LOVE STRUGGLE (PERJUANGAN CINTA)

LOVE STRUGGLE (PERJUANGAN CINTA)
Melanggar Peraturan


__ADS_3

Malam telah berganti pagi, udara malam yang begitu dingin telah terkikis halus oleh nampaknya matahari pagi. Pertanda saatnya para insan untuk memulai harinya, termasuk seorang pria tampan yang terlihat telah menggerakkan tangannya untuk meraba sesuatu yang di sampingnya, namun apa yang dicarinya sepertinya tidak ada, perlahan ia membuka matanya dan tidak melihat seseorang yang dicarinya berada di sampingnya.


Laki-laki itu tak lain dan tak bukan adalah Kevin yang mencari Puput sebab tadi setelah sholat subuh berjamaah mereka memutuskan untuk kembali berlabuh ke alam mimpi karena begitu lelah setelah bekerja seharian ditambah lagi pergulatan panjang mereka semalam.


"Yang...." panggil Kevin namun tak mendapat sahutan dari Puput.


Kevin berjalan ke kamar mandi tapi tidak menemukan Puput, ia kemudian berjalan ke walk in closetnya tapi hasilnya tetap sama, orang yang dicarinya tak dilihatnya. Ia berjalan keluar dari kamarnya untuk mencari keberadaan istrinya.


"Sayaaang....." panggilnya lagi, tapi tetap sama.


"Bi, di mana nona muda ?" tanyanya pada pelayannya yang sedang menyapu di lantai bawah.


"A..anu, Den... nona muda sedang memasak di dapur," ucap pelayan itu ketakutan karena selama ini Kevin melarang istrinya untuk mengerjakan pekerjaan rumah, baginya istrinya itu cukup fokus pada kuliahnya dan juga pada dirinya, bekerja pun Kevin juga sebenarnya tak tega, tapi itu adalah kesepakatan mereka, yakni Puput tetap akan bekerja sampai ia hamil.


"Sudah kubilang jangan biarkan nona muda bekerja, apa gunanya saya membayar kalian mahal-mahal jika istri saya tetap bekerja ha ?" ucapnya begitu marah dengan kelalaian pelayannya.


Puput yang berada di dapur mendengar suara orang marah-marah, ia langsung mengecilkan apinya dan berjalan ke sumber suara, dilihatnya suaminya itu sedang memarahi pelayannya, dan pelayannya itu sedang menunduk ketakutan, Puput yakin ini pasti menyangkut dirinya.


"Maafkan kami, Tuan," hanya itu yang keluar dari mulut pelayan tersebut.


"Yank," panggil Puput sambil menjalan mendekat ke arah suaminya.


"Sayang," ucap Kevin berbalik dan menghampiri Puput.

__ADS_1


"Yang ini bukan salah mereka, aku sendiri yang ingin memasak," ucap Puput lembut sambil memegang kedua tangan Kevin.


"Yang kan aku udah bilang, kamu ga usah kerja apa pun di rumah, kan sudah ada pelayan, Yang. Aku ga mau kamu capek, Sayang," ucap Kevin dengan nada khawatirnya sambil melepas pegangan tangan Puput dan menaikkan tangannya untuk menangkup pipi Puput.


Jujur saja Kevin melakukan itu karena tidak tega melihat istrinya jika terus bekerja, ia ingin memanjakan istri kesayangannya itu di rumah, baginya cukup di luar rumah istrinya itu bekerja keras, kalau sudah di rumah saatnya istrinya itu bersantai dan bermanja dengannya.


"Yank aku ga capek kok, lagian aku juga pengen memasak untuk suamiku ini di rumah dan itu pun aku di bantu sama bibi yang jadi kamu ga usah khawatir, Sayang," ucap Puput lembut sambil menatap dalam suaminya dan memegang tangan suaminya yang sedang menangkup wajahnya.


"Tapi..."


"Ga ada tapi, Sayang. Udah kamu ikut aku ke dapur yuk," ucap Puput memotong ucapan Kevin lalu menarik tangan Kevin ke dapur.


"Kamu duduk aja dulu di kursi, Yank," ucap Puput setelah sampai di dapur.


"Ya udah," ucap Puput lalu melanjutkan kembali kegiatan memasaknya.


"Yaaank," kaget Puput karena tiba-tiba Kevin memeluknya dari belakang.


"Hmm," saut Kevin lalu menyandarkan dagunya di bahu Puput.


"Lepasin, Yank."


"Ga mau," tolak Kevin lalu mencium pipi Puput sekilas.

__ADS_1


"Yan malu ntar diliatin bibi," ucap Puput karena suami tampannya itu terus saja memeluknya.


"Biarin aja, lagian ini hukuman buat kamu, Yank," ucap Kevin yang kekeh tidak mau melepaskan pelukannya.


"Hukuman apa lagi sih, Yank," bingung Puput.


"Ya hukuman karena kamu telah melanggar peraturanku yang untuk tidak mengerjakan pekerjaan rumah dan yang paling utama adalah hukuman karena kamu meninggalkanku sendiri di kamar dan tidak meminta izinku dulu."


"Ya tapi kan...."


"Ga pake tapi, Sayang atau kamu mau aku menghukum mu lebih dari ini di sini sekarang ?" ancam Kevin yang kali ini memotong ucapan istrinya.


"Terserah," ketus Puput sambil mengerucutkan bibirnya.


"Itu bibir minta dicium, Yank ?" tanya Kevin yang sengaja menggoda Puput.


"Au ah," jengkel Puput yang membuat Kevin tersenyum penuh kemenangan karena berhasil menggoda istri cantiknya itu.


"Dasar om-om mesum, peluk-peluk ga tau tempat, bilangnya ngehukum lagi, bilang aja mau meluk terus, lagian belum cukup apa semalam" gerutu Puput dalam hati yang tak habis pikir dengan suaminya itu.


🌸🌸🌸


***Semoga cepat lolos review yah πŸ˜‡

__ADS_1


jangan lupa LIKE, KOMEN, dan VOTE πŸ€—πŸ€—πŸ™


__ADS_2