LOVE STRUGGLE (PERJUANGAN CINTA)

LOVE STRUGGLE (PERJUANGAN CINTA)
Khawatir


__ADS_3

Puput kini berada di kafenya, seperti biasa ia disibukkan dengan berbagai berkas kantor dan juga kafe, tiba-tiba ada yang mengetuk dari luar.


Tok...tok...tok....


"Masuk," sahut Puput dari dalam.


"Permisi, Bu ada yang ingin menemui, Ibu, sekarang dia berada di ruang XX (salah satu ruang VIP di kafenya yang terletak di lantai 2)," ucap Sasa yang kini berdiri di depan meja Puput.


"Siapa, Sa ?" tanyanya bingung sebab dia tidak mempunyai janji dengan siapa pun.


"Teman, Ibu yang sering datang bersama, Ibu," jawab Sasa karena ia memang tidak mengetahui nama teman dari bosnya itu.


"Siapa yang ingin menemuiku di jam seperti ini, apalagi malah milih ruang VIP, kenapa ga langsung ke ruanganku saja," pikir Puput yang bertanya-tanya tentang siapa yang datang menemuinya itu.


"Oke saya ke sana sekarang," ucap Puput lalu berdiri untuk segera ke ruang XX dan diikuti oleh Sasa. Setelah berada di luar mereka menuju ke arah yang berbeda.


Sampai di depan pintu ruang XX Puput membuka pintunya, setelah pintunya terbuka lebar, ia cukup syok melihat orang yang berada di dalam ruangan itu.


🌸🌸🌸

__ADS_1


Sementara Kevin yang juga sedang sibuk dengan berkas-berkasnya tiba-tiba ponselnya berdering, di sana terlihat nama salah satu anak buahnya yang ia tugaskan untuk mengawasi Puput, tentunya tanpa sepengetahuan istrinya itu.


"Katakan !" pintanya langsung setelah ia mengangkat panggilannya.


"Bos ada seseorang yang sedang menemui nona muda di kafenya sekarang," kata anak buah Kevin yang berada di seberang sana.


"Siapa ?" tanyanya yang mulai was-was.


"Orang yang dulu, Bos suruh cari tahu," mengerti dengan siapa yang dimaksud anak buahnya itu, Kevin langsung mencemaskan istrinya, jangan sampai orang itu berbuat nekat dan membahayakan istrinya.


"Awasi terus pergerakan orang itu, jangan sampai istriku kenapa-napa !" tegasnya pada anak buahnya.


Kevin langsung mematikan panggilannya lalu menyambar kunci mobilnya dan berjalan keluar dengan terburu-buru, ia berjalan sambil terus menelfon istrinya tapi tak diangkat.


"****," umpatnya.


Ia semakin melebarkan langkahnya, jujur saja sekarang ia sangat mengkhawatirkan istrinya. Segala perasaan buruk sedang meliputinya, jangan sampai terjadi sesuatu yang tak diinginkan kepada istri kesayangannya itu. Ia berjanji akan menghabisi orang itu sampai ke akar-akarnya jika ia berani menyakiti istrinya, walau seujung kuku pun.


Kevin memang terkenal sadis, ia tidak akan mengampuni orang yang berbuat macam-macam kepada dirinya maupun keluarganya. Walaupun ia tidak membunuh orang yang berani mengusiknya, tapi ia akan menghancurkan orang itu sampai ke akar-akarnya, tak heran jika orang sekelas Kevin bisa menghancurkan orang dalam sekejap.

__ADS_1


Kevin menempuh perjalanan hanya dalam beberapa menit karena memang dia mengemudikan mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata, saking khawatirnya terhadap istrinya.


"Di mana mereka ?" tanya Kevin pada anak buahnya via telfon setelah ia memasuki kafe.


"Di ruang XX, Tuan, " ucap anak buahnya.


Kevin langsung berlari menuju ruang yang dimaksud.


"Apa istriku baik-baik saja ?" tanyanya pada anak buahnya yang berada di depan ruangan orang itu dan istrinya.


"Sejauh ini masih aman, Bos," jawab anak buahnya yang sedari tadi menguping kedua orang tersebut, jangan sampai orang itu menyakiti istri dari bosnya, karena kalau sampai itu terjadi maka ia akan hancur seketika.


Mendengar penjelasan anak buahnya Kevin pun bernafas lega, sedikit kekhawatirannya itu berkurang. Ia langsung mengatur nafasnya, merapikan penampilannya yang berantakan sebab terburu-buru tadi. Ia pun membuka pintu ruangan itu dengan gaya elegannya.


🌸🌸🌸


***Siapa kira-kira orang yang menemui Puput sampai membuat Kevin sekhawatir itu πŸ€”πŸ€”


jangan lupa LIKE, KOMEN, dan VOTE πŸ€—πŸ€—πŸ™

__ADS_1


__ADS_2