"baru kali ini saya diusir pasien" batin dokter tsb
"kay maafin aku yg gk bisa jagain kamu " ucap ethan sambil menggenggam jari kayla
"siapa harus jagain gue ?" ujar kayla
"hey denger dulu !!, setalah pulang dari rimah sakit aku akan bawa kamu kesuatu tempat " ujar ethan sambil mengecup kening kayla
blussh pipi kayla memerah
"pipi kamu merah kay , kamu ada yg sakit lagi" khawatir ethan
"eh engga , mon maaf ye itu tangannya dikondisikan " kayla
ethan hanya tersenyum simpul mendengar penuturan kayla
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1
like and vote