LOVE STRUGGLE (PERJUANGAN CINTA)

LOVE STRUGGLE (PERJUANGAN CINTA)
Gemesnya....


__ADS_3

Setelah acara selesai kini hanya tinggal keluarga besar kedua mempelai saja yang berada di kediaman Pak Dana, mereka sedang bercengkrama di ruang keluarga. sedangkan Wira, setelah acaranya selesai, ia langsung menuju ke kantor.


"Sayang antarkan suamimu ke kamarmu, bantu dia bersiap karena sebentar lagi sholat Jum'at."


"Iya, Pah. Ayo, Kak," mereka pun menuju kamar Puput.


Sesampainya di kamar, Kevin yang baru pertama kali masuk ke kamar wanita, itupun kamar istrinya, langsung mengedarkan pandangannya, dilihatnya kamar yang tak begitu luas namun tak sempit juga.


Kamar dengan perpaduan warna krem dan gold dengan penerangan yang tidak terlalu terang, namun tak juga redup, pokoknya sangat pas dan nyaman untuk ditempati bersantai melepas penat, dilihatnya pintu geser yang terbuat dari kaca yang tak tembus pandang, diduganya itu merupakan walk in closet sang istri.


"Menarik dan rapi," gumamnya dalam hati.


"Kakak mandi aja dulu, di kamar mandi ada handuk yang sudah disiapkan mama untuk, Kakak," ucap Puput.


"Hmm," jawab Kevin singkat sambil berlalu.


"Astagfirullah, sabar Put, punya suami datar banget, tabahkan hati hamba Ya Allah," doanya dalam hati lalu mengambil koper suaminya dan membawanya ke dalam walk in closetnya.


Setelah menyiapkan perlengkapan suaminya untuk ke mesjid, ia pun juga mengambil pakaiannya dan berlalu ke kamar mandi di kamar tamu untuk membersihkan dirinya juga karena dirasa tubuhnya sudah sangat gerah.


🌸🌸🌸

__ADS_1


Kevin keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang melilit sebagian tubuhnya, serta handuk kecil yang digunakan untuk mengeringkan rambutnya.


Kevin mengedarkan pandangannya mencari istrinya, namun dia tidak menemukannya, mata tertuju pada pakaian yang telah disiapkan istrinya di atas kasur, lalu dia tersenyum sembari memakainya.


Ia berjalan ke pintu yang diperkirakannya pintu walk in closet, perlahan digesernya pintu tersebut dan bertapa terkejutnya dia melihat ruangan yang begitu luas bahkan lebih luas dari walk in closet di kamarnya.


Dilihatnya beberapa lemari kaca berjejer yang dipenuhi begitu banyak pakaian, salah satunya berisi pakaiannya. Karena Puput memang sempat mengatur pakaian suaminya di lemari sebelum pergi mandi.


Di sisi lain dilihatnya lemari kaca berbentuk kotak-kotak yang begitu besar yang berisikan berbagai macam sepatu, dan di sisi lain dilihatnya lemari dengan model serupa namun dengan isi yang berbeda, jika tadi lemarinya berisi berbagai jenis sepatu, maka yang ini berisikan berbagai jenis tas.


Di tengah ruangan itu terdapat lemari dengan tinggi sepinggang, lemari itu berisikan berbagai jenis aksesoris, dan di sisi lain kamar itu ada lemari kecantikan yang begitu besar dan berisikan berbagai macam peralatan make up.


Ya walaupun Puput selalu sederhana, namun barang-barang yang dikenakannya itu semuanya bermerk dan limited semua, jangan ditanya, itu semua karena ulah mamanya yang selalu kalap ketika berbelanja, apalagi jika itu menyangkut sang putri.


Pintu terbuka, dilihatnya sang istri dengan wajah tanpa riasan.


"Kakak sudah lama selesainya ?" tanya Puput ketika melihat suaminya berada di walk in closet.


"Belum. Kamu dari mana ?" Kevin balik bertanya.


"Aku tadi dari kamar tamu, Kak, aku mandi di sana karena udah gerah banget."

__ADS_1


"Maaf yah, saya tadi lama mandinya."


"Ga apa kok, Kak. Oh iya, Kakak duduk di sini dulu," ucap Puput karena melihat rambut suaminya yang masih basah.


Tanpa bertanya, Kevin langsung menuruti istrinya.


Puput mengambil hair dryer, lalu mengeringkan rambut suaminya. Kevin tak hentinya tersenyum melihat perlakuan istrinya ini.


"Sudah selesai, Kak. Ayo kita turun, papa sudah menunggu, Kakak di bawah."


"Iya, Sayang," spontan Kevin yang sontak membuat pipi Puput memerah seperti kepiting rebus karena ini pertama kalinya ia dipanggil sayang oleh lelaki, selain papanya.


"Gemesnyaaaaa, sabar Vin, sabaaar, nanti malam lo bisa sepuasnya sama dia," gumam Kevin dalam hati.


Rasanya sekarang ia ingin sekali memangsa istrinya itu, tapi ia harus menahannya, nanti malam baru dia akan memiliki istrinya itu sepenuhnya.


Kevin lalu menggenggam tangan Puput dengan lembut untuk menemui orang tua mereka yang sudah menunggunya.


🌸🌸🌸


HAPPY READING 🌹

__ADS_1


jalan lupa LIKE, KOMEN, dan VOTE πŸ€—


__ADS_2