LOVE STRUGGLE (PERJUANGAN CINTA)

LOVE STRUGGLE (PERJUANGAN CINTA)
Sesak


__ADS_3

"Put..." gumam Eza.


"Put... gue sayang sama lo, Put," ucap Eza menangis.


Fani yang terlelap dalam tidurnya tiba-tiba bangun mendengar suara Eza, dilihatnya ternyata Eza menangis dalam tidurnya.


"Put gue tulus sayang sama lo, Put. Tolong kasi gue kesempatan," Eza kembali mengigau sambil menangis.


Melihat itu Fani ikut menangis, hatinya terasa tertusuk ribuan belati, ia begitu cemburu pada sahabatnya dan juga ia sangat kasihan melihat lelaki yang dicintainya menderita karena ditolak, sesak itulah yang ia rasakan sekarang.


"Za, lo jangan begini terus," ucap Fani sambil meneteskan air matanya.


"Puuuuutt..." lirih Eza lagi.


"Za.... bangun, Za," ucap Fani membangunkan Eza.


Perlahan Eza mulai membuka matanya, dilihatnya Fani berada di sampingnya sambil menangis.

__ADS_1


"Lo ngapain ?" ucap Eza dan langsung bangkit tapi kepalanya serasa sakit.


"Lo tenang, Za. Lo baring aja oke!" titah Fani dan membantu Eza untuk kembali berbaring. Dia menyentuh kening Eza untuk memeriksa suhu badannya.


"Demam lo udah ga terlalu tinggi," ucap Fani setelah menjauhkan tangannya dari kening Eza.


"Lo istirahat dulu, gue mau angetin buburnya dulu bentar," ucap Fani lalu pergi ke dapur, dia memang sempat membuat bubur tadi tapi ia tidak tega membangunkan Eza jadi alhasil bubur itu sudah dingin.


Eza hanya diam menatap punggung Fani yang berlalu keluar dari kamarnya, ia melihat jam di dinding kamarnya yang menunjukkan pukul 2 dini hari.


"Jadi dia ngerawat gue sampai jam segini," ucap Eza pelan.


Ya karena selama Fani mengetahui keadaannya, Fani memang sering ke apartemen Eza, walaupun Eza selalu mengusirnya tapi Fani tetap saja datang.


Flashback on


Setelah Puput mengakhiri telfonnya saat itu, Eza begitu frustasi, apalagi ketika mendengar alasan Puput menolaknya adalah karena ada orang lain, ia bagaikan tersambar petir kala mendengar itu.

__ADS_1


Hati Eza begitu hancur, ia selalu bertanya siapa orang itu, apa yang dia miliki yang tidak Eza miliki sehingga Puput lebih memilih pria itu karena setau Eza selama ini Puput tak pernah dekat dengan laki-laki lain, yang ia tau selama ini Puput hanya dekat dengannya dan sangat baik padanya.


Olehnya itu ia yakin bahwa Puput juga mempunyai perasaan yang sama padanya, tapi ia takut untuk menyatakan perasaannya, selama ini ia selalu berusaha untuk mengumpulkan keberaniannya untuk memberitahu Puput tentang perasaannya, dan tepat hari itu tekad Eza sudah bulat untuk memberitahu Puput semua tentang perasaannya, mengajaknya untuk berpacaran tapi ternyata harapannya tak sesuai dengan kenyataan.


Yang Eza harapkan Puput akan dengan senang hati menerima perasaannya namun sayangnya yang ia dapati malah sebaliknya, Puput malah menolaknya, apalagi Puput mengatakan bahwa ada hati yang harus ia jaga. Hatinya begitu hancur mengetahui itu semua.


Mulai saat itu ia hanya mengurung dirinya di kamar, hanya alkohol yang menemaninya, setiap harinya ia selalu mabuk-mabukan dan merutuki dirinya sendiri yang begitu mencintai Puput.


Sampai suatu hari Fani datang ke apartemennya karena merasa khawatir dengan temannya itu, dan yang Fani dapati ialah Eza yang begitu terpuruk, keadaan yang berantakan, bau alkohol, yang selalu meracaukan nama Puput, mengapa Puput menolaknya, ia sangat mencintai Puput, hanya kata itulah yang keluar dari mulut Eza.


Fani sudah mencoba untuk menenangkannya tapi ia selalu dibentak dan diusir secara paksa oleh Eza, sudah berkali-kali ia diperlakukan seperti itu dan ia sudah tidak tahan, ia begitu sakit melihat laki-laki yang selama ini dicintainya dalam diam, ia begitu marah pada Puput yang tega melakukan itu pada Eza, maka dari itu ia mendatangi Puput dengan begitu emosi.


Flashback off


🌸🌸🌸


***Aku udah up dari tadi pagi tapi review terus, ini ga tau kapan lagi baru lulus review πŸ˜₯

__ADS_1


jangan lupa LIKE, KOMEN, dan VOTE πŸ€—


TERIMA KASIH πŸ™πŸ™


__ADS_2